Keren dan Informatif, Film Pendek Ini Ajak Masyarakat Lawan Hoaks Tentang Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 05 Januari 2023 | 20:52 WIB
Keren dan Informatif, Film Pendek Ini Ajak Masyarakat Lawan Hoaks Tentang Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga
Ilustrasi Vaksin Booster - vaksin covid-19. (Freepik) 

Suara.com - Berakhirnya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak berarti pencegahan Covid-19 lewat vaksinasi dihentikan. Pemerintah tetap mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi, khususnya booster, demi terbentuknya kekebalan tubuh.

Namun, tidak bisa dipungkiri hingga kini masyarakat belum sepenuhnya melakukan vaksinasi booster. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, cakupan vaksin Covid-19 dosis ketiga hingga Desember 2022 baru mencapai 29,11 persen.

Masih sedikitnya angka yang melakukan vaksinasi ketiga ini karena adanya ketidakpercayaan masyarakat. Selain itu, munculnya hoaks yang beredar di masyarakat juga menjadi pendorong angka vaksinasi dosis ketiga masih rendah.

Program Officer Komunikasi Vaksin Covid-19 Masyarakat Anti Fitnah Indonesia atau MAFINDO, Nuril Hidayah mengatakan, data MAFINDO mencatat, hingga Agustus 2022, masih ditemukan 153 hoaks yang 36,7 persennya mengangkat sentimen vaksin. Oleh sebab itu, hingga kini angka vaksinasi Covid-19 dosis ketiga masih sedikit.

“Dalam analisis kami, hoaks sangat berdampak pada kepercayaan publik terhadap vaksin,” ucap Nuril Hidayah, dalam Peluncuran Film Pendek ‘Katanya!?’, Kamis (5/1/2022).

MAFINDO bekerja sama dengan CISDI, PURPOSE, dan Catchlight Pictures membuat film pendek berjudul “Katanya!?” yang diluncurkan Kamis (5/1/2022). (Dok. Fajar/Suara.com)
MAFINDO bekerja sama dengan CISDI, PURPOSE, dan Catchlight Pictures membuat film pendek berjudul “Katanya!?” yang diluncurkan Kamis (5/1/2022). (Dok. Fajar/Suara.com)

Oleh sebab itu, dalam mengajak masyarakat agar terhindar dari hoaks serta melakukan vaksinasi Covid-19, MAFINDO bekerja sama dengan CISDI, PURPOSE, dan Catchlight Pictures membuat film pendek berjudul “Katanya!?”.

Film yang diperani komedian dari Jawa Barat, Iyang Dharmawan sebagai Pak Yana dan Ceu Popon sebagai Bu Iroh ini mengajak masyarakat agar tidak termakan dengan hoaks.

Sutradara film pendek “Katanya!?”, Luhki Herwanayogi mengatakan, film yang dibuat sengaja menampilkan kehidupan masyarakat sehari-hari agar bisa relate. Syuting film ini dilakukan di wilayah Gunung Putri, Bogor dengan melibatkan masyarakat lokal yang turut andil.

Dalam film tersebut, menceritakan Bu Iroh yang melakukan investigasi mengenai berbagai isu hoaks terkait vaksin booster. Sementara itu, Bu Iroh juga meyakinkan sang suami, Pak Yana untuk melakukan vaksin dosis ketiga.

baca juga

Film ini juga diharapkan dapat memberikan pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya mencegah hoaks yang berbeda. Selain itu, masyarakat juga bisa memiliki keinginan untuk melakukan vaksinasi dosis ketiga.

“Kami mengambil ide cerita film dari insights yang kami temukan di masyarakat. Penggunaan bahasa Sunda yang kental dan alur cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari kami harapkan dapat menarik perhatian penonton untuk menangkap pesan tentang pentingnya vaksin dan menangkal hoaks,” jelas Luhki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Tifa Nyinyir Masih Wajib Booster Covid-19 Walau PPKM Dicabut: Bisnis Tetap Lanjut!

Dokter Tifa Nyinyir Masih Wajib Booster Covid-19 Walau PPKM Dicabut: Bisnis Tetap Lanjut!

News | Selasa, 03 Januari 2023 | 13:49 WIB

Alasan Luhut Minta Vaksinasi COVID-19 Tetap Dilakukan Meski Status PPKM Dicabut

Alasan Luhut Minta Vaksinasi COVID-19 Tetap Dilakukan Meski Status PPKM Dicabut

Bisnis | Senin, 02 Januari 2023 | 13:54 WIB

Dekatkan Akses Layanan Booster Ke Pasar, Dinkes Sleman: Pedagang Tidak Perlu Libur untuk Antre Vaksin Ke Puskesmas

Dekatkan Akses Layanan Booster Ke Pasar, Dinkes Sleman: Pedagang Tidak Perlu Libur untuk Antre Vaksin Ke Puskesmas

Jogja | Jum'at, 30 Desember 2022 | 15:41 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×