Hati-Hati, Konsumsi Makanan Ini Bisa Meningkatkan Risiko Demensia

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 01 November 2021 | 19:49 WIB
Hati-Hati, Konsumsi Makanan Ini Bisa Meningkatkan Risiko Demensia
Ilustrasi demensia. [Shutterstock]

Suara.com - Demensia adalah masalah kesehatan kognitif yang berkembang di antara orang-orang usia lanjut. Kondisi ini ditandai dengan gangguan dua fungsi otak, seperti kehilangan memori dan penilaian.

Demensia adalah sekelompok kondisi yang mengganggu kemampuan kognitif seseorang untuk mengingat, berpikir dan membuat keputusan. Banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko demensia, termasuk genetika, usia, pola makan dan gaya hidup.

Meskipun usia dan genetikan tidak bisa diubah, kita bisa mengontrol kebiasaan makan untuk mengurangi risiko kita menderita demensia di kemudian hari.

Faktanya, dilansir dari Times of India, masalah kognitif ini sama pentingnya masalah kesehatan mental. Jika seseorang sering mengonsumsi junk food dan makanan rendah nutrisi bisa memperburuk kecemasan, stres dan depresi.

Demikian pula, kebiasaan makan yang tidak sehat juga bisa meningkatkan risiko demensia. Beberapa penelitian menemukan karbohidrat olahan merupakan salah satu makanan terburuk yang bisa menyebabkan demensia.

Ilustrasi karbohidrat olahan (Pixabay/Congerdesign)
Ilustrasi karbohidrat olahan (Pixabay/Congerdesign)

Karbohidrat olahan dianggap membahayakan kesehatan karena meningkatkan kadar glukosa dalam tubuh. Karbohidrat yang kita makan diproses menjadi gula oleh sistem pencernaan dan ditransfer ke aliran darah.

Karbohidrat yang diproses menjadi gula ini kemudian akan memasuki sel dengan bantuan insulin untuk menghasilkan energi. Kini, semua karbohidrat yang kita makan diproses pada kecepatan yang berbeda dan karbohidrat olahan diubah menjadi glukosa lebih cepat daripada jenis karbohidrat lainnya.

Karena itu, karbohidrat olahan bisa meningkatkan kadar gula darah pada tingkat yang lebih cepat dan menyebabkan fluktuasi drastis di dalamnya. Studi menunjukkan bahwa fluktuasi kadar gula darah bisa meningkatkan risiko demensia dan diabetes tipe 2 dari waktu ke waktu.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine juga sudah menemukan dampak glukosa pada kesehatan mental. Penelitian itu menyatakan bahwa risiko demensia meningkat pada orang dengan kadar glukosa yang lebih tinggi.

Hal ini sangat umum terjadi pada mereka dengan diabetes atau tanpa diabetes. Sebuah penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa riwayat diabetes bisa meningkatkan risiko demensia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Diet Keto dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh Selain Menurunkan Berat Badan

Apa Itu Diet Keto dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh Selain Menurunkan Berat Badan

Lifestyle | Rabu, 06 Oktober 2021 | 12:52 WIB

Dijamin Lebih Sehat, Ini Resep Onion Rings Rendah Karbohidrat

Dijamin Lebih Sehat, Ini Resep Onion Rings Rendah Karbohidrat

Lifestyle | Senin, 04 Oktober 2021 | 13:36 WIB

Pandemi Covid-19 Bisa Menambah Jumlah Lansia yang Alami Demensia

Pandemi Covid-19 Bisa Menambah Jumlah Lansia yang Alami Demensia

Health | Sabtu, 25 September 2021 | 14:25 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB