Bangga Banget! Kini Indonesia Punya Bank Data Virus Sendiri

Senin, 25 April 2022 | 21:59 WIB
Bangga Banget! Kini Indonesia Punya Bank Data Virus Sendiri
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerjasama dengan Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID) membuat GISAID Indonesia, yang ditujukan memperbesar pengurutan genom virus Covid-19 dan virus lainnya di dunia.

GISAID adalah bank data dunia yang berada di bawah naungan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, bank data atau pusat data pengurutan genom virus menular di dunia, termasuk virus SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19.

MoU ini diteken langsung oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu dan Director General for Disease Peter Bogner pada, 24 April 2022 lalu.

Cakupan kerjasama meliputi pembangunan dan pengembangan kapasitas pengawasan genomik virus yang menyebar di Indonesia.

Ilustrasi virus varian delta [Foto: Antara]
Ilustrasi virus varian delta [Foto: Antara]

“Para pihak, baik Kemenkes maupun GISAID akan melakukan upaya terbaik untuk menyelesaikan Proyek dalam periode kinerja dan dalam batas dukungan keuangan yang dialokasikan,” ujar dr, Maxi, melalui keterangannya diterima suara.com, Senin (25/4/2022).

Proyek ini akan diawasi dan dikoordinasikan oleh Chief Digital Transformation Office, Setiaji dari Kemenkes dan Dr. Sebastian Maurer-Stroh dari GISAID.

Kerjasama mulai berlaku 30 April 2022 dan berlanjut hingga 36 bulan ke depan. Di 14 hari terakhir dari kerjasama, kedua pihak akan mengevaluasi kerjasama.

Para pihak bisa memperbaharui MoU ini, selanjutnya untuk jangka waktu tertentu dengan persetujuan bersama secara tertulis.

Sebagai langkah awal, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin juga tengah melakukan pertemuan dengan GISAID di Bellagio, Italia pada 24 hingga 27 April 2022.

Pertemuan tersebut membahas untuk mengembangkan kesepakatan tentang prinsip-prinsip yang akan meningkatkan penyebaran data genom patogen secara internasional.

Baca Juga: Integrasikan Layanan Kesehatan Digital, Kemenkes Luncurkan Platform Indonesia Health Services

Harapannya, pertemuan akan menghasilkan kesepakatan berbagi data genom patogen yang mencakup SARS-CoV 2 dan patogen lainnya yang penting bagi kesehatan masyarakat, karena patogen pemicu penyakit menular, tidak hanya terbatas pada patogen wabah.

Pertemuan itu mencakup prinsip-prinsip yang mendukung kebijakan dan praktik berbagi data secara internasional terkait genomik patogen dan metadata yang diperlukan untuk interpretasi seperti waktu, tanggal, lokasi sekuensing, dan data fenotipik terbatas seperti sensitivitas obat untuk tuberkulosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI