Tak Perlu Khawatir, Susu Tidak Menambah Kolesterol di Dalam Tubuh

Senin, 24 Mei 2021 | 15:17 WIB
Tak Perlu Khawatir, Susu Tidak Menambah Kolesterol di Dalam Tubuh
Ilustrasi orang minum susu (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mengira meminum susu dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Tetapi sebuah studi baru menunjukkan sebaliknya.

Sebuah studi yang terbit dalam International Journal of Obesity menemukan orang yang secara teratur minum susu dalam jumlah tinggi memiliki kadar kolesterol jahat dan baik yang lebih rendah, meski tingkat indeks massa tubuh (IMT) mereka lebih tinggi daripada orang yang tidak minum susu.

Studi lebih lanjut dari penelitian besar lainnya juga menunjukkan orang yang rutin mengonsumsi susu memiliki risiko penyakit jantung koroner 14 persen lebih rendah, lapor Eurekalert.

Menurut peneliti, cara terbaik untuk mengetahui apakah orang tersebut mengonsumsi susu dalam kadar tinggi adalah dengan mengidentifikasi variasi genetik laktase yang dapat mencerna laktosa.

"Kami menemukan, peserta dengan variasi genetik laktase karena banyak mengonsumsi susu memiliki IMT dan lemak tubuh yang lebih tinggi. Tetapi yang terpenting adalah mereka memiliki tingkat kolesterol jahat dan baik yang lebih rendah," kata Vimal Karani, Profesor Nutrigenetika dan Nutrigenomik di University of Reading, Inggris.

Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]
Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]

Selain itu, ia juga menemukan bahwa orang yang memiliki variasi genetik tersebut mengalami penurunan risiko penyakit jantung koroner yang signifikan.

"Semua ini menunjukkan bahwa mengurangi asupan susu mungkin tidak diperlukan untuk mencegah penyakit kerdiovaskular (jantung)," lanjutnya.

Studi baru ini dilakukan setelah ada beberapa studi kontradiktif yang menyelidiki hubungan kasual antara banyaknya asupan susu dengan penyakit kardioetabolik, seperti obesitas dan diabetes.

"Studi tersebut tentunya menunjukkan bahwa konsumsi susu bukanlah masalah untuk risiko penyakit kardiovaskular, meski terdapat sedikit peningkatan IMT dan lemak tubuh pada peminum susu," lanjut Karani.

Baca Juga: Perusahaan Susu hingga Alkohol di Filipina Tak Dapat Akses Vaksin Covid-19

Menurutnya, hal yang dicatat dari penelitian tersebut adalah bahwa masih belum jelas apakah itu lemak di dalam susu yang menyebabkan penurunan kolesterol atau karena faktor lain di dalam susu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI