Kata Dokter, Cegah Hepatitis Akut Tak Cukup dengan Bersihkan Tangan Pakai Handsanitizer!

Rabu, 11 Mei 2022 | 12:07 WIB
Kata Dokter, Cegah Hepatitis Akut Tak Cukup dengan Bersihkan Tangan Pakai Handsanitizer!
Handsanitizer (Pixabay/sweetlouise)

Suara.com - Menjaga kebersihan tangan jadi salah satu upaya pencegahan penyakit, termasuk hepatitis akut yang saat ini ditetapkan sebagai kasus KLB oleh WHO.

Selain menggunakan sabun dan air mengalir, kebanyakan orang juga kerap membersihkan tangan meggunakan handsanitizer, karena dianggap lebih praktis.

Namun dalam upaya pencegahan hepatitis akut, dokter menyarankan masyarakat untuk lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Kepala komite pencegahan dan pengendalian infeksi RSPI Sulianti Saroso dr. Titi Sundari SP.P(K) menjelaskan bagaimana bahan dasar handsanitizer adalah alkohol.

Tetapi, tingkat kandungan alkohol pada produk handsanitizer sangat bervariasi, ada yang di bawah 60 persen hingga lebih dari 70 persen.

Perbedaan kandungan alkohol itu yang dinilai kurang efektif untuk membersihkan tangan dari patogen penyebab penyakit.

"Pada kasus hepatitis akut yang sekarang ini dicurigai penyebab salah satunya adalah adenovirus. Dari penelitian, alkohol 70 persen ternyata tidak cukup efektif untuk membunuh kuman tersebut," tutur dokter Titi dalam siaran langsung Radio Kesehatan, Rabu (11/5/2022).

Alkohol pada handsanitizer memang berperan sebagai antiseptik. Dokter Titi menjelaskan bahwa efek alkohol bisa membunuh 90 persen antibakteri, antivirus, juga antijamur.

Namun, pada kasus hepatitis akut berat, para ilmuwan baru menduga penyebab utama infeksi itu karena adenovirus tipe 41. Oleh sebab itu, pencegahan ekstra lebih baik dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan pakai sabun dan air mengalir.

Baca Juga: Dokter Abal-abal Pasang Alat Kontrasepsi dari Stik Permen Lolipop dan Berita Hits Kesehatan Lainnya

"Pedoman dari WHO pun disampaikan bahwa yang dilakukan adalah mencuci tangan dengan air dan sabun. Jadi pada kasus hepatitis akut ini yang dianjurkan adalah mencuci tangan dengan air dan sabun," ujarnya.

Kalaupun sulit mendapatkan air mengalir, misalnya saat sedang dalam perjalanan, dokter Titi menyarankan untuk memilih handsanitizer dengan konsentrasi alkohol lebih tinggi.

"Karena ada juga yang 60 persen bahkan kurang dari itu. Pilih konsentrasi yang lebih tinggi, 70 persen atau 80 persen," sarannya.

Ia juga mengingatkan kalau mencuci tangan perlu dilakukan setiap kali tangan terasa kotor ataupun baru saja beraktivitas, seperti berkebun, berkemah, membersihkan permukaan, juga selesai buang air kecil maupun buang air besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI