Cegah Kegagalan Program Kehamilan IVF, Hindari 4 Penyebabnya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 28 Juni 2021 | 15:21 WIB
Cegah Kegagalan Program Kehamilan IVF, Hindari 4 Penyebabnya
Ilustrasi ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Fertilisasi in vitro (IVF) adalah metode kesehatan paling canggih untuk mengatasi infertilitas pada pasangan. IVF adalah perawatan reproduksi yang aman, efisien dan bisa diakses.

Karena kemajuan klinis, IVF memiliki tingkat keberhasilan melebihi 50 persen.

Tapi, terkadang perawatan IVF mungkin gagal. Kegagalan IVF pastinya akan mengecewakan dan membuat frustasi.

Namun dilansir dari Times of India, bukan berarti Anda dan pasangan harus putus asa atau ragu melakukan IVF.

Alangkah baiknya, Anda dan pasangan mencari tahu penyebab kegagal IVF untuk mencegah hal itu terjadi.

1. Kualitas oosit atau kualitas sel telur yang buruk

Sel telur akan mulai menurun kualitasnya ketika wanita memasuki usia akhir 30-an dan penurunan tajam akan terjadi pada usia 38 tahun.

Tapi, perlu diketahui bahwa semua wanita dilahirkan dengan sel telur, tidak seperti pria yang mampu membuat sperma baru setiap hari.

Seiring bertambahnya usia, kerusakan materi genetik atau DNA sel telur akan mengalami kerusakan.

Dengan demikian, wanita yang menua akan memiliki jumlah sel telur abnormal secara genetik lebih tinggi sehingga meningkatkan kegagalan implantasi dan keguguran.

Ibu Hamil (Envato)
Ibu Hamil (Envato)

2. Kualitas embrio

Kualitas embrio adalah faktor terpenting untuk memastikan keberhasilan implantasi. Embrio yang abnormal secara genetik bisa menyebabkan kegagalan atau keguguran.

Tapi, pengujian genetik lanjutan pada embrio bisa mendeteksi kelainan dan membantu meningkatkan seleksi embrio yang mengarah ke tingkat implantasi lebih tinggi.

3. Kualitas sperma rendah

Parameter semen yang buruk menghasilkan tingkat pembentukan embrio yang lebih rendah. Dengan bantuan teknik canggih seperti ICSI, pria dengan parameter air mani rendah bisa menjadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Risiko Autisme Anak Meningkat Ketika Ibu Depresi saat Hamil

Studi: Risiko Autisme Anak Meningkat Ketika Ibu Depresi saat Hamil

Health | Kamis, 24 Juni 2021 | 16:09 WIB

Selain USG, Kehamilan Juga Bisa Dideteksi Melalui Kondisi Gigi dan Gusi

Selain USG, Kehamilan Juga Bisa Dideteksi Melalui Kondisi Gigi dan Gusi

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:12 WIB

Jaga Kesehatan Ibu dan Janin, Ini Pola Makan Ibu Hamil yang Disarankan Dokter

Jaga Kesehatan Ibu dan Janin, Ini Pola Makan Ibu Hamil yang Disarankan Dokter

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 18:09 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB