Kenali Ciri-Ciri Kelenjar Getah Bening Bermasalah, Langkah Awal untuk Deteksi Kanker

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 01 Juni 2022 | 13:44 WIB
Kenali Ciri-Ciri Kelenjar Getah Bening Bermasalah, Langkah Awal untuk Deteksi Kanker
Ilustrasi kelenjar getah bening yang terganggu. (Pexels)

Suara.com - Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem yang berguna untuk melawan virus, kuman, dan zat beracun lain di dalam tubuh yang disebut dengan sistem limfatik. Ada kalanya, kelenjar getah bening juga mengalami infeksi, atau bahkan kanker. Maka dari itu penting untuk mengetahui ciri-ciri kelenjar getah bening bermasalah, sehingga bisa lekas diatasi.

Sialnya, gangguan getah bening yang biasa dialami terbagi dalam dua perbedaan ekstrim, satu akibat infeksi ringan hingga menengah, dan kedua akibat kanker getah bening. Untuk membedakan keduanya, Anda bisa menyimak ciri-ciri kelenjar getah bening bermasalah atau terganggu akibat dua penyebab tersebut.

Ciri-Ciri Kelenjar Getah Bening Terinfeksi

Ketika mengalami infeksi pada kelenjar getah bening, tanda-tanda yang akan muncul antara lain sebagai berikut.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Munculnya benjolan di bagian tubuh tertentu (ketiak, leher, selangkangan) yang terasa lunak namun nyeri jika disentuh
  • Demam
  • Batuk
  • Berkeringat di malam hari
  • Sakit tenggorokan
  • Tubuh terasa lemas
  • Pilek

Infeksi ini dipicu penyakit tertentu, misalnya saja, infeksi telinga, ISPA, atau TB kelenjar. Idealnya setelah infeksi teratasi, benjolan yang muncul akan menghilang dengan sendirinya. Namun ketika benjolan tak kunjung hilang, ada baiknya Anda segera ke dokter untuk penanganan lebih serius.

Ciri-Ciri Kelenjar Getah Bening mengalami Kanker

Untuk kelenjar getah bening yang terkena kanker, maka gejala atau ciri-cirinya akan sebagai berikut.

  • Benjolan di bagian tubuh tertentu, dan ketika disentuh terasa keras namun tidak nyeri
  • Rasa lemas yang terus menerus
  • Kulit gatal
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Penurunan berat badan secara signifikan tanpa alasan jelas
  • Sesak napas

Kondisi kanker ini tentu lebih serius daripada infeksi yang dijelaskan pada poin pertama. Maka dari itu, ketika dialami ciri tersebut, Anda harus segera ke dokter dan mendapatkan penanganan medis profesional. Semakin cepat penanganan diberikan, semakin besar pula kesempatan untuk lekas pulih.

Diagnosis yang tepat oleh dokter akan memberikan kesempatan sembuh yang lebih besar. Maka dari itu, kenali ciri-ciri kelenjar getah bening bermasalah, dan lekas periksakan ke dokter ketika ciri yang muncul terasa lebih serius. Semoga bermanfaat, dan selamat beraktivitas!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi 3 Suplemen Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker, Simak Kata Ahli

Konsumsi 3 Suplemen Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker, Simak Kata Ahli

Health | Rabu, 01 Juni 2022 | 08:05 WIB

Minum Kopi Justru Turunkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung, Ini Kata Ahli

Minum Kopi Justru Turunkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung, Ini Kata Ahli

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 21:10 WIB

Studi Pastikan Konsumsi Kopi dalam Jumlah Wajar Tak Hanya Baik Bagi Kesehatan Fisik Tetapi Juga Mental

Studi Pastikan Konsumsi Kopi dalam Jumlah Wajar Tak Hanya Baik Bagi Kesehatan Fisik Tetapi Juga Mental

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 18:25 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB