Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Dinda Rachmawati

Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
Ilustrasi Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes (Freepik)
baca 10 detik
  • Pakar farmasi Asia Pasifik dan P&G Health meluncurkan pedoman deteksi dini neuropati perifer bagi apoteker komunitas.
  • Pedoman ini bertujuan mengatasi rendahnya diagnosis neuropati perifer pada pasien diabetes melalui skrining praktis metode MEDIC.
  • Apoteker berperan sebagai garda terdepan untuk melakukan identifikasi risiko, pemberian konseling, serta kolaborasi medis bagi pasien.

Permasalahan lain yang sering terjadi adalah praktik swamedikasi yang tidak tepat. Banyak pasien mengonsumsi vitamin B tanpa dosis yang sesuai, sehingga tidak memberikan manfaat optimal, bahkan berisiko memperburuk kondisi. 

Dr. Kenny James P. Merin, Akademisi di Lyceum of the Philippines University Davao (Filipina) sekaligus penulis kontributor menekankan pentingnya peran apoteker dalam hal ini. 

“Langkahnya jelas: identifikasi risiko, skrining, memberikan konseling, mempertimbangkan vitamin B dosis terapeutik bila perlu, lalu melakukan tindak lanjut secara konsisten. Dengan algoritma yang ada, apoteker dapat melakukan standardisasi layanan tanpa mengganggu alur kerja,” jelasnya.

Pendekatan yang tepat tidak berhenti pada pemberian terapi, tetapi juga pemantauan jangka panjang. Dr. Kitiyot Yotsombut, Dosen di Fakultas Farmasi Chulalongkorn University, Thailand, serta penulis kontributor menegaskan bahwa evaluasi berkala menjadi kunci keberhasilan penanganan. 

“Vitamin B neurotropik dengan dosis terapeutik ikut berperan dalam penanganan NP secara komprehensif jika diberikan dengan dosis dan durasi yang tepat. Pedoman ini menekankan pentingnya evaluasi ulang dalam 3–6 bulan, kewaspadaan terhadap tanda-tanda berbahaya, serta kolaborasi erat dengan dokter,” ujarnya.

Dengan adanya pedoman ini, diharapkan deteksi neuropati perifer pada pasien diabetes dapat dilakukan lebih cepat dan merata, terutama melalui apotek sebagai fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. 

Perubahan pendekatan dari reaktif menjadi proaktif menjadi kunci penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, sekaligus membantu pasien mempertahankan kualitas hidup yang lebih baik di tengah perjalanan penyakit diabetes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran

5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2026 | 08:00 WIB

Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan

Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:21 WIB

5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten

5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

×