Nikita Willy Melahirkan Anak Pertama, Ini 5 Perawatan yang Dibutuhkan Usai Persalinan!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 08 April 2022 | 17:16 WIB
Nikita Willy Melahirkan Anak Pertama, Ini 5 Perawatan yang Dibutuhkan Usai Persalinan!
Nikita Willy (YouTube Nikita Willy Official)

Suara.com - Pemain sinetron, Nikita Willy telah melahirkan anak pertamanya dengan Indra Priawan di Rumah Sakit Cedars Sinai, Beverly Hills, Los Angeles, Amerika Serikat hari ini, Jumat (8/4/2022).

Ibu Nikita Willy, Yora Febrine melalui unggahan Instagram Story membagikan kabar bahagia atas kelahiran anak pertama Nikita Willy.

"Telah lahir cucu pertama. Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Terima kasih doa dan perhatiannya," kata Yora Febrine, ibu Nikita Willy di Instagram Story, Jumat (8/4/2022).

Tetapi, sang ibu tidak menjelaskan Nikita Willy melahirkan anak pertamanya secara normal atau operasi caesar.

Meski begitu, wanita yang melahirkan dengan metode operasi caesar maupun normal melalui vagina sama-sama membutuhkan perawatan khusus setelah melahirkan.

Parwatan setelah ibu melahirkan secara operasi caesar biasnaya meliputi perawatan luka SC (caesar) dan luka bekas operasi caesar.

Nikita Willy bersiap memasuki ruang persalinan. [Instagram]
Nikita Willy bersiap memasuki ruang persalinan. [Instagram]

Sedangkan dilansir dari Hellosehat, perawatan diri pada ibu yang melahirkan normal melalui vagina bisa mencakup pemulihan diri, waktu istirahat dan mengelola suasana hati atau mood. Berikut ini, berbagai perawatan yang mungkin akan dibutuhkan ibu setelah melahirkan.

1. Perawatan vagina

Ibu mungkin akan mengalami perubahan pada vagina setelah melahirkan normal. Hal ini terjadi akibat luka bekas persalinan sehingga butuh waktu beberapa minggu atau tidak.

Ibu juga tidak perlu khawatir bila vagina terasa lebih kering setelah melahirkan. Hal ini terjadi akibat penurunan kadar hormon estrogen di dalam tubuh.

2. Perawatan darah nifas

Massa nifas adalah fase lanjutan setelah melahirkan, yang ditandai dengan ibu mengalami pendarahan nifas.

Beda dengan pendarahan postpartum, darah nifas tergolong normal terjadi setelah melahirkan. Darah nifas ini biasnya terjadi selama kurang lebih 40 hari atau sekitar 6 minggu.

3. Perawatan nyeri vagina

Proses persalinan normal bisa menyisakan bekas luka sayatan di area vagina, yang mungkin menimbulkan rasa sakit dan nyeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat! Nikita Willy Melahirkan Anak Pertama di Los Angeles

Selamat! Nikita Willy Melahirkan Anak Pertama di Los Angeles

Entertainment | Jum'at, 08 April 2022 | 15:07 WIB

5 Manfaat Menakjubkan Makan Jambu Biji bagi Kesehatan Selama kehamilan

5 Manfaat Menakjubkan Makan Jambu Biji bagi Kesehatan Selama kehamilan

Your Say | Rabu, 06 April 2022 | 18:50 WIB

Tak Ada Kendala di Kehamilan, Irish Bella Senang bisa Puasa Ramadhan

Tak Ada Kendala di Kehamilan, Irish Bella Senang bisa Puasa Ramadhan

Lampung | Rabu, 06 April 2022 | 13:41 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB