Transformasi Rumah Sakit: Bagaimana Digitalisasi Selamatkan Pasien dan Tingkatkan Efisiensi?

Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 20 Juni 2025 | 01:17 WIB
Transformasi Rumah Sakit: Bagaimana Digitalisasi Selamatkan Pasien dan Tingkatkan Efisiensi?
Transformasi Rumah Sakit: Bagaimana Digitalisasi Selamatkan Pasien dan Tingkatkan Efisiensi? (Dok. Bethsaida Hospital)

Suara.com - Di tengah kemajuan teknologi yang pesat, sektor kesehatan tak bisa lagi bertumpu pada sistem konvensional. Transformasi digital kini menjadi keniscayaan, bukan hanya demi efisiensi operasional, tetapi juga untuk keselamatan pasien dan kualitas layanan medis

Salah satu bukti nyata dari pentingnya digitalisasi rumah sakit dapat dilihat dari pencapaian Bethsaida Hospital Serang, yang baru saja meraih validasi HIMSS EMRAM (Electronic Medical Record Adoption Model) Tingkat 6 pada 12 Juni 2025.

Pencapaian ini sangat berarti, karena menandakan bahwa rumah sakit tersebut telah memiliki sistem digital yang terintegrasi secara menyeluruh. Apalagi Bethsaida Hospital Serang juga termasuk dalam lima besar rumah sakit di Indonesia yang telah mencapai tingkat maturitas digital tinggi. 

Lebih luar biasa lagi, validasi ini berhasil diraih hanya dalam waktu enam bulan menjadikannya salah satu proses tercepat di Indonesia. Lalu, mengapa hal ini penting?

Pertama, digitalisasi rumah sakit memungkinkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih real-time, terintegrasi, dan berbasis data. Sebagai contoh, Bethsaida Hospital Serang telah menerapkan sistem rekam medis elektronik (EMR) yang memudahkan tenaga medis mengakses riwayat pasien secara instan. 

Hal ini sangat penting dalam proses diagnosis, penentuan terapi, dan pemantauan kondisi pasien secara menyeluruh, sehingga keputusan medis dapat diambil dengan lebih cepat dan akurat.

Kedua, digitalisasi meningkatkan keselamatan pasien. Sistem yang digunakan Bethsaida Hospital Serang termasuk closed loop administration, di mana pemberian obat, darah, dan ASI Perah (ASIP) diawasi secara digital dengan teknologi pemindaian QR code. 

Ini memastikan akurasi dalam enam aspek penting pemberian obat—termasuk tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis. Ditambah dengan clinical decision support, sistem ini akan memberi peringatan otomatis jika ada potensi alergi, interaksi obat berbahaya, atau kondisi khusus pasien seperti kehamilan.

Ketiga, digitalisasi mempercepat respons medis. Dengan Computerized Physician Order Entry (CPOE), dokter dapat langsung memasukkan instruksi medis ke sistem, yang kemudian diteruskan ke unit terkait tanpa harus melalui proses manual yang memakan waktu dan rawan kesalahan. 

Ini juga dapat mempercepat pemberian tindakan dan mengurangi kemungkinan miskomunikasi antar staf medis. Keempat, pemanfaatan data analitik dalam sistem digital membuka peluang besar untuk pengambilan keputusan berbasis bukti. 

Data pasien yang terdokumentasi dengan baik memungkinkan analisis tren penyakit, efektivitas pengobatan, hingga evaluasi performa klinis, yang semuanya berdampak pada perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan.

Menurut Prof. dr. Hananiel P. Wijaya, MM, M.Sc, CIA, selaku CEO Bethsaida Healthcare, pencapaian HIMSS Tingkat 6 ini bukan sekadar pengakuan prestise, tetapi bagian dari visi besar institusi untuk terus berinovasi dalam pelayanan kesehatan. 

“Kami berkomitmen untuk mempercepat pemulihan pasien dan meningkatkan efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi,” tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa Bethsaida Hospital Gading Serpong sedang disiapkan untuk mengikuti jejak serupa.

dr. Tirtamulya Juandy, Direktur Bethsaida Hospital Serang, menambahkan bahwa sistem digital telah membawa dampak signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan di lapangan. 

“Alur pemeriksaan menjadi lebih sederhana, risiko kesalahan berkurang drastis, dan pengalaman pasien menjadi lebih personal,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Raih Gold FIFA Forward, Bukti Nyata Transformasi Sepak Bola Indonesia?

PSSI Raih Gold FIFA Forward, Bukti Nyata Transformasi Sepak Bola Indonesia?

Your Say | Rabu, 18 Juni 2025 | 16:40 WIB

Transformasi JAKI Diapresiasi Daerah Lain, Jakarta Kini Jadi Rujukan Inovasi Layanan Publik

Transformasi JAKI Diapresiasi Daerah Lain, Jakarta Kini Jadi Rujukan Inovasi Layanan Publik

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 08:25 WIB

Aleph Resmi Gantikan MediaDonuts, Perkuat Transformasi Digital di Kawasan Asia Pasifik

Aleph Resmi Gantikan MediaDonuts, Perkuat Transformasi Digital di Kawasan Asia Pasifik

Tekno | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:11 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB