Indotnesia - Lebaran 2022 diperkirakan akan jatuh pada Senin (2/5/2022). Selain puasa, amalan wajib yang harus dilakukan umat muslim saat Ramadhan adalah membayar zakat fitrah.
Menurut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) zakat fitrah adalah kewajiban yang harus dibayarkan oleh setiap muslim laki-laki dan perempuan, mulai dari anak-anak hingga dewasa untuk berbagi dengan orang kurang mampu agar sama-sama mendapatkan kebahagiaan di hari raya.
Pembayaran zakat fitrah bisa dibayarkan selama bulan puasa pada 1-30 Ramadhan hingga maksimal sebelum shalat Idul Fitri di masjid atau mushola terdekat. Untuk besarannya tiap orang memberikan beras atau bahan makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter.
Muzakki atau orang yang wajib mengeluarkan zakat juga harus memberikan yang terbaik. Kualitas makanan pokok wajib sama dengan apa yang dimakan sehari-hari atau bahkan lebih baik.
Sedangkan jika ingin membayar zakat dalam bentuk uang, nominalnya wajib disesuaikan dengan harga beras atau makanan pokok yang dikonsumsi pribadi.
Sedangkan BAZNAS melalui SK Ketua BAZNAS No. 10 Tahun 2022 tentang Zakat Fitrah dan Fidyah, menetapkan nominal sebesar Rp45.000,-/hari/orang untuk wilayah Ibukota DKI Jakarta dan sekitarnya sebagai nilai zakat fitrah 2022.
Meski merupakan kewajiban perorangan, pembayaran zakat fitrah dapat diwakilkan oleh anggota keluarga lain. Meski begitu, tentunya niat yang harus diucapkan berbeda. Dilansir dari Suara.com, berikut ini adalah doa yang wajib diniatkan saat melakukan pembayaran zakat fitrah:
Doa Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
“Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi farhan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Ta'ala.”
Doa Niat Zakat Fitrah untuk Keluarga
“Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimunii nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Ta'ala.”
Doa Niat Zakat Fitrah untuk Istri
“Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala.”