Agar Nyawa Anak Selamat, Ini Gejala Hepatitis yang Mesti Segera Dibawa ke RS

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 05 Mei 2022 | 12:52 WIB
Agar Nyawa Anak Selamat, Ini Gejala Hepatitis yang Mesti Segera Dibawa ke RS
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Hepatitis akut berat atau hepatitis misterius yang belum diketahui penyebabnya bisa merenggut nyawa pasien apabila terlambat mendapat pengobatan medis. 

Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Prof. dr. Hanifah Oswari, Sp.A(K)., mengungkapkan bahwa anak yang terinfeksi hepatitis akut berat tersebut masih bisa diselamatkan asalkan tidak terlambat dibawa ke rumah sakit.

"Penyakit ini memang berbahaya, tetapi dengan kita waspada diharapkan tidak mendapatkan anak-anak dalam kondisi berat. Tapi masih pada kondisi yang awal, sehingga memberi ruang untuk dokter menolong pasien lebih banyak," kata dokter Hanifah dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/5/2022).

Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Gejala awal dari hepatitis akut berat itu berupa gangguan pada saluran cerna, seperti diare, mual, muntah, sakit perut, dan kadang-kadang disertai demam ringan. Dokter Hanifah mengingatkan, apabila anak mulai alami gejala seperti itu sebaiknya orangtua perlu curiga adanya infeksi hepatitis akut berat dan langsung dibawa ke rumah sakit. 

"Bawalah anak-anak ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat pertolongan dari tenaga kesehatan. Mereka akan memikirkan apakah perlu diperiksa lebih lanjut untuk mencari kemungkinan perjalanannya menjadi hepatitis akut berat. Jadi jangan menunggu gejala sampai kuning karena kalau sudah lebih berat  dokter kehilangan momentum untuk menolong lebih cepat," imbuh dokter Hanifah.

Ia berpesan, jangan menunggu anak alami gejala lebih berat yang memang menjadi ciri khas dari hepatitis. Seperti urin berwarna gelap, tinja berwarna pucat, serta mata dan kulit terlihat menguning, bahkan kesadaran yang menurun. Gejala-gejala itu justru menunjukkan kondisi berat dan peluang diselamatkan semakin sedikit. 

"Apabila dokter memeriksa kadar SGOT dan SGPT, yaitu enzim hati, didapatkan salah satu atau kedua enzim meningkat di atas 500IU. Bila berlanjut lagi gejalanya pasien akan mengalami pembekuan darah dan selanjutnya akan terjadi penurunan kesadaran dan dapat berlanjut menjadi kematian bila pasien tidak dilakukan transplantasi hati," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Anak di Jakarta Meninggal Diduga Terserang Hepatitis Misterius, Ini Penjelasan Kemenkes

3 Anak di Jakarta Meninggal Diduga Terserang Hepatitis Misterius, Ini Penjelasan Kemenkes

Lampung | Kamis, 05 Mei 2022 | 12:36 WIB

Terungkap, Ini Dua Gejala Hepatitis Misterius Paling Umum Pada Anak

Terungkap, Ini Dua Gejala Hepatitis Misterius Paling Umum Pada Anak

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 12:31 WIB

Alert! Kasus Hepatitis Misterius Makin Menyebar di Berbagai Daerah Indonesia

Alert! Kasus Hepatitis Misterius Makin Menyebar di Berbagai Daerah Indonesia

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 12:19 WIB

Terkini

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB