Omicron XBB Merebak, Kemenkes Minta Seluruh Provinsi di Indonesia Batasi Izin Konser

Kamis, 10 November 2022 | 19:10 WIB
Omicron XBB Merebak, Kemenkes Minta Seluruh Provinsi di Indonesia Batasi Izin Konser
Ilustrasi konser musik dibatasi karena Covid-19 kembali melonjak. (Pexels/Activedia)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sambut baik kebijakan Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang batasi izin konser karena lonjakan Covid-19 kembali terjadi. Apalagi, setelah merebaknya subvarian Omicron XBB di Indonesia.

Dikatakan Juru Bicara Kemenkes, dr. Moh Syahril, ia berharap kebijakan ini tidak hanya dilakukan Dinkes DKI Jakarta, tapi juga provinsi lain yang membatasi acara pemicu kerumunan seperti konser.

"Kemenkes sangat setuju sangat senang, karena memang harus dilakukan oleh seluruh yang terkait, dan terimakasih kepada DKI, bahwa bukan hanya DKI, seluruh provinsi harus pintar-pintar, harus bijaksana dalam melakukan ini," ujar Syahril saat konferensi pers, Kamis (10/11/2022).

Apa Itu Omicron XBB dan Gejalanya? (Unsplash)
Apa Itu Omicron XBB dan Gejalanya? (Unsplash)

Syahril mengatakan pembatasan kerumunan perlu dibatasi, karena selain berisiko tinggi tularkan Covid-19 tapi juga ada potensi kerusuhan bila kerumunan tidak diatur dengan baik, seperti beberapa kasus kerusuhan yang memakan korban ratusan jiwa baik di dalam dan luar negeri.

"Artinya apa, kerumunan yang begitu besar bukan saja akan menyebabkan penularan atau masalah Covid-19, kita lihat beberapa kerusuhan terjadi akibat kerumunan yang tidak bisa diatur dengan baik," ungkap Syahril.

"Jadi syukur alhamdulillah, kalau ini dikaitkan dengan pembatasan itu, memang kita mengawal," lanjutnya.

Ilustrasi konser dibatasi karena kasus Covid-19. (Pexels/roneferreira)
Ilustrasi konser dibatasi karena kasus Covid-19. (Pexels/roneferreira)

Sementara itu, per 10 Novembar 2022 kasus XBB di Indonesia tercatat 48 kasus yang tersebar di beberapa provinsi, meskipun ada beberapa provinsi yang masih belum ditemukan. Tapi tidak menampik beberapa varian lain yang juga kasusnya melonjak.

"Tapi ini lagi digencarkan pemeriksaan squencing yang sedang dirawat baik itu diisolasi ataupun di ruang ICU," papar Syahril.

Dari sisi gejala varian XBB yang lebih dulu ditemukan di Singapura itu, dipastikan punya gejalan yang cukup ringan tapi bisa menular dengan cepat.

Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 Naik, Pemkot Jogja Siapkan Antisipasi Khusus Jelang Libur Akhir Tahun

"Kemudian gejalanya lebih ringan dari BA4 maupun BA5, tapi memang ada yang dirawat tapi sebagian besar diisolasi mandiri, yang dirawat ada juga yang sembuh," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI