Terkendala Masalah Transportasi, Pasien TBC-RO Bisa Gagal Selesaikan Pengobatan

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 26 November 2021 | 15:09 WIB
Terkendala Masalah Transportasi, Pasien TBC-RO Bisa Gagal Selesaikan Pengobatan
Ilustrasi pengobatan tuberkulosis. (Shutterstock)

Suara.com - Pengobatan tuberkulosis (TBC) yang butuh waktu berbulan-bulan menjadi salah satu hambatan penanganan kasus TBC di Indonesia. Jauhnya jarak yang harus ditempuh untuk berobat ditambah biaya transportasi yang mahal bisa membuat pasien enggan melanjutkan pengobatan.

Hambatan ini sangat dirasakan terutama oleh masyarakat miskin, yang tak jarang kehilangan pekerjaan karena harus mengobati penyakitnya.

Inilah yang dialami oleh pria berinisial J asal Pademangan, Jakarta Utara. J yang didiagnosis mengalami TBC-RO alias tuberkulosis resistan obat, perlu rutin pergi ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso agar penyakitnya tidak semakin parah.

Ia yang sebelumnya bekerja sebagai pemulung, harus mengobati penyakit TBC-RO agar tidak menulari anak-anak dan orangtua yang tinggal bersamanya.

Bantuan sepeda untuk pasien TBC-RO dari PETA. (Dok. Maria/PETA)
Bantuan sepeda untuk pasien TBC-RO dari PETA. (Dok. Maria/PETA)

Jarak antara RSPI Sulianti Saroso dan rumahnya yang cukup membuat J kesulitan dalam hal transportasi. Tak cuma jauh, pengobatan J pun sempat mengalami tantangan dalam hal pembiyaan.

Inilah yang membuat Pejuang Tangguh TBC-RO Jakarta memberikan pendampingan pengobatan pada J. PETA yang merupakan organisasi pasien penyintas TBC-RO di DKI Jakarta, memiliki visi agar seluruh pasien yang didampingi bisa menyelesaikan pengobatan hingga tuntas, dan memutus mata rantai penularan TBC-RO di DKI Jakarta.

Pada awal masa pengobatan, J diantar jemput oleh Desi, salah satu pendamping pasien dari PETA, dari rumah ke RSPI Sulianti Saroso untuk minum obat. Melihat semangat J yang luar biasa untuk sembuh, PETA mengadakan penggalangan dana untuk memudahkan J dalam mengakses layanan dan pengobatan TBC RO ke RSPI Sulianti Saroso.

Dari hasil penggalangan dana tersebut terkumpul donasi sebesar Rp 1.500.000 untuk dibelikan sepeda dan paket sembako untuk J. Saat ini J sudah rutin menjalani pengobatan TBC-RO selama 1 bulan.

“Alhamdulilah saya mendapatkan sepeda dari Hamba Allah melalui bantuan teman-teman PETA sehingga dapat membantu saya untuk bisa rutin pengobatan di rumah sakit,” ujar J yang kini mulai kembali bisa mencari nafkah, dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Indonesia menduduki peringkat ketiga untuk negara dengan beban Tuberkulosis (TBC) tertinggi di dunia (Laporan WHO TBC Global 2021) dengan estimasi kasus TBC sebesar 824.000 dan 93.000 kematian per tahunnya.

Pada tahun 2020, di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 715 orang terdiagnosis TBC Resistan Obat (TBC RO) dan hanya 549 orang diantaranya yang memulai pengobatan TBC RO (data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, September 2021).

Selain itu, pasien TBC RO 2018 yang sembuh dan lengkap pengobatan masih rendah, yakni sebesar 45 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus TB RI Tembus 1 Juta, Wamenkes Ungkap 300 Ribu Belum Ditemukan

Kasus TB RI Tembus 1 Juta, Wamenkes Ungkap 300 Ribu Belum Ditemukan

News | Senin, 06 April 2026 | 13:27 WIB

Menko PMK Pratikno Ajak Masyarakat Aktif Perangi TBC: Cegah Indonesia Jadi Peringkat Satu Dunia!

Menko PMK Pratikno Ajak Masyarakat Aktif Perangi TBC: Cegah Indonesia Jadi Peringkat Satu Dunia!

News | Minggu, 09 November 2025 | 17:11 WIB

Puskesmas Gambir Lakukan Skrining Massal untuk Deteksi Dini TBC

Puskesmas Gambir Lakukan Skrining Massal untuk Deteksi Dini TBC

Foto | Rabu, 24 September 2025 | 19:26 WIB

Kronologi Dokter Diintimidasi dan Dipaksa Buka Masker Saat Tangani Pasien TBC

Kronologi Dokter Diintimidasi dan Dipaksa Buka Masker Saat Tangani Pasien TBC

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 13:49 WIB

Profil dan Pendidikan Dokter Syahpri: Dipaksa Buka Masker oleh Keluarga Pasien TBC

Profil dan Pendidikan Dokter Syahpri: Dipaksa Buka Masker oleh Keluarga Pasien TBC

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:37 WIB

5 Lokasi Uji Klinis Fase 3 Vaksin TBC Bill Gates di Indonesia, Segini Jumlah Targetnya!

5 Lokasi Uji Klinis Fase 3 Vaksin TBC Bill Gates di Indonesia, Segini Jumlah Targetnya!

Health | Sabtu, 17 Mei 2025 | 11:25 WIB

Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Tuberkulosis Bill Gates, Ini Keuntungan yang Didapat Indonesia

Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Tuberkulosis Bill Gates, Ini Keuntungan yang Didapat Indonesia

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 14:55 WIB

Ciri-Ciri TBC, Apakah Bisa Diobati Dengan Antibiotik?

Ciri-Ciri TBC, Apakah Bisa Diobati Dengan Antibiotik?

Lifestyle | Jum'at, 09 Mei 2025 | 13:56 WIB

Sejarah TBC di Indonesia Hingga Jadi Negara Dengan Kasus Tuberkulosis Tertinggi di Dunia

Sejarah TBC di Indonesia Hingga Jadi Negara Dengan Kasus Tuberkulosis Tertinggi di Dunia

Lifestyle | Jum'at, 09 Mei 2025 | 13:43 WIB

Tantangan Kesehatan Indonesia: Pencegahan dan Terapi untuk Penyintas TB dan Penyakit Paru Kronis

Tantangan Kesehatan Indonesia: Pencegahan dan Terapi untuk Penyintas TB dan Penyakit Paru Kronis

Health | Kamis, 26 Desember 2024 | 16:07 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB