3 Penyebab Obesitas pada Orang Dewasa, Mulai Dari Gaya Hidup Hingga Kelebihan Kalori

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 21:25 WIB
3 Penyebab Obesitas pada Orang Dewasa, Mulai Dari Gaya Hidup Hingga Kelebihan Kalori
Ilustrasi obesitas. (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Obesitas merupakan kondisi kronik akibat adanya penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Hal ini terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori. Hal ini menyebabkan kalori berlebih dan menumpuk dalam bentuk lemak.

Mengenai terjadinya obesitas pada orang dewasa ini diungkap oleh Ahli Gizi dan Nutrisi, Dr. dr. Emy Huriyati M. Kes, dalam acara bertajuk Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner, Sabtu (9/10/2021).

Berikut penyebab terjadinya obesitas pada orang dewasa:

1. Gaya hidup sedentary
Menurut Dr. Emy, terjadinya obesitas dikarenakan adanya pemicu utama dari gaya hidup yang kurang sehat. Akibatnya, terjadi penambahan berat badan hingga tumpukan lemak dalam tubuh.

“Gaya hidup itu terjadi ketika aktivitas seseorang berkurang, bahkan ini terjadi adanya peningkatan penggunaan mobil dibanding berjalan kaki,” ungkapnya.

Selain itu, gaya hidup yang cenderung meningkatkan obesitas bisa karena pekerjaan. Di mana dulu pekerjaan menggunakan tenaga kerja manual dan industri berat, kini diganti dengan pekerjaan di balik meja serta penggunaan digital atau internet.

“Pekerjaan yang dulu menggunakan tenaga otot sekarang diganti dengan teknologi,” lanjut Dr. Emy.

2. Faktor genetik
Terjadinya obesitas pada orang dewasa bisa jadi dari faktor genetik, di mana ini berkontribusi terhadap pengaturan selera makan, hingga metabolisme energi.

Melansir dari P2PTM Kemenkes RI, bila salah satu orangtua mengalami obesitas, maka peluang anak untuk mengalami obesitas bisa sebesar 40-50 persen. Tetapi, jika peluang ini terjadi pada kedua orangtua, maka penurunan obesitas pada anak akan meningkat sebesar 70-80 persen.

3. Kelebihan asupan makan
Kelebihan asupan makan juga menjadi faktor terjadinya obesitas. Jika asupan makanan lebih banyak, seseorang tentu akan mengalami penumpukan lemak di dalam tubuh. Sehingga hal ini bisa jadi pemicu kenaikan berat badan yang berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengetahuan Baru Ini Menunjukkan Bagaimana Obesitas Bisa Menyebabkan Diabetes Tipe 2

Pengetahuan Baru Ini Menunjukkan Bagaimana Obesitas Bisa Menyebabkan Diabetes Tipe 2

Health | Selasa, 05 Oktober 2021 | 16:12 WIB

Hubungan Antara Obesitas dengan Kematian Covid-19 di Seluruh Dunia Makin Jelas

Hubungan Antara Obesitas dengan Kematian Covid-19 di Seluruh Dunia Makin Jelas

Health | Minggu, 03 Oktober 2021 | 15:25 WIB

Studi: Penderita Obesitas Picu Kenaikan Angka Kematian Covid-19

Studi: Penderita Obesitas Picu Kenaikan Angka Kematian Covid-19

Health | Minggu, 03 Oktober 2021 | 13:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB