Hari Anak Nasional 2021: Menilik Urgensi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak, Seberapa Penting?

M. Reza Sulaiman, Tim Liputan Khusus

Jum'at, 23 Juli 2021 | 08:55 WIB
Hari Anak Nasional 2021: Menilik Urgensi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak, Seberapa Penting?
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk anak. (Dok. Ema/Suara.com)

Suara.com - Di momen Hari Anak Nasional (HAN) 2021 yang jatuh pada hari ini, Jumat, 23 Juli 2021, pembahasan tentang seberapa penting program vaksinasi Covid-19 untuk anak kembali mencuat, mengingat hingga kini pandemi masih merajalela dan Indonesia mengalami lonjakan kasus.

Sepekan terakhir, Indonesia terus mencatatkan rekor, baik itu kasus baru Covid-19 dalam sehari maupun kematian pasien. Ribuan orang meninggal setiap harinya karena Covid-19, termasuk anak-anak dari bayi, balita, hingga remaja.

Data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat, kelompok anak usia 0-18 tahun termasuk sebagai penyumbang kasus Covid-19 terbanyak, hingga 12,8 persen.

Sementara, angka kematian anak mulai usia 0-18 tahun, dicatat oleh Kementerian Kesehatan, ada sekitar 600 orang. Separuh atau 50 persen di antaranya merupakan usia balita.

"Vaksinasi anak remaja itu bisa dilihat dari berbagai segi. Memang dia nggak berat, memang menjadi OTG saja, tidak sampai seperti orang dewasa sampai meninggal. Tapi tentu saja kalau kita hitung 12 persen dari seluruh total kejadian, kita kan dari dua juta lebih (kasus Covid di Indonesia), sudah 250 ribu anak yang sakit. Dia itu tidak sakit (tidak bergejala) tapi bisa menularkan. Jadi tetap saja berbahaya untuk lingkungan," papar Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. Cissy B. Kartasasmita, saat dihubungi Suara.com, Selasa (20/7/2021), terkait urgensi melakukan vaksinasi Covid-19 untuk anak.

Pelajar saat menjalani vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 38, Jakarta Selatan, Kamis (15/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pelajar saat menjalani vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 38, Jakarta Selatan, Kamis (15/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kondisi saat ini, anak juga kerap tertular virus corona dari orang dewasa. Sehingga, menurut prof Cissy, jika jumlah kasus pada orang dewasa meningkat maka berpotensi menambah infeksi baru pula pada anak.

Ia menyampaikan bahwa dengan memvaksinasi anak bisa melindungi mereka dari transmisi penularan di lingkungannya, terutama klaster keluarga.

"Kemudian herd immunity juga jadi tercapai. Kontribusi 12-17 tahun itu ada sekitar 32 juta dan anak-anak kelihatannya lebih semangat divaksinasi daripada orang tuanya. Jadi kalau misalnya anak bisa ikut divaksinasi keuntungannya banyak sekali," ucap Prof. Cissy.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah memulai program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun sejak awal bulan Juli 2021. Keputusan pelaksanaan tertuang dalam Surat Edaran nomor HK.02.02/I/1727/2021 tentang Vaksinasi Tahap 3 Bagi Masyarakat Rentan serta Masyarakat Umum dan Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun.

baca juga

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk anak tidak hanya bermanfaat untuk mencegah penularan kasus dan mengurangi angka kematian.

Ia menyebut urgensi lain pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak adalah percepatan program pembelajaran tatap muka (PTM) yang tertunda selama satu setengah tahun.

"Karena hampir 1,5 tahun tidak ada wahana pendidikan seperti pembelajaran tatap muka. Ini sudah ditetapkan melalui SKB 4 menteri, supaya tidak kehilangan momen pembentukan karakter melalui dunia pendidikan," ujar perempuan yang akrab disapa Nadia itu.

Nadia menambahkan, PTM di sekolah memang didorong dengan cara vaksinasi para tenaga pengajar dan petugas di sekolah berusia 18 tahun ke atas. Tapi dengan vaksinasi Covid-19 anak dan remaja, praktik PTM di sekolah bisa semakin dikebut untuk mencegah learning loss yang terjadi pada pelajar Indonesia.

Learning loss adalah keadaan di mana seseorang atau siswa kehilangan minat belajar, yang sangat berdampak pada pengetahuan dan keterampilan anak secara spesifik akan menurun.

"Dengan adanya temuan atau informasi dan data yang cukup akurat, ternyata anak-anak aman diberikan vaksinasi. Ini sangat menunjang program pembelajaran tatap muka," jelasnya.

INFOGRAFIS: Efektivitas dan Efikasi Vaksin-vaksin Covid-19!
INFOGRAFIS: Efektivitas dan Efikasi Vaksin-vaksin Covid-19!

Vaksin Sinovac untuk Anak, Apakah Aman dan Efektif?

Urgensi melakukan vaksinasi Covid-19 untuk anak dibarengi dengan pertanyaan tentang pilihan vaksin yang digunakan. Kepada Suara.com, Nadia mengatakan vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac buatan PT Bio Farma.

Sinovac dipilih karena sudah mendapat izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi (ITAGI) untuk diberikan pada anak dan remaja usia 12-17 tahun.

"Kalau dilihat yang memiliki data yang cukup lengkap dan vaksinnya ada, itu adalah vaksin Sinovac. Vaksin AstraZeneca sudah dikaji dan dipertimbangkan, itu belum bisa direkomendasikan untuk diberikan (pada anak dan remaja)," ujar Nadia.

Di Indonesia sendiri data terkait efikasi vaksin Sinovac untuk anak-anak belum dipublikasikan. Namun merujuk pada hasil uji klinis tahap III yang dilaksanakan di Bandung, efikasi vaksin Sinovac pada orangtua dan dewasa sebesar 65,3 persen.

Namun menurut Prof Cissy, vaksin Covid-19 memiliki efikasi alias keampuhan lebih besar pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa.

Ia merujuk penelitian vaksin Covid-19 Pfizer-Biontech yang mengklaim efikasi pada anak usia 12-15 tahun sebesar 100 persen. Sedangkan usia 16 tahun ke atas turun sedikti ke 95,5 persen.

"Saya kira Sinovac juga begitu, (efikasi) lebih tinggi pada anak daripada orang dewasa," kata prof Cissy.

Orangtua dan Pelajar Dukung Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Pemerintah menargetkan 26 Juta anak dan remaja usia 12 hingga 17 tahun jadi bagian dari 208 juta sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Vaksinasi bagi pelajar yang digelar di 14 provinsi di Tanah Air pada Rabu, 14 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]
Vaksinasi bagi pelajar yang digelar di 14 provinsi di Tanah Air pada Rabu, 14 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Sama seperti orang dewasa, vaksinasi anak dan remaja diberikan dua kali dosis 0,5 mililiter, dengan rentan waktu minimal 28 hari antara dosis pertama dan dosis kedua.

Lalu bagaimana dengan kalangan siswa? Apakah vaksinasi Covid-19 untuk anak mendapat sambutan baik?

Hilma Annisa (16), seorang pelajar SMA di kota Bogor, mengatakan bahwa vaksinasi penting demi kekebalan tubuh dan mencegah infeksi Covid-19.

Ditanya tentang alasan ingin divaksinasi, Hilma menyinggung kemudahan akses untuk bepergian.

“Jadi ya jaga-jaga aja, dan kita harus ikut vaksinasi. Karena kita pasti diminta surat vaksinasi kalau keluar ke mana-mana,” ungkapnya.

Sedikit berbeda dengan Hilma, Andhika (16) dari Jakarta mengaku selain kesediaan anak, dukungan dari orangtua penting untuk kesuksesan program vaksinasi.

“Kan ada tuh orang tua yang nggak mau anaknya divaksinasi karena ada efek sampingnya, itu sih,” katanya.

Romlan (47), seorang petugas keamanan, mengatakan Covid-19 yang semakin masif membutuhkan pencegahan, salah satunya dengan vaksinasi Covid-19 baik untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Romlan mengaku sudah mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19. Ia juga tidak keberatan jika anak dan anggota keluarga lainnya mendapatkan vaksin Covid-19.

“Saya kebetulan sudah vaksin dua kali, dan soal vaksinasi anak saya mendukung sekali. Dan ini akan menambahkan kekebalan maupun stamina anak,” ungkapnya saat ditemui Suara.com, baru-baru ini.

Senada dengan Romlan, Bahtiar (52) seorang pekerja di rumah produksi, mengatakan mendukung penuh vaksinasi Covid-19. Ia dan anak-anaknya sudah terdaftar sebagai calon penerima vaksin.

“Kalau bicara perlu atau tidak, bagi saya perlu. Dan saya menganjurkan untuk ikut serta di bulan Agustus untuk vaksinasi. Itu sudah saya daftarkan untuk anak saya yang SMP dan SMA,” jelasnya. (Reporter: Lilis Varwati, Dini Afrianti Efendi dan Aflaha Rizal Bahtiar)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Kreasi Anak untuk Negeri, Susu Tango Kido Kenalkan Produk Full Cream Baru

Lewat Kreasi Anak untuk Negeri, Susu Tango Kido Kenalkan Produk Full Cream Baru

Foto | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:41 WIB

Sambut Hari Anak Nasional, Rumah Harapan Indonesia Terima Bantuan Layanan Kesehatan

Sambut Hari Anak Nasional, Rumah Harapan Indonesia Terima Bantuan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:30 WIB

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:50 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak

Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:38 WIB

Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang

Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:00 WIB

Strategi Wuling Motors Memperkuat Kualitas Pendidikan Anak Bangsa Melalui Aksi Nyata

Strategi Wuling Motors Memperkuat Kualitas Pendidikan Anak Bangsa Melalui Aksi Nyata

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 10:29 WIB

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:27 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×