Anak SD di Tasikmalaya Meninggal Usai Dibully, Simak Dampak Bullying Bagi Kesehatan Mental

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Jum'at, 22 Juli 2022 | 14:29 WIB
Anak SD di Tasikmalaya Meninggal Usai Dibully, Simak Dampak Bullying Bagi Kesehatan Mental
Ilustrasi Bully pada Anak (Pexels.com/RODNAE Productions)

Suara.com - Bocah berinisial F yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) Tasikmalaya, Jawa Barat meninggal dunia karena depresi. Diduga bocah itu mengalami perundungan dari teman-temannya dengan cara dipaksa menyetubuhi kucing.

F menuruti perkataan mereka karena diduga sudah sering di-bully. Parahnya, adegan itu direkam di ponsel teman-temannya lalu disebarkan hingga jadi viral.

Aksi bullying memang bisa menimbulkan berbagai efek negatif bagi para korban bahkan sampai merenggut nyawa seperti yang terjadi pada bocah SD di Tasikmalaya tersebut. Mental korban pun otomatis juga terganggu akibat bullying.

Yuk simak dampak bullying bagi kesehatan mental berikut ini.

Dampak Bullying Bagi Korban

Perilaku bullying dapat menimbulkan berbagai efek negatif seperti halnya:

  • Gangguan mental mulai dari sensitif, rasa marah yang meluap-luap, depresi, rendah diri, cemas, kualitas tidur menurun, keinginan menyakiti diri sendiri hingga bunuh diri. 
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Tidak semangat berangkat ke sekolah
  • Prestasi belajar menurun
  • Menarik diri dari lingkungan sosial sehingga tak bisa berinteraksi dengan orang lain
  • Menjadi perundung juga atau melakukan balas dendam

Korban bullying juga kerap merasa tidak aman, terutama saat berada di lingkungan yang memungkinkan terjadinya perundungan. Dampak tersebut pun kemungkinan besar akan terbawa sampai dewasa. 

Bukan hanya kesehatan psikologis, efek negatif bullying juga dapat terlihat dari keluhan fisik seperti sakit kepala, sakit perut, otot jadi tegang, jantung berdetak kencang hingga nyeri kronis.

Perubahan Perilaku Sebagai Tanda-Tanda Anak Dibully

Pada umumnya anak-anak yang dibully akan berbohong dan menyembunyikan fakta soal perundungan yang dialami. Oleh karenanya sebagai orangtua, harusnya bisa jeli mengamati perubahan tingkah laku anak seperti:

  • Nafsu makan berkurang
  • Tiba-tiba tidak punya teman atau menghindari interaksi sosial
  • Barang-barang miliknya sering hilang atau hancur
  • Susah tidur
  • Kabur dari rumah
  • Terlihat stres saat pulang sekolah atau usai mengecek ponselnya
  • Muncul luka di tubuhnya

Dampak Kasus Bullying Bagi Pelaku

Bukan hanya korban, aksi bullying juga berdampak buruk terhadap si perundung. Pelaku bullying di usia remaja berisiko mengalami masalah psikologis jangka panjang. Bahkan gangguan tersebut bisa terbawa hingga dewasa jika tidak ditangani dengan tepat.

Perundung dapat tumbuh menjadi sosok yang tidak bahagia. Mereka juga tak bisa mengendalikan emosinya sehingga akan kesulitan untuk membangun hubungan sosial. 

Sama seperti korban kasus bullying, pelaku juga berisiko memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, bunuh diri, depresi, kecemasan, dan gangguan kepribadian antisosial. 

Seperti diketahui, bullying merupakan tindakan yang sangat merugikan bukan hanya bagi korban tapi juga pelakunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Bocah SD di Tasikmalaya Meninggal Usai Dibully, Ini Gejala Depresi pada Anak

Kasus Bocah SD di Tasikmalaya Meninggal Usai Dibully, Ini Gejala Depresi pada Anak

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 14:18 WIB

Belajar dari Kasus Bullying Siswa SD di Tasikmalaya, Psikolog Ingatkan Pentingnya Peka Terhadap Tanda Depresi  Anak

Belajar dari Kasus Bullying Siswa SD di Tasikmalaya, Psikolog Ingatkan Pentingnya Peka Terhadap Tanda Depresi Anak

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 13:53 WIB

Terduga Pelaku Perundungan Anak di Tasikmalaya Juga Wajib Diberi Pendampingan Agar Tidak Depresi

Terduga Pelaku Perundungan Anak di Tasikmalaya Juga Wajib Diberi Pendampingan Agar Tidak Depresi

Jabar | Jum'at, 22 Juli 2022 | 09:40 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua bila Mengetahui Anak Terkena Perundungan?

Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua bila Mengetahui Anak Terkena Perundungan?

| Jum'at, 22 Juli 2022 | 08:00 WIB

Desak Polisi Serius Usut Kasus Bocah SD Meninggal Usai Dipaksa Sebutuhi Kucing, KPAI: Bukan Perundungan Biasa

Desak Polisi Serius Usut Kasus Bocah SD Meninggal Usai Dipaksa Sebutuhi Kucing, KPAI: Bukan Perundungan Biasa

Sumbar | Jum'at, 22 Juli 2022 | 06:15 WIB

Terkini

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB