Mengukur Tekanan Darah di Rumah Lebih Baik Dibandingkan di Klinik, Ini Alasannya!

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 17 Mei 2022 | 19:24 WIB
Mengukur Tekanan Darah di Rumah Lebih Baik Dibandingkan di Klinik, Ini Alasannya!
Ilustrasi mengukur tekanan darah. (Freepik)

Suara.com - Mengukur tekanan darah di rumah lebih baik dibandingkan di klinik atau rumah sakit. Sehingga nilai tekanan darah untuk mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi jadi lebih efektif.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi atau Indonesian Society of Hypertension (InaSH) dr. Erwinanto, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC, bahwa ketidaknyamanan seseorang dapat memengaruhi hasil tekanan darah.

"Biasanya di klinik tekanan darah naik akibat ketidaknyamanan, dibanding melakukan pemeriksaan tekanan darah di rumah," ujar dr. Erwin dalam acara diskusi, World Hypertension Day InaSH, Selasa (17/5/2022).

Tekanan darah di klinik naik, tapi di rumah normal. Inilah yang disebut dengan hipertensi jas putih, yang hasilnya membuat dokter kesulitan menentukan kondisi pasien yang sesungguhnya.

Selain itu, memeriksa tekanan darah di rumah juga bisa mendeteksi hipertensi terselubung, yang sangat jarang bisa ditemukan di klinik atau rumah sakit.

"Hipertensi terselubung sulit ditemukan saat tes tensi di klinik. Untuk menemukannya harus beberapa kali kunjungan baru bisa terdeteksi, bahkan harus sampai 5 kali," jelas dr. Erwin.

Hipertensi terselubung adalah tekanan darah normal di klinik tapi meningkat saat di luar klinik atau saat di rumah. Kondisi ini berbahaya, karena adanya tekanan darah tinggi yang tidak terdeteksi.

Adapun cara mengukur tekanan darah di rumah, harus dilakukan setiap hari, setidaknya selama 3 hingga 4 hari di waktu yang sama.

Waktu terbaik yaitu saat pagi dan sore hari. Tiap pengukuran lakukan 2 kali dengan jeda 1 hingga 2 menit.

Adapun tingkat tekanan darah ditentukan oleh rerata semua pengukuran, kecuali pengukuran hari pertama.

Seseorang dikatakan hipertensi atau tekanan darah tinggi apabila hasil menunjukkan angka lebih dari 140 per mmHg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usia Makin Tua Risiko Hipertensi Meningkat, Dokter Sarankan Rutin Periksa Mulai Umur 18 Tahun

Usia Makin Tua Risiko Hipertensi Meningkat, Dokter Sarankan Rutin Periksa Mulai Umur 18 Tahun

Jogja | Selasa, 17 Mei 2022 | 15:31 WIB

7 Cara yang Bisa Dilakukan Untuk Mengurangi Hipertensi

7 Cara yang Bisa Dilakukan Untuk Mengurangi Hipertensi

Health | Minggu, 15 Mei 2022 | 18:55 WIB

Pasien Hipertensi Wajib Hati-Hati Jika Ingin Minum Ibuprofen, Mengapa?

Pasien Hipertensi Wajib Hati-Hati Jika Ingin Minum Ibuprofen, Mengapa?

Health | Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:39 WIB

Terkini

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB