Bukan Cuma Kabut Asap, Kini Hujan di Jakarta Juga Bawa 'Racun' Mikroplastik

M. Reza Sulaiman

Minggu, 23 November 2025 | 10:10 WIB
Bukan Cuma Kabut Asap, Kini Hujan di Jakarta Juga Bawa 'Racun' Mikroplastik
Ilustrasi hujan di Jakarta mengandung mikroplastik. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Penelitian BRIN menunjukkan setiap tetes hujan di Jakarta mengandung mikroplastik, rata-rata 15 partikel per meter persegi.
  • Sumber mikroplastik tersebut berasal dari serat pakaian sintetis, debu ban kendaraan, dan sisa pembakaran sampah.
  • Ancaman utama mikroplastik adalah kemampuan membawa zat kimia berbahaya yang dapat masuk ke jaringan tubuh manusia.

Suara.com - Fenomena hujan mikroplastik di Jakarta mengungkapkan bahwa polusi plastik kini telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan. Partikel plastik yang tidak terlihat ini tidak hanya mencemari laut, tanah, dan sungai, tetapi kini juga turun langsung dari langit.

Berikut adalah serba-serbi dari temuan terbaru yang perlu kamu ketahui:

1. Setiap Tetes Hujan di Jakarta Kini Mengandung Mikroplastik

Penelitian dari BRIN menemukan bahwa setiap tetes hujan yang turun di Jakarta kini membawa partikel-partikel mikroplastik yang tidak terlihat oleh mata.

Dalam semua sampel air hujan yang diuji, para peneliti selalu menemukan jejak plastik dengan rata-rata 15 partikel per meter persegi.

2. Asalnya dari Kehidupan Kita Sehari-hari

Mikroplastik ini ternyata berasal dari aktivitas kita sehari-hari, seperti:

  • Serat pakaian sintetis yang terkelupas saat kita mencuci.
  • Debu ban kendaraan yang tergerus di jalanan.
  • Sisa-sisa dari pembakaran sampah plastik yang berembus ke udara.

Ketika partikel-partikel ini terbawa oleh angin dan bercampur dengan uap air, mikroplastik akan ikut turun kembali saat hujan, menciptakan sebuah siklus pencemaran yang tidak terlihat.

3. Bukan Airnya yang Bahaya, tapi 'Penumpangnya'

Yang sebenarnya perlu kita waspadai dari hujan di Jakarta bukanlah airnya, melainkan partikel-partikel plastik mikroskopis yang "menumpang" di dalamnya.

Mikroplastik ini bisa membawa berbagai zat kimia berbahaya seperti ftalat, bisfenol A (BPA), dan logam berat.

4. Ancaman Serius bagi Kesehatan Tubuh

Riset-riset internasional menunjukkan bahwa mikroplastik mampu masuk dan menetap di dalam tubuh manusia, seperti di dalam aliran darah, menempel di jaringan paru-paru, sistem pencernaan, hingga bahkan di dalam plasenta ibu hamil.

5. Sumber Paparan Terbesar Bukan dari Hujan, tapi Makanan & Minuman

Meskipun hujan mikroplastik terdengar menakutkan, sumber paparan terbesar sebenarnya datang dari makanan dan minuman kita.

Banyak dari kita yang tanpa sadar menelan mikroplastik setiap kali minum air dari botol sekali pakai atau saat membeli makanan panas yang langsung dituangkan ke dalam wadah plastik.

6. Solusinya Ada di Tangan Kita Sendiri

Penanganan mikroplastik tidak bisa hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah atau riset saja. Perubahan harus dimulai dari diri kita sendiri, seperti:

  • Membawa botol minum sendiri daripada membeli air kemasan.
  • Membawa wadah makan sendiri saat jajan.
  • Tidak membakar sampah sembarangan.
  • Memilih produk-produk yang lebih ramah lingkungan.

(Muhamad Ryan Sabiti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Musim Hujan, Pemprov DKI Alokasikan Rp3,89 Triliun untuk Mitigasi Banjir

Hadapi Musim Hujan, Pemprov DKI Alokasikan Rp3,89 Triliun untuk Mitigasi Banjir

News | Sabtu, 22 November 2025 | 14:07 WIB

Brasil Minta Duit Miliaran Dolar Buat Jaga Hutan, tapi Izin Tambang Jalan Terus

Brasil Minta Duit Miliaran Dolar Buat Jaga Hutan, tapi Izin Tambang Jalan Terus

News | Jum'at, 21 November 2025 | 15:34 WIB

Banjir Bukan Takdir: Mengapa Kita Terjebak dalam Tradisi Musiman Bencana?

Banjir Bukan Takdir: Mengapa Kita Terjebak dalam Tradisi Musiman Bencana?

Your Say | Jum'at, 21 November 2025 | 12:06 WIB

Waduh! Studi Temukan Bukti Hewan Ternak Makan Sampah Plastik, Bahayanya Apa Buat Kita?

Waduh! Studi Temukan Bukti Hewan Ternak Makan Sampah Plastik, Bahayanya Apa Buat Kita?

Health | Jum'at, 21 November 2025 | 10:34 WIB

Butuh Waktu 8 Bulan, Bagaimana Proses Pengujian BBM Bobibos?

Butuh Waktu 8 Bulan, Bagaimana Proses Pengujian BBM Bobibos?

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 14:03 WIB

5 Rekomendasi Jas Hujan Anti Bocor, Awet dan Praktis untuk Hijabers

5 Rekomendasi Jas Hujan Anti Bocor, Awet dan Praktis untuk Hijabers

Lifestyle | Kamis, 20 November 2025 | 11:04 WIB

Terkini

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB