Suara.com - Kabar tentang China yang kembali melakukan lockdown menjadi berita kesehatan menarik paling banyak dibaca hari ini, Rabu (7/7/2021).
Ada juga efek samping lumpuh yang dialami pria usai vaksin Astrazeneca hingga suntik stem cell yang dilakukan Vega Darwanti.
Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini:
1. Update Covid-19 Global Hari Ini Rabu 7 Juli 2021: Kasus Melonjak, China Lockdown Lagi

Update Covid-19 global hari ini, Rabu, 7 Juli 2021, datang dari China, yang kembali melakukan lockdown karena kenaikan kasus Covid-19. Bagaimana dengan negara lainnya?
Kasus positif Covid-19 di dunia bertambah 420.866 kasus dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu membuat total kasus Covid sejak awal pandemi menjadi 185,34 juta tersebar di 221 negara.
2. Pakai Vaksin AstraZeneca, Pria 57 Tahun Ini Alami Lumpuh Kaki

Seorang pria 57 tahun mengalami kelumpuhan setelah beberapa hari suntik vaksin Covid-19. Pria bernama Anthony Shingler itu mengalami efek samping yang sangat langka sehingga harus terbaring di tempat tidur.
Sebelumnya, Anthony, seorang penjaga keamanan ini mendapatkan suntikan pertama vaksin AstraZeneca 3 bulan lalu. Setelah itu, ia didiagnosis menderita sindrom Guillain-Barre (GBS), yakni kondisi langka dan serius yang disebabkan oleh saraf.
3. Vega Darwanti Suntik Stem Cell, Begini Fungsi dan Metodenya
![Vega Darwanti bersama suami, Dema Sany Senjaya. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/13/13553-vega-darwanti-bersama-suami-dema-sany-senjaya.jpg)
Artis Vega Darwanti membagikan momennya disuntik vaksin stem cell oleh suaminya, Dema Sany Sanjaya yang seorang dokter. Melalui akun Instagramnya, Vega Darwanti bercerita soal tingkah suaminya setelah menyuntikan stem cell.
"Nih giliran aku nggak isengin dia (Dema), dia bercanda dong. Habis suntikin stem cell ke aku selesainya pake bilang, 'Ibu.. Silahkan ambil Bubur kacang Ijo dan telornya di Posyandu yah," tulis Vega Darwanti dalam caption Instagramnya.
4. Alissa Wahid Ungkap Remaja Paling Rentan Alami Depresi Saat Pandemi, Apa Alasannya?

Psikolog keluarga Alissa Wahid mengatakan remaja adalah kelompok paling rentan mengalami depresi karena pandemi Covid-19. Kok bisa?
Menurut Alissa, hal ini berkaitan dengan pola pikirnya yang masih dalam tahap transisi dari anak-anak menuju dewasa muda.
5. Obat Interleukin-6 Diklaim Bisa Cegah Kematian Pasien Covid-19, Ini Pendapat Ahli

Dua obat untuk mengatasi interleukin-6, tocilizumab dan sarilumab, disebut WHO bisa diberikan kepada pasien Covid-19 dengan kondisi berat dan kritis untuk menurunkan risiko kematian.
Apa pendapat pakar terkait hal ini? Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt menjelaskan, pelepasan sitokin pada tubuh pasien Covid bisa terlalu banyak hingga menyebabkan kondisi yang disebut badai sitokin.