Tips Hadapi Lansia Sering Tantrum Seperti Anak Kecil, Mesti Tahu Nih

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 20 Maret 2023 | 11:30 WIB
Tips Hadapi Lansia Sering Tantrum Seperti Anak Kecil, Mesti Tahu Nih
Ilustrasi lansia yang menderita demensia/Alzhaimer (Freepik/freepik)

Suara.com - Orang tua yang sudah lanjut usia atau lansia kerap kali mengalami perubahan emosi yang drastis. Kondisi itu bisa menyebabkan sikap mereka jadk sulit dipahami oleh anggota keluarga yang lebih muda. 

Psikolog Tara de Thouars menjelaskan bahwa memasuki usia lanjut, manusia memang bisa alami perubahan sikap secara ekstrim dari satu sisi ke sisi lainnya. 

"Bisa menolak tua jadi akan merasa, 'saya tetap kuat, gak mau minum obat karena kalau minum obat menandakan tua, lemah'. Atau titik ekstrim lainnya yang menjadi putus asa, depresi, merasa tidak berguna. Dua titik ekstrim itu gak ideal," kata Tara saat konferensi pers bersama Anlen di Jakarta, Rabu (15/3/2023).

Ilustrasi Lansia Wirausaha (Pixabay.com/nanik)
Ilustrasi Lansia Wirausaha (Pixabay.com/nanik)

Selain itu, lansia juga kerap bertingkah seperti anak-anak yang mudah tantrum. Bila sudah begitu, Tara menyarankan untuk mengenali terlebih dahulu emosi yang paling dominan dirasakan oleh lansia. 

Sebab, emosi yang dirasakan oleh mereka sebenarnya dampak dari stres akibat berbagai perubahan fisik dan lainnya yang terjadi secara normal akibat penuaan. Sehingga tidak semua lansia bisa menerima perubahan kondisi tersebut.

"Yang perlu kita perhatikan adalah emosi apa yg paling dominan, apakah cemas, marah, atau sedih. Karena mengatasi ketiga emosi itu caranya berbeda," ujarnya.

"Kalau lagi banyak cemas, misalnya 'aduh harus nabung banyak nih, nanti kalau aku sakit gimana'. Ketika menghadapi orang yang sedang cemas yang dibutuhkan adalah rasa aman," jelas Tara.

Rasa aman yang diberikan, lanjut Tara, bisa dengan menenangkan orang tua dan memberinya penjelasan kalau kecemasan yang mereka pikirkan belum tentu terjadi. 

Sementara itu, apabila dominan rasa sedih, umumnya orang tua akan merasa putus asa, depresi, hingga tidak berguna. 

baca juga

"Kalau seperti itu kita perlu angkat orang tua kita. 'Mama itu masih hebat, lho. Mama masih jago masak, aku aja gak bisa masak'," contoh Tara.

Apabila orang tua lebih dominan marah, menurut Tara, biasanya disebabkan karena belum bisa menerima kondisinya yang sudah mencapai lansia. 

"Kalau seperti itu yang bisa dilakukan adalah bantu orang tua untuk accept. 'Gak apa-apa tua juga, gak apa-apa kok, mah. Aku kan tetap sayang mama'. Jadi bagaimana kita perlakukan orang bisa dilihat dari emosinya," pungkasnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanda Penuaan yang Sering Dianggap Remeh, Padahal Gejala Diabetes yang Tersembunyi

5 Tanda Penuaan yang Sering Dianggap Remeh, Padahal Gejala Diabetes yang Tersembunyi

Health | Sabtu, 04 Maret 2023 | 14:52 WIB

Pelaku Gesek Kelamin ke Wanita di TransJakarta Tertangkap, Mufarok Ternyata Pekerja Harian Lepas di Pospol Tambora

Pelaku Gesek Kelamin ke Wanita di TransJakarta Tertangkap, Mufarok Ternyata Pekerja Harian Lepas di Pospol Tambora

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 16:03 WIB

Sempat Sempoyongan Sambil Tenteng Kresek Hitam, Pria Lansia Tewas Terlentang di Trotoar Tambora

Sempat Sempoyongan Sambil Tenteng Kresek Hitam, Pria Lansia Tewas Terlentang di Trotoar Tambora

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 10:29 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×