Sama Berbahaya Seperti Kanker Serviks, Perempuan Juga Harus Kenali Risiko Kanker Ovarium

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 13 Januari 2022 | 18:07 WIB
Sama Berbahaya Seperti Kanker Serviks, Perempuan Juga Harus Kenali Risiko Kanker Ovarium
Ilustrasi kanker ovarium. (Anna Tarazevich/ Pexels)

Suara.com - Kanker serviks atau leher rahim menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak akibat kanker pada perempuan. Namun, selain kanker serviks, perempuan juga harus tahu tentang kanker ovarium yang sama berbahayanya.

Ovarium merupakan sepasang organ pada sistem reproduksi perempuan, di mana salah satu fungsinya sebagai tempat pematangan sel telur.

Data Kementerian Kesehatan, kanker serviks dan ovarium menempati 3 besar penyebab kematian pada perempuan.

"Kanker ovarium juga menjadi penyebab kematian nomor 8 di dunia. Tingkat kematiannya pada perempuan di Indonesia juga tinggi," kata Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular Kemenkes dr. Elvieda Sariwati, M.Epid., dalam webinar kampanye 10 Jari Menghadapi Kanker Ovarium, Kamis (13/1/2022).

Meski sama ganasnya dengan kanker jenis lain, kanker ovarium belum bisa terdeteksi sejak dini. Oleh sebab itu, penyakit tersebut disebut juga sebagai silent killer, kata Elvieda.

Menurut Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Dr. dr. Brahmana Askandar, Sp.OG(K)-Onk., di dunia juga belum diketahui cara mendeteksi dini kanker ovarium. Bahkan rentang waktu pertumbuhan sel kanker di ovarium juga belum diketahui.

"Berbeda dengan kanker serviks kita bisa melakukan pap smear, bisa dideteksi dini. Karena kanker serviks tahap demi tahap jelas. Sedangkan kanker ovarium, dari perubahan normal hingga menjadi kanker tidak jelas perbedaannya. Tiap orang bisa berbeda, ada yang dalam beberapa bulan ada dalam beberapa tahun," jelas dokter Brahmana.

Pasien juga tidak akan mengalami gejala apa pun saat kanker masih stadium dini. Sehingga, kebanyakan pasien kanker ovarium baru datang ke dokter sudah dalam kondisi stadium lanjut karena mengalami rasa nyeri pada area bawah perut.

"Jika ada keluhan perut, sering kembung atau ada nyeri perut, nyeri panggul, perut bagian bawah nyeri, kemudian ada gangguan buang air kecil, nafsu makan berkurang, maka sebaiknya segera cek ke dokter kandungan," pesan dokter Brahmana.

baca juga

Timbulnya berbagai gejala tersebut memang menunjukkan kalau kanker telah memburuk. Tapi tetap ada harapan untuk bisa diobati, imbuhnya.

Jika sudah seperti itu, pengobatan dioptimalkan agar kanker tidak menyebar ke organ lain.

"Inilah kesulitan kanker ovarium, sehingga disebut dengan silent killer. Sampai saat ini tidak ada skrining untuk kanker ovarium, memang demikian di seluruh dunia. Paling tidak, kalau sudah ada ketidaknyamanan pada perut bawah dan tidak nyaman ketika kencing, itu harus segera periksa ke dokter," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Tanpa Gejala, Begini Cara Kenali Tanda Alami Kanker Ovarium

Sering Tanpa Gejala, Begini Cara Kenali Tanda Alami Kanker Ovarium

Health | Kamis, 13 Januari 2022 | 16:10 WIB

Gejala Kanker Ginjal, Waspadai Kelelahan hingga Benjolan di Perut!

Gejala Kanker Ginjal, Waspadai Kelelahan hingga Benjolan di Perut!

Health | Kamis, 13 Januari 2022 | 12:54 WIB

Sering Kelelahan Saat Bangun Tidur, Waspadai Tanda Terkena Kanker

Sering Kelelahan Saat Bangun Tidur, Waspadai Tanda Terkena Kanker

Health | Rabu, 12 Januari 2022 | 17:55 WIB

Terkini

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 21:44 WIB

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:39 WIB

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Video | Senin, 27 Juli 2026 | 21:25 WIB

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:14 WIB

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 21:06 WIB

×