Ibu Ida Dayak Banjir Pasien Patah Tulang, Memang Berobat Ortopedi Susah Dijangkau Masyarakat?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 05 April 2023 | 17:50 WIB
Ibu Ida Dayak Banjir Pasien Patah Tulang, Memang Berobat Ortopedi Susah Dijangkau Masyarakat?
Ida Dayak (YouTube/Petualangan Ibu Dayak)

Suara.com - Fenomena viral pengobatan Ibu Ida Dayak kasus patah tulang hingga lumpuh menggunakan minyak urut, membuat publik bertanya-tanya apakah pelayanan ortopedi di Indonesia sangat terbatas?

Hal ini benarkan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI), Prof. Dr. dr. Ferdiansyah, Sp.OT(K), bahwa Indonesia kekurangan spesialis ortopedi dan sebarannya belum merata.

"Sekarang jumlah ortopedi itu ada 1400 atau 1500, dengan rasio penduduk Indonesia kita memang belum banyak. Jadi memang salah satunya kurang rasio dokter jadinya berobat ke alternatif," jelas Prof. Ferdiansyah dalam acara diskusi virtual, Rabu (5/4/2023).

Selain kekurangan dokter, Prof. Ferdiansyah juga mengatakan mayoritas dokter ortopedi hanya terkonsentrasi di Jakarta, dan belum banyak menyebar ke daerah lain.

Foto X-ray patah tulang kaki. (Shutterstock)
Foto X-ray patah tulang kaki. (Shutterstock)

Inilah sebabnya mantan Ketua Kolegium Ortopedi dan Traumatologi, pemerintah punya kewajiban mendorong produksi dokter spesialis ortopedi semakin banyak. Selanjutnya para dokter ortopedi ini harus disebar secara merata di seluruh Indonesia.

"Dua-duanya (jumlah dokter dan pemerataan) ini kurang," tegas Prof. Ferdiansyah.

Kurangnya pengetahuan masyarakat, pengobatan ortopedi bisa menggunakan BPJS Kesehatan juga turut andil membuat masyarakat beralih ke pengobatan alternatif seperti Ibu Ida Dayak.

"Dengan BPJS, ke rumah sakit ke terapis lebih gampang. Saya merasakan dulu dengan sekarang, jumlah pasien kita meningkat, pemerintah punya BPJS, masalah baiya teratasi dan tidak perlu keluar biaya," paparnya.

Selain akses pelayanan ortopedi yang terbatas, Prof. Ferdiansyah juga tidak menampik pengobatan alternatif seperti Ibu Ida Dayak, dianggap jadi harapan terakhir karena tidak bisa diobati oleh medis.

baca juga

Contohnya lumpuh karena saraf kejepit, lumpuh karena stroke dimana bantuan tindakan medis sudah tidak bisa diatasi.

"Kita sadar dulu backgroundnya, diterapi dengan pengobatan saat ini belum bisa disembuhkan. Orang seperti ini pasti akan mencari cara lain supaya bisa sembuh," tutup Prof. Ferdiansyah.

Sebelumnya, Ibu Ida Dayak curi perhatian publik karena kemampuannya mengobati orang sakit dengan cara yang tak biasa. Berdasarkan informasi yang beredar, ibu Ida Dayak dikatakan bisa menyembuhkan patah tulang, tidak bisa bicara atau bisu, saraf kejepit, hingga stroke.

Dalam video yang beredar di media sosial, para pasien yang datang ke pengobatan alternatif Ibu Ida Dayak itu bahkan dilaporkan sembuh dan kembali normal dalam waktu yang singkat.

Dalam proses pengobatan itu, ibu Ida Dayak hanya memakai minyak Bintang berwarna merah khas Kalimantan. Selain itu, ia juga melakukan tarian khusus yang menambah kesan ajaib untuk menyembuhkan pasiennya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Syahrini Hamil Berkat Pengobatan Ibu Ida Dayak, Benarkah?

CEK FAKTA: Syahrini Hamil Berkat Pengobatan Ibu Ida Dayak, Benarkah?

Metro | Rabu, 05 April 2023 | 15:23 WIB

Terkuak, Ini Trik Ida Dayak yang Dibongkar Pesulap Merah : Tentang Cairan Minyak itu. . .

Terkuak, Ini Trik Ida Dayak yang Dibongkar Pesulap Merah : Tentang Cairan Minyak itu. . .

Sumedang | Rabu, 05 April 2023 | 15:11 WIB

Apa Itu Minyak Bintang? Ramuan yang Dipakai Ida Dayak dalam Pengobatan Alternatifnya

Apa Itu Minyak Bintang? Ramuan yang Dipakai Ida Dayak dalam Pengobatan Alternatifnya

Your Say | Rabu, 05 April 2023 | 15:11 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×