Makanan Gorengan Dapat Memengaruhi Kesehatan Jantung, Yuk Batasi Konsumsinya!

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Rabu, 09 Maret 2022 | 13:59 WIB
Makanan Gorengan Dapat Memengaruhi Kesehatan Jantung, Yuk Batasi Konsumsinya!
Ilustrasi makanan gorengan (pixabay)

Suara.com - Siapa, sih, yang tak suka makanan gorengan? Tapi, kita semua pun tahu, mengonsumsinya terlalu banyak dapat berdampak pada kesehatan. Bahkan, para peneliti telah mempelajari korelasi antara makanan gorengan dan kesehatan jantung yang buruk.

Karena dimasak menggunakan minyak, makanan yang digoreng mengandung tinggi lemak, terutama lemak jenuh dan lemak trans, yang diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol darah dan merusak dinding pembuluh darah arteri. Area yang rusak di pembuluh darah ini akhirnya mengembangkan plak, mempersempit pembuluh darah, hingga membuatnya lebih sulit untuk memompa darah.

Pembuluh darah Anda ibarat pipa. Seiring waktu, penumpukan kotoran di dalam pipa dapat menyebabkan penyumbatan. Ketika proses ini terjadi di pembuluh darah arteri Anda, itu disebut dengan aterosklerosis, yang meningkatan risiko untuk beberapa kondisi jantung.

Baru-baru ini, dalam sebuah meta-analisis dari 19 studi, para peneliti memeriksa fenomena ini dengan meninjau data diet dan kesehatan pada lebih dari 1,2 juta orang. Mereka menemukan hubungan kuat antara konsumsi makanan yang digoreng dan peningkatan risiko penyakit arteri koroner, penyebab utama serangan jantung, gagal jantung, dan stroke.

Bagaimana makanan yang digoreng dapat meningkatkan risiko serangan jantung?

Melansir dari Goodrx, serangan jantung, juga disebut "infark miokard", terjadi ketika penyumbatan di arteri mencegah otot jantung menerima cukup darah. Penyebab utama serangan jantung penumpukan plak yang mengandung kolesterol di arteri, yang menyebabkan penyumbatan. Karena makan gorengan dapat meningkatkan penumpukan ini, hal itu dapat menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar untuk mengalami serangan jantung.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa makan gorengan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung, hingga 28%.

Bagaimana makanan yang digoreng meningkatkan risiko stroke?

Seperti halnya serangan jantung, penumpukan plak di arteri yang membawa darah ke otak dapat menyebabkan stroke. Ketika suplai darah ke otak Anda terbatas, itu dapat menyebabkan kerusakan otak karena kekurangan oksigen dan nutrisi. Anda juga dapat mengalami stroke jika potongan plak pecah dan menyebar ke otak.

Konsumsi makanan yang digoreng dapat meningkatkan risiko terkena stroke sekitar 37%.

Nah, jika Anda mencari alternatif yang lebih sehat, pilih makanan yang dipanggang, direbus, dipanggang, dan dikukus. Serta, jika mungkin, kurangi asupan makanan cepat saji Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Irit Minyak Goreng Tanpa Jelantah, Lakukan Tahapan Ini Agar Tubuh Tetap Sehat

Cara Irit Minyak Goreng Tanpa Jelantah, Lakukan Tahapan Ini Agar Tubuh Tetap Sehat

Lifestyle | Rabu, 09 Maret 2022 | 11:21 WIB

5 Manfaat Sawo bagi Kesehatan, Bagus untuk Kesehatan Jantung

5 Manfaat Sawo bagi Kesehatan, Bagus untuk Kesehatan Jantung

Your Say | Rabu, 09 Maret 2022 | 06:35 WIB

Minyak Goreng Belum Stabil, Tepung Terigu dan Telur Merangkak Naik, Pedagang Kecil di Bekasi Pasrah

Minyak Goreng Belum Stabil, Tepung Terigu dan Telur Merangkak Naik, Pedagang Kecil di Bekasi Pasrah

Bekaci | Selasa, 08 Maret 2022 | 18:48 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB