4 Tips Traveling Populer Ini Sudah Tak Relevan, Apa Saja?

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Kamis, 01 Agustus 2019 | 10:21 WIB
4 Tips Traveling Populer Ini Sudah Tak Relevan, Apa Saja?
Traveling berkualitas atau seadanya

Suara.com - Sebelum bepergian, ada kalanya kita akan mencari dan membaca beberapa tips traveling yang beredar di Internet.

Hal ini dilakukan agar kita merasa lebih siap untuk bepergian, juga yakin bahwa tak ada hal-hal penting yang terlupa.

Namun, seiring berjalannya waktu, rupanya ada beberapa tips traveling yang dulu populer namun tak lagi relevan.

Dilansir dari laman Reader's Digest, Suara.com telah merangkum beberapa tips traveling yang tak lagi relevan serta kebenaran di baliknya.

Apa saja tips traveling itu?

Ilustrasi penumpang pesawat naik duluan (Shutterstock)
Ilustrasi penumpang pesawat naik duluan (Shutterstock)

1. Udara di pesawat dapat membuat sakit

Salah satu tips dan saran yang banyak beredar di Internet adalah soal menjaga kesehatan di pesawat. Ini karena udara di pesawat dipercaya dapat membuat sakit.

Faktanya, udara di pesawat memang dapat membuat kulit terasa kering. Namun, udara di pesawat tidak membuat sakit karena telah melalui proses penyaringan berkali-kali.

Alih-alih, yang membuat kita sakit di pesawat sebenarnya adalah meja lipat, pintu kamar mandi, dan kursi yang mengandung banyak bakteri karena dipakai ratusan orang.

baca juga

2. Simpan uang di wadah atau kantong khusus

Demi keamanan, ada banyak tips traveling yang menyarankan agar kita membawa uang tunai dalam wadah atau kantong khusus, seperti dompet yang dikalungkan di leher atau tas pinggang.

Wajar saja, sebagai turis, ada kalanya jika kita merasa tidak aman saat berada di tempat asing.

Namun, ketahuilah bahwa membawa uang di kantong khusus hanya akan membuat kita terlihat makin mencolok. Selain itu, risiko kehilangan uang pun sebenarnya kurang-lebih sama di berbagai tempat.

Sebagai gantinya, bawalah uang tunai secukupnya dan simpan yang lain di kamar hotel. Atau, gunakan dompet biasa dan letakkan di kantung celana bagian depan.

Ilustrasi Wisatawan (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi Wisatawan (Pixabay/Free-Photos)

3. Pergi sepagi mungkin untuk menghindari keramaian

Siapa belum pernah mendengar tips traveling ini? Nyaris semua laman travel di Internet pasti kerap meminta kita untuk datang ke atraksi wisata sepagi mungkin demi menghindari antrean.

Namun, saking populernya tips ini, tentu ada banyak turis yang juga berpikiran serupa. Akibatnya, kita pun akan tetap dihadang antrean meski sudah datang pagi.

Terlebih untuk destinasi wisata populer dan ikonik, mustahil untuk tidak menemukan antrean atau keramaian sama sekali.

Solusinya, cobalah untuk datang pada waktu ketika turis malas berkunjung seperti pada siang hari untuk mengurangi jumlah keramaian.

4. Percaya pada pengetahuan warga lokal

Berapa banyak pengetahuan yang kita miliki soal daerah tempat tinggal kita sendiri? Saat ditanya turis, belum tentu kita bisa menjawab semuanya.

Hal yang sama berlaku bagi warga lokal di daerah yang kita kunjungi. Seringnya, mereka pun sama-sama tidak tahunya soal destinasi wisata yang ada.

Sebagai gantinya, cobalah tanya traveler lain yang juga berkunjung ke daerah yang sama. Atau, bertanyalah pada pihak hotel.

Di sisi lain, warga lokal dapat dijadikan sumber informasi yang lebih tepat untuk hal-hal seputar kuliner alih-alih tempat wisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:47 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 18:30 WIB

Panas dengan Asia Barat, Aljazair Blokir Wilayah Udara untuk Pesawat UEA

Panas dengan Asia Barat, Aljazair Blokir Wilayah Udara untuk Pesawat UEA

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:52 WIB

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Video | Selasa, 08 September 2026 | 15:30 WIB

Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya

Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:41 WIB

Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan

Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 08:35 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Pesawat Kargo Amazon Jatuh Hingga Tabrak Kendaraan di Bandara Miami, 5 Orang Tewas

Pesawat Kargo Amazon Jatuh Hingga Tabrak Kendaraan di Bandara Miami, 5 Orang Tewas

News | Senin, 07 September 2026 | 13:47 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×