Duh, Kerumunan Tanah Abang Berisiko Sebabkan Klaster Keluarga Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 04 Mei 2021 | 20:50 WIB
Duh, Kerumunan Tanah Abang Berisiko Sebabkan Klaster Keluarga Covid-19
Warga memadati Blok B Pusat Grosir Pasar Tanah Abang untuk berbelanja pakaian di Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - Kerumunan yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada akhir pekan lalu berisiko timbulkan klaster baru kasus Covid-19.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi menyampaikan, kemungkinan bukan hanya klaster pasar yang bisa terjadi, tetapi juga klaster keluarga.

"Mungkin saja klaster pasar, tetapi yang akan terinfeksi itu para pedagang pasar. Tetapi kalau kita lihat bukan hanya pedagang yang akan berdampak, karena dari apa yang terjadi di Tanah Abang itu, pengunjungnya bisa dari seluruh wilayah sekitar Jakarta," kata Nadia dalam dialog produktif virtual, Selasa (4/4/2021).

Menurut Nadia, bukan tidak mungkin pengunjung yang dari berbagai daerah itu juga bisa terpapar virus corona. Kemudian orang yang terpapar tersebut juga bisa menjadi sumber penularan ketika kembali ke tempat tinggalnya atau bahkan nekat melakukan mudik.

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

"Itu yang akan berpotensi bukan hanya klaster pasar yang akan muncul, tapi juga klaster keluarga yanh bisa dalam jumlah banyak. Karena kita lihat betapa banyaknya pengunjung yang ada di pasar kemarin," tuturnya.

Meski vaksinasi Covid-19 telah diberikan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang, Nadia mengingatkan bahwa hal tersebut bukan jaminan aman. Terlebih, orang yang sudah divaksinasi juga masih mungkin menularkan virus kepada orang lain.

Selain itu, orang yang sudah divaksinasi Covid-19 juga masih mungkin terinfeksi. Hanya saja memang kecil kemungkinan mengalami sakit berat. Sebab tubuh telah memiliki sel memori terhadap virus corona sehingga antibodi bisa lebih cepat terbentuk. 

"Kemudian bisa melawan virus yang masuk ke dalam tubuh. Tentunya dengan adanya sistem kekebalan yang sudah siap melawan virus, maka kemungkinan kita untuk jatuh sakit itu jadi sangat kecil. Itulah efek proteksi yang diberikan oleh vaksin," paparnya.

"Apalagi kita tahu perlindungan yang diberikan untuk gejala yang berat bahkan berakhir pada kematian itu sangat tinggi, yaitu sekitar 90 sampai 95 persen. Tetapi risiko penularan atau tertular masih tetap ada pada seseorang yang sudah mendapatkan vaksin."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Pedagang Pasar Tanah Abang Akhir Pekan Ini; Besok Ramai Lagi Nih

Prediksi Pedagang Pasar Tanah Abang Akhir Pekan Ini; Besok Ramai Lagi Nih

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:19 WIB

Random Tes Covid-19 di Batang, Ganjar: Satu Orang Ditemukan Positif

Random Tes Covid-19 di Batang, Ganjar: Satu Orang Ditemukan Positif

Jawa Tengah | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:00 WIB

Kontroversi Roy Chowdhury, Pelopor Penyembuhan COVID-19 dengan Diet Makanan

Kontroversi Roy Chowdhury, Pelopor Penyembuhan COVID-19 dengan Diet Makanan

Bali | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:10 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB