Pakai Micin Dalam Masakan Bisa Bikin Bodoh dan Lemah Otak, Mitos Atau Fakta?

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 10 Februari 2022 | 07:30 WIB
Pakai Micin Dalam Masakan Bisa Bikin Bodoh dan Lemah Otak, Mitos Atau Fakta?
Ilustrasi MSG yang populer dengan sebutan penyedap masakan atau micin. (Shutterstock)

Suara.com - Kepercayaan terkait penggunaan micin alias MSG (Monosodium Glutamate) yang bisa berdampak buruk pada otak masih ada di masyarakat.

Penggunaan MSG, terutama pada anak-anak, disebut-sebut bisa bisa membuat bodoh dan lemah otak. Bahkan panggilan 'anak micin' pun disematkan pada anak-anak yang mengalami perundungan di sekolah. Lalu apakah dampak konsumsi micin yang begitu berat termasuk mitos atau fakta?

Pakar pangan, Prof Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS menambahkan jika anggapan tersebut sering diperkuat saat ahli gizi atau kesehatan menyarankan mereka untuk memghindari pemggunaan MSG dalam makanan anak.

"Akibatnya banyak ibu-ibu yang tidak pakai MSG, tapi beralih ke bahan lain atau bumbu lain, yang sebenarnya kandungannya adalah MSG juga," ungkap dia dalam webinar berjudul 'Benarkah Umami Menyebabkan Obesitas?' belum lama ini.

Penyedap rasa atau MSG. (shutterstock)
Penyedap rasa, micin, atau MSG. (shutterstock)

Untuk memahami MSG yang menghasilkan rasa umami atau gurih ini, Prof Ahmad menjelaskan jika sebenarnya pembuatan bumbu masakan ini menggunakan bahan 100 persen alami, di antaranya ialah rumput laut, tetes tebu, jagung hingga singkong.

Pembuatannya pun, lanjut dia, sama seperti makanan lain, yakni melalui proses fermentasi. Terlebih, lanjut dia, MSG juga mengandung zat gizi yang bermanfaat bagi tumbuh kembang tubuh.

"MSG, mengandung 78 persen asam glutamat, 12 persen natrium dan 10 persen air yang tentunya dibutuhkan oleh setiap orang untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh," jelasnya.

Bahkan ada banyak sekali jenis makanan yang juga mengandung asam glutamat, di antaranya keju, kacang kedelai hingga tomat. Asam glutamat, lanjut dia bahkan juga bisa ditemukan dalam ASI, yang menjadi rahasia mengapa bayi tak pernah bosan dengan rasa ASI.

Dengan semua kandungan ini, MSG memiliki sederetan manfaat seperti dapat mengontrol nafsu makan, meningkatkan pencernaan makanan berprotein.

"MSG mampu meningkatkan produksi saliva (air liur) yang berperan membantu proses pencernaan senyawa kompleks di mulut, sehingga pada saat sudah di lambung pun kemudian mudah diserap tubuh," katanya.

Penggunaan bumbu umami seperti MSG, kata Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi di Fakultas Ekologi Manusia IPB ini bisa dijadikan solusi bagi yang ingin makanan yang dikonsumsi memiliki cita rasa yang tinggi namun juga ingin diet rendah garam.

Sehingga Prof Ahmad pun menekankan tidak perlu ada kekhawatiran terhadap penggunaan MSG, terlebih penggunaannya biasanya hanya sedikit saat ditambahkan ke dalam masakan.

Untuk takaran sendiri, sebenarnya tidak ada standar pasti dalam penggunaan penyedap rasa makanan ini. Tiap negara, lanjut Prof Ahmad memiliki standar takaran yang berbeda.

Di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan menetapkan dalam Permenkes 722/1988 tentang MSG disarankan hanya 4-6 gram MSG per hari.

"Penggunaannya tidak banyak-banyak karena lidah kita yang akan membatasi, ketika kelebihan, mulut kita pasti langsung menolak. Jadi tidak ada pembatasan pasti penggunaan MSG," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSG dari Bahan Alami: Fakta Ilmiah di Balik Rasa Gurih yang Aman untuk Keluarga

MSG dari Bahan Alami: Fakta Ilmiah di Balik Rasa Gurih yang Aman untuk Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 27 September 2025 | 07:45 WIB

Chef Renatta Ungkap Alasan Restoran Patok Harga Mahal, Singgung Soal Micin

Chef Renatta Ungkap Alasan Restoran Patok Harga Mahal, Singgung Soal Micin

Lifestyle | Rabu, 15 Januari 2025 | 15:04 WIB

Beda MSG dan Penyedap Rasa: Mana yang Lebih Aman bagi Tubuh?

Beda MSG dan Penyedap Rasa: Mana yang Lebih Aman bagi Tubuh?

Lifestyle | Sabtu, 11 Januari 2025 | 08:00 WIB

Bawang Putih Bisa Hilangkan Jerawat, Mitos atau Fakta?

Bawang Putih Bisa Hilangkan Jerawat, Mitos atau Fakta?

Lifestyle | Selasa, 08 Oktober 2024 | 17:00 WIB

Luruskan Hoax MSG alias Micin yang Disebut Bahayakan Kesehatan, Apa Kata Pakar Gizi?

Luruskan Hoax MSG alias Micin yang Disebut Bahayakan Kesehatan, Apa Kata Pakar Gizi?

Health | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 08:10 WIB

Ini Bahaya Mengkonsumsi Micin Secara Berlebihan

Ini Bahaya Mengkonsumsi Micin Secara Berlebihan

Lifestyle | Rabu, 21 Agustus 2024 | 16:03 WIB

Apakah Micin Halal Dikonsumsi?

Apakah Micin Halal Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 18 Juli 2024 | 17:09 WIB

Mitos atau Fakta: Tak Ada Gejala dan Olahraga Cukup, Obat Hipertensi Tak Lagi Penting?

Mitos atau Fakta: Tak Ada Gejala dan Olahraga Cukup, Obat Hipertensi Tak Lagi Penting?

Health | Sabtu, 08 Juni 2024 | 06:15 WIB

Sayur Pepaya Lodeh, Teman Makan Ketupat yang Dinantikan Saat Lebaran

Sayur Pepaya Lodeh, Teman Makan Ketupat yang Dinantikan Saat Lebaran

Press Release | Senin, 08 April 2024 | 07:20 WIB

Sembuhkan Alergi dengan Makan Makanan Pemicu Mitos atau Fakta? Pakar Imunologi Beri Jawaban

Sembuhkan Alergi dengan Makan Makanan Pemicu Mitos atau Fakta? Pakar Imunologi Beri Jawaban

Health | Rabu, 20 Maret 2024 | 09:30 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB