Atta Halilintar Sakit DBD, Begini Perawatan di Rumah Sakit Agar Cepat Sembuh

Minggu, 21 Agustus 2022 | 19:58 WIB
Atta Halilintar Sakit DBD, Begini Perawatan di Rumah Sakit Agar Cepat Sembuh
Atta Halilintar terbaring di RS. (Instagram/@attahalilintar)

Suara.com - Atta Halilintar dikabarkan tengah sakit demam berdarah dengue (DBD). Suami Aurel Hermansyah itu kini tengah dirawat di rumah sakit.

"Iya (positif DBD), baru hari kedua di sini (rumah sakit)," ungkap Aurel dikutip dari YouTube KH Infotainment, Minggu (21/8/2022).

Aurel menyebut Atta kemungkinan akan dirawat di rumah sakit selama seminggu ke depan.

Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menularkan virus dengue. (Sumber: Shutterstock)
Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menularkan virus dengue penyebab demam berdarah. (Sumber: Shutterstock)

"Kata dokter sih bisa sampai seminggu," jelasnya.

Aurel pun baru akan mengecek lagi kondisi suaminya. Sebab kondisi terakhir, demam sang suami mencapai 40 derajat dan trombositnya rendah.

Demam tinggi dan teombosit rendah memang termasuk gejala khas dari penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut. Gejala lainnya bisa menyebabkan sakit kepala, hilang nafsu makan, mual dan muntah. Kondisi itu ditandai dengan ruam kemerahan, nyeri di bagian belakang mata, nyeri otot, dan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Biasanya gejala tersebut baru muncul pada hari keempat hingga ke 10 pasca digigit nyamuk.

Dikutip dari Alodokter, pasien demam berdarah umumnya memang bisa sembuh dalam waktu sekitar 1 minggu. Tetapi, pada beberapa kasus, kondisi pasien dapat memburuk dan bisa berakhir dengan syok.

Pengobatan demam berdarah di rumah sakit ditargetkan untuk meredakan gejala dan menghindari komplikasi. Pasien biasanya akan diminta beristirahat penuh dan menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan banyak minum air agar tidak dehidrasi.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Ungkap Kondisi Terkini Atta Halilintar, Harus Dirawat di RS Selama Sepekan

Tidak harus selalu air mineral, pemenuhan cairan juga bisa dilakukan dengan konsumsi makanan berkuah maupun jus buah, seperti jus kiwi. Penelitian mengungkapkan bahwa jus kiwi bermanfaat untuk membantu menaikkan trombosit dan mencegah penurunan sel darah putih saat demam berdarah.

Pemenuhan cairan dan nutrisi tubuh juga bisa ditopang dengan pemberian infus, terutama bila pasien kesulitan makan dan minum.

Selain memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dokter juga akan memberikan obat penurun demam maupun obat untuk mengatasi keluhan lain selama sakit. Pemantauan jumlah trombosit, hematokrit, dan tanda-tanda perdarahan akan terus dilakukan secara rutin sebagai evaluasi pengobatan demam berdarah.

Dengan melakukan perawatan yang tepat dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi saat demam berdarah, pasien bisa segera sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI