Hati-hati, Ini Bahaya Kebiasaan Tidur dalam Posisi Duduk Terlalu Lama!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:18 WIB
Hati-hati, Ini Bahaya Kebiasaan Tidur dalam Posisi Duduk Terlalu Lama!
Ilustrasi tidur sambil duduk. (Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin pernah tak sengaja tertidur dalam posisi duduk ketika sedang bekerja atau belajar. Kemudian, Anda mungkin akan mengalami sakit punggung, kaku leher dan bahu yang luar biasa.

Semua itu terjadi karena Anda terlalu lama tidur dalam posisi duduk dan tidak bergerak. Apalagi, tubuh manusia memang tidak terbiasa untuk tidur dalam posisi duduk maupun berdiri.

Karena, terlalu lama dalam posisi duduk bisa sangat membebani persendian Anda dan membuatnya terasa kaku. Kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko penyakit parah, seperti trombosis vena dalam.

Sesekali tertidur dalam posisi duduk tanpa sengaja mungkin tidak akan langsung menyebabkan masalah kesehatan. Tetapi, terus-menerus tidur dalam posisi duduk bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Tidak bergerak dalam satu posisi yang sama bisa menyebabkan nyeri punggung dan tubuh. Kondisi ini juga bisa Merusak postur tubuh kita. Selain itu, imobilitas juga bisa menyebabkan sendi kaku dan berdampak menyakitkan.

Ilustrasi tidur saat bekerja, tidur sambil duduk. (Pexels.com/Marcus Aurelius)
Ilustrasi tidur saat bekerja, tidur sambil duduk. (Pexels.com/Marcus Aurelius)

Tapi, peregangan dianggap sebagai cara terbaik untuk meningkatkan fleksibilitas, postur dan mencegah kekakuan sendi. Berbaring di tempat tidur untuk istirahat bisa membantu meregangkan anggota badan dan persendian. Sedangkan, tidur dalam posisi duduk juga bisa mengganggu sirkulasi darah dan membatasi gerakan yang bisa menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Selain masalah jangka pendek, tidur dalam posisi duduk juga bisa membuat Anda lebih rentan terhadap deep vein thrombosis yang terjadi ketika gumpalan darah, trombosis terbentuk di salah satu atau lebih banyak vena dalam tubuh, terutama kaki.

Kondisi ini bisa berdampak buruk ketika Anda tidur berjam-jam dalam satu posisi atau tidur dalam posisi duduk tanpa gerakan sama sekali.

Jika kondisi ini dibiarkan tidak terdiagnosis atau tidak diobati, ini dapat menyebabkan situasi darurat, seperti kematian dalam kondisi parah. Risiko terbesar terjadi ketika bagian dari bekuan darah pecah dan berjalan ke paru-paru atau otak yang mengakibatkan kerusakan signifikan.

baca juga

Dilansir dari Times of India, adapun gejala deep vein thrombosis yang harus diwaspadai, antara lain:

  1. Pembengkakan dan nyeri pada otot betis, pergelangan kaki atau kaki
  2. Kulit memerah dan hangat Akibat peradangan
  3. Nyeri pergelangan kaki atau kaki mendadak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Pola Tidur Bayi Bisa Prediksi Risiko Obesitas ketika Dewasa

Peneliti: Pola Tidur Bayi Bisa Prediksi Risiko Obesitas ketika Dewasa

Health | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:00 WIB

8 Cara Cepat Mencerahkan Wajah Secara Alami dan Aman, Glowing Nggak Harus Ribet

8 Cara Cepat Mencerahkan Wajah Secara Alami dan Aman, Glowing Nggak Harus Ribet

Lifestyle | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:32 WIB

Benarkah Tutup Mulut Pakai Selotip saat Tidur Bisa Atasi Mendengkur?

Benarkah Tutup Mulut Pakai Selotip saat Tidur Bisa Atasi Mendengkur?

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×