Pasien Atrial Fibrilasi Berisiko Alami Stroke, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 28 September 2021 | 12:44 WIB
Pasien Atrial Fibrilasi Berisiko Alami Stroke, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
Bekerja tak kenal waktu waspadai atrial fibrilasi (Shutterstock)

Suara.com - Pasien yang telah didiagnosa alami atrial fibrilasi lebih berisiko alami stroke daripada populasi normal lainnya. Kondisi itu terjadi akibat adanya gangguan pada sistem peredaran darah ke otak.

Atrial fibrilasi sendiri merupakan kondisi denyut jantung tidak teratur dan seringkali terlalu cepat sehingga bisa menyebabkan peredaran darah tidak lancar. 

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Sony Hilal Wicaksono, Sp.JP., menjelaskan pada pasien atrial fibrilasi, terjadi pembekuan darah pada bagian atrium akibat koordinasi kontraksi yang tidak terjadi.

"Jadi pembekuan darah ini masuk ke ventrikel, dari jantung keluar ke pembuluh darah di otak dan ini menyumbat. Itulah yang menyebabkan stroke," jelas dokter Sony dalam seminar awam Hari Jantung Sedunia secara virtual, dari Rumah Sakit Universitas Indonesia, Selasa (28/9/2021).

Oleh sebab itu deteksi dini atrial fibrilasi penting dilakukan agar juga bisa mencegah stroke. Dokter Sony mengatakan, cara pertama yang bisa dilakukan dengan rutin lakukan pemeriksaan irama jantung melalui elektrokardiogram (EKG).

Pemeriksaan EKG 12 menit umumnya dilakukan di klinik atau rumah sakit untuk mengetahui apakah terjadi atrial fibrilasi atau tidak. Namun seiring berkembangnya teknologi kesehatan juga, pemeriksaan EKG bisa dilakukan secara mandiri di rumah dengan menggunakan smartwatch.

"Sekarang ada beberapa smartwatch yang mampu mengambil gambaran rekam jantung. Berperan sangat tinggi dalam deteksi atrial fibrilasi. Walaupun setelah dilakukan pada populasi normal tidak terlalu signifikan, tapi tidak ada salahnya karena ini alat yang sebetulnya bukan digunakan untuk orang sakit tapi untuk semua populasi," tuturnya.

Menurut dokter Sony, bagi pasien atrial fibrilasi juga penting menggunakan alat deteksi denyut jantung mandiri agar tidak terlalu sering pergi ke rumah sakit.

"Sekarang juga sudah tersedia alat-alat yang dijual untuk dibawa ke rumah, dikoneksikan ke handphone. Sehingga bisa mengambil gambaran EKG, maksimal memang 8 menit tidak sampai 12 menit seperti di rumah sakit namun cukup untuk deteksi dini atrial fibrilasi," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal 'SIMBOL', Kelainan yang Menyebabkan Penyakit Jantung dan Stroke

Mengenal 'SIMBOL', Kelainan yang Menyebabkan Penyakit Jantung dan Stroke

Health | Senin, 27 September 2021 | 11:22 WIB

Cegah Stroke dengan Mengendalikan Faktor Risiko, Ini Kata Pakar

Cegah Stroke dengan Mengendalikan Faktor Risiko, Ini Kata Pakar

Sumbar | Sabtu, 25 September 2021 | 16:15 WIB

Stroke Bisa Dicegah dengan Mengendalikan Faktor Risiko, Apa Saja?

Stroke Bisa Dicegah dengan Mengendalikan Faktor Risiko, Apa Saja?

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 13:46 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB