Penyakit Cacar Monyet Meresahkan, Ketahui Gejala dan Cara Penularannya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 20 Mei 2022 | 15:36 WIB
Penyakit Cacar Monyet Meresahkan, Ketahui Gejala dan Cara Penularannya
Monkeypox atau cacar monyet. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit langka cacar monyet (monkeypox) kembali menyebar ke Amerika Serikat. Meski bukan pertama kali virus itu terdeteksi, beberapa ahli melihat kemungkinan cacar monyet menyebabkan pandemi lain di masa depan.

Tapi sebenarnya apa itu cacar monyet? Apa yang menyebabkan infeksi ini dan seperti apa gejala serta cara penularannya? Pahami di artikel berikut.

Apa itu Cacar Monyet?

Mengutip dari laman CDC, virus cacar monyet termasuk dalam keluarga yang sama dengan cacar air. Monkeypox pertama kali ditemukan pada tahun 1958 ketika dua wabah penyakit mirip cacar terjadi di koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian, dari sanalah nama monkeypox diambil.

Kasus manusia pertama dari monkeypox tercatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo (DRC) selama periode upaya intensif untuk menghilangkan cacar. Sejak itu, cacar monyet telah dilaporkan pada orang-orang di beberapa negara Afrika tengah dan barat lainnya.

Cacar monyet di AS [Antara]
Cacar monyet di AS [Antara]

Gejala Cacar Monyet

Ketika seseorang terkena infeksi virus monkeypox, biasanya dibutuhkan setidaknya lima hingga 21 hari untuk mengembangkan gejalanya. Beberapa gejala yang berhubungan dengan cacar monyet antara lain:

  • Demam
  • Sakit kepala kronis
  • Nyeri otot
  • Sakit punggung
  • Panas dingin
  • Dingin dan batuk
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Beberapa gejala lain yang juga muncul ketika seseorang terkena infeksi virus monkeypox adalah kulit melepuh dengan sedikit cairan, ruam berwarna merah, dan lainnya.

Cara Penularan Cacar Monyet

baca juga

Tidak seperti virus lain, cacar monyet dapat ditularkan dari gigitan hewan yang terinfeksi, atau jika Anda menyentuh darah, cairan tubuh, atau bulunya.

Beberapa pembawa virus ini adalah hewan pengerat, tikus, mencit dan tupai. Ada juga kemungkinan untuk tertular monkeypox ketika seseorang memakan daging dari hewan yang terinfeksi yang tidak dimasak dengan benar.

Cacar monyet sendiri tidak menyebar melalui sentuhan manusia. Namun, virus dapat berpindah dari satu orang ke orang lain melalui handuk bekas, pakaian, tempat tidur, maupun batuk atau bersin orang yang terkena ruam cacar monyet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mencegah Virus Cacar Monyet, Pemberian Vaksin Paling Efektif?

Cara Mencegah Virus Cacar Monyet, Pemberian Vaksin Paling Efektif?

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 15:31 WIB

Penyakit Cacar Monyet Sedang Menjangkit Eropa dan Amerika, Berikut Cara Mengenali Gejalanya

Penyakit Cacar Monyet Sedang Menjangkit Eropa dan Amerika, Berikut Cara Mengenali Gejalanya

Riau | Jum'at, 20 Mei 2022 | 14:46 WIB

Cara Penularan Cacar Monyet, Waspadai Kontak Langsung dan Cairan Tubuh

Cara Penularan Cacar Monyet, Waspadai Kontak Langsung dan Cairan Tubuh

Health | Jum'at, 20 Mei 2022 | 14:46 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB