alexametrics

Jus Buah yang Disaring Tidak Sehat Karena Seratnya Hilang? Begini Kata Dokter Zaidul Akbar

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Jus Buah yang Disaring Tidak Sehat Karena Seratnya Hilang? Begini Kata Dokter Zaidul Akbar
Ilustrasi ragam jus buah. (Shutterstock)

Menurut dr. Zaidul Akbar, buah sudah terdiri dalam satu kesatuan utuh, dan serat juga terkandung dalam cairan buah.

Suara.com - Banyak orang merekomendasikan jus buah yang dibuat dengan blender daripada juicer. Pasalnya, jus buah yang dibuat dengan blender masih mengandung serat. Hal ini berbeda dengan jus buah yang dibuat menggunakan juicer, di mana seratnya sudah hilang karena tersaring.

Tapi, benarkah jus buah tanpa serat tidak sehat?

Menurut dr. Zaidul Akbar, kandungan serat seperti buah apel, pir, jambu dan lain sebagainya tidak hanya terkandung di bagian kulit, tapi juga terkandung dalam daging buah.

"Jadi kalau serat itu senyawa, kalau bicara jus blender kemudian disaring nanti mereka menganggap hasil saringan tadi tidak ada seratnya, sebenarnya nggak juga," ungkapnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dikutip suara.com, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga: Waduh! Dokter Zaidul Akbar Sebut Sering Makan Bakso Bisa Menyebabkan Wanita Sulit Hamil

Dokter pencetus jurus sehat rasulullah (JSR) itu menerangkan bahwa buah sudah terdiri dalam satu kesatuan utuh, dan serat juga terkandung dalam cairan buah, sehingga kandungan serat tidak akan hilang dalam jus buah yang disaring.

Hal ini sebagaimana dibuktikan lewat mekanisme tubuh, meskipun konsumsi jus buah yang disaring, tapi efeknya akan tetap bisa melancarkan pencernaan.

"Dibuktikan ada yang minum jus, BAB bermasalah, minum air buah yang saring aja sudah bisa BAB lancar. Jadi serat bukan dalam bentuk fisik saja, tapi sudah bercampur dengan sari atau air yang diblender pakai sayuran dan buah," paparnya.

Meski jus buah cenderung baik untuk pencernaan, tapi dr. Zaidul mengingatkan kelemahan dari jus buah adalah membuat organ mulut tidak bekerja, alhasil tidak bisa menghasilkan enzim atau bakteri baik yang ada di mulut.

"Tapi jika saya diberi pilihan, antara makan buah sama jus buah, saya akan pilih makan buah," tutur dr. Zaidul

Baca Juga: Penting! Cara Hilangkan Bau Badan Sesuai Syariat Islam Ala Dokter Zaidul Akbar

Selain itu, hal penting yang perlu diperhatikan adalah kandungan gula dalam jus buah yang harus diwaspadai.

Perlu diingat juga jika buah sudah manis, menambah gula yang terlalu banyak saat membuat jus hanya akan memicu penyakit diabetes dan berbahaya.

Komentar