Hentikan Kebiasaan Olahraga sebelum Tidur, Ini 3 Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:20 WIB
Hentikan Kebiasaan Olahraga sebelum Tidur, Ini 3 Alasannya!
Ilustrasi olahraga malam hari (Unsplash.com/Gursimrat Ganda)

Suara.com - Beberapa orang mungkin tidak punya pilihan lain untuk melakukan olahraga di malam hari, karena aktivitas harian yang sangat padat. Tapi, sebuah studi baru menyarankan Anda untuk berhenti olahraga di malam hari.

Karena, studi baru ini menemukan olahraga sebelum tidur bisa mempengaruhi detak jantung dan siklus tidur Anda secara negatif. Jika Anda olahraga secara teratur tetapi melakukannya pada waktu yang salah, Anda tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan apapun.

Olahraga larut malam bisa memberikan efek buruk pada kesehatan Anda. Sebelumnya, olahraga di malam hari disebut bisa melelahkan dan membantu tidur lebih nyenyak, tapi studi baru ini justru menemukan hal sebaliknya.

Studi baru menemukan olahraga larut malam bisa meningkatkan detak jantung dan mengganggu tidur Anda. Umumnya, olahraga membuat Anda dehidrasi, melepaskan hormon stres dalam tubuh dan membuat Anda lebih waspada.

Karena, hormon stres menghentikan produksi melatonin, yang merupakan hormon tidur. Berikut ini dilansir dari Times of India, tiga penyebab Anda tidak boleh olahraga larut malam.

Ilustrasi olahraga (Pixabay).
Ilustrasi olahraga (Pixabay).

1. Tingkat kewaspadaan meningkat

Saat Anda berolahraga, kelenjar adrenal akan diaktifkan untuk menghasilkan adrenalin, yang dikenal sebagai epinefrin. Kelenjar adrenal ini bisa memicu jantung di gigi atas dan menyebabkan peningkatan detak jantung. Selain itu, kelenjar ini juga akan meningkatkan kadar oksigen dan aliran darah di otot yang bisa mengganggu tidur.

2. Merangsang sistem saraf

Olahraga yang intens dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan detak jantung, yang membutuhkan waktu untuk kembali normal. Hal ini bisa mengganggu tidur Anda.

Beberapa latihan intens termasuk berlari, berenang, bersepeda, dan angkat besi berat. Sistem saraf membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Karena, olahraga itu merupakan komponen penting untuk koordinasi tangan-kaki-mata. Ketika sistem saraf bekerja berlebihan, itu dapat menyebabkan tubuh bergoyang dan gemetar, sehingga menyebabkan nyeri otot, nyeri, dan kurang tidur.

3. Pertumbuhan otot

Saat Anda melakukan latihan yang intens, ini akan berisiko menyebabkan otot Anda patah dan robek. Istirahat adalah cara utama untuk menyehatkan otot dan meningkatkan pertumbuhannya. Karena, olahraga sebelum tidur dapat mengganggu tidur Anda dan mengganggu proses pertumbuhan otot.

Para ahli pun menyarankan 3 cara sederhana untuk memerangi efek negatif dari olahraga larut malam, antara lain:

  • Pastikan Anda olahraga setidaknya 3 jam sebelum tidur.
  • Mandi air panas untuk mengendurkan otot-otot Anda.
  • Nyalakan beberapa minyak esensial di kamar tidur Anda atau campurkan beberapa dalam air mandi untuk efek relaksasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, Waktu Olahraga Juga Menentukan Tinggi Rendah Risiko Serangan Jantung

Hati-hati, Waktu Olahraga Juga Menentukan Tinggi Rendah Risiko Serangan Jantung

Bekaci | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:45 WIB

Olahraga Bersama Jadi Cara Raisa Ajarkan Hidup Sehat Kepada Anak

Olahraga Bersama Jadi Cara Raisa Ajarkan Hidup Sehat Kepada Anak

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:00 WIB

Awas, Olahraga di Waktu Tertentu Tingkatkan Risiko Serangan Jantung!

Awas, Olahraga di Waktu Tertentu Tingkatkan Risiko Serangan Jantung!

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB