Kemarahan yang Sulit Dikendalikan Bisa Jadi Salah Satu Tanda Gangguan Mental, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 03 Juni 2021 | 21:30 WIB
Kemarahan yang Sulit Dikendalikan Bisa Jadi Salah Satu Tanda Gangguan Mental, Apa Itu?
Ilustrasi perempuan marah (shutterstock)

Suara.com - Marah merupakan emosi alami ketika seseorang menghadapi sebuah ancaman. Tetapi, marah bisa menjadi sebuah masalah ketika orang yang sedang mengalaminya tidak dapat mengontrol emosi tersebut.

Banyak hal memicu kemarahan, termasuk stres, masalah keluarga, dan masalah keuangan.

Kemarahan tidak terkendali bisa menjadi tanda sebuah gangguan mental tertentu, seperti gangguan bipolar atau depresi.

Dilansir Healthline, berikut beberapa kemungkinan penyebab masalah kemarahan terkait gangguan mental:

1. Depresi

Kemarahan bisa menjadi gejala depresi, yang ditandai dengan perasaan sedih dan kehilangan minat. Kondisi ini dapat berlangsung selama minimal dua minggu.

Gejala lain yang membarengi kemarahan termasuk sifat lekas marah, kehilangan energi, perasaan putus asa, dan pikiran untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri.

Ilustrasi pasangan konflik, bertengkar, saling meluapkan kemarahan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan marah (Shutterstock)

2. Gangguan obsesif kompulsif

Gangguan obsesif kompulsif (OCD) merupakan gangguan kecemasan yang ditandai dengan pikiran obsesif dan perilaku kompulsif.

Penderita OCD memiliki pikiran, dorongan, atau gambaran yang tidak diinginkan dan menganggu yang membuat penderitanya melakukan sesuatu secara berulang. Jika tidak melakukannya, mereka berkeyakinan akan ada suatu hal buruk yang terjadi.

Studi 2011 menunjukkan kemarahan adalah gejala umum OCD, memengaruhi sekitar setengah penderita OCD.

Kemarahan dapat terjadi karena frustrasi dengan ketidakmampuan untuk mencegah pikiran obsesif dan perilaku kompulsif yang dialaminya. Atau bisa karena ada suatu halangan yang membuat penderitanya tidak dapat melakukan ritual mereka.

3. Gangguan bipolar

Gangguan bipolar adalah gangguan otak yang menyebabkan perubahan dramatis dalam suasana hati penderitanya.

Pergeseran suasana hati yang intens ini dapat berkisar dari mania hingga depresi, meskipun tidak semua penderita gangguan bipolar akan mengalami depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Marah pada Hal Kecil & Sulit Mengendalikan? Mungkin Kamu Punya Anger Issues!

Sering Marah pada Hal Kecil & Sulit Mengendalikan? Mungkin Kamu Punya Anger Issues!

Health | Kamis, 03 Juni 2021 | 16:32 WIB

Viral Wanita Dicium Pria di Depan Kekasihnya, CEO Marah Sampai Tendang Meja

Viral Wanita Dicium Pria di Depan Kekasihnya, CEO Marah Sampai Tendang Meja

News | Rabu, 02 Juni 2021 | 11:06 WIB

Viral Suara Telepon Marah-Marah, Gibran Rakabuming Raka: Itu Bukan Suara Saya

Viral Suara Telepon Marah-Marah, Gibran Rakabuming Raka: Itu Bukan Suara Saya

Surakarta | Kamis, 27 Mei 2021 | 15:56 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB