Preservasi Sastra Bali, Yayasan Puri Kauhan Ubud Luncurkan 3 Buku Sastra Saraswati Sewana

M. Reza Sulaiman

Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:48 WIB
Preservasi Sastra Bali, Yayasan Puri Kauhan Ubud Luncurkan 3 Buku Sastra Saraswati Sewana
Ilustrasi Pura di Bali. [Alexandr Podvalny/Pexels]

Suara.com - Preservasi karya sastra menjadi salah satu langkah menjaga kelestarian budaya leluhur.

Inilah yang menjadi alasan Yayasan Puri Kauhan Ubud di Bali meluncurkan tiga bukus "Sastra Saraswati Sewana", yang merupakan kumpulan sastra Bali klasik dan modern.

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (21/10/2021), dijelaskan acara peluncuran buku yang dilaksanakan tepat pada hari istimewa umat Hindu yakni Buda Wage Warigadian nedeng Purnama Sasih Kalima, 20 Oktober 2021 ini, bertempat di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Buku pertama, "Sastra Saraswati Sewana, Pemarisuddha Gering Agung", memuat karya-karya terpilih dan karya nominasi para peserta Ajang Kreasi Sastra Saraswati Sewana.

Ilustrasi wisata Bali. (Envato)
Ilustrasi wisata Bali. (Envato)

Buku kedua, bertajuk “Mulat Sarira untuk Bali Bangkit, Pabligbagan Di Masa Pandemi” memuat catatan Pabligbagan Virtual (diskusi Virtual ), yang diselenggarakan Yayasan Puri Kauhan Ubud selama pandemi.

Buku ketiga, berjudul "Mai Mabasa Bali", memuat karya-karya Pemenang Lomba Kartun Strip Mai Mabasa Bali. Mai Mabasa Bali (Mari Menggunakan Bahasa Bali), merupakan event Yayasan Puri Kauhan Ubud yang dipimpin Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana untuk mengkampanyekan penggunaan bahasa Bali kepada masyarakat luas.

Acara peluncuran buku ini dihadiri berbagai kalangan, mulai dari Staf Khusus Presiden Bidang Kebudayaan Sukardi Rinakit, Wakil Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Denpasar, Para Rektor Perguruan Tinggi se- Bali, Panglingsir Puri dan Grya, Budayawan, hingga kepala lingkungan dan bendesa adat se-kelurahan Ubud, Gianyar.

Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Kun Adnyana menyampaikan bahwa acara ini merupakan gerakan kesadaran untuk mengembalikan sastra sebagai Ibu sekaligus "ulu" etos laku keseharian dalam menata masyarakat juga memajukan bangsa.

Kegiatan Sastra Saraswati Sewana ini menurutnya, bisa menjadi contoh dan tauladan untuk mengembalikan bagaimana poros imajinasi kita, bisa berangkat dari kekayaan khasanah susastra Nusantara.

baca juga

Rektor ISI Denpasar melanjutkan bahwa acara ini dapat merefleksikan, melihat kembali jejak keluhuran dan kebijaksaan tetua kita di masa lalu.

"Bagaimana mereka hidup, menjaga harmoni antar manusia, dengan alam, dan juga terjalinnya hubungan yang kohesif antar yang nyata dan yang tidak nyata," tutur I Wayan menjelaskan.

Koordinator Staf Khusus Presiden AAGN Ari Dwipayana selaku Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud menyampaikan bahwa peluncuran buku yang tepat dilaksanakan pada Buda nemu purnama yang disebut dengan Buda Kembang ini dimaknai sebagai kesempatan emas, waktu yang sangat tepat untuk menyadari sambungan tali rasa-kalbu-hati, antara pertiwi-tanah-tubuh dan candra/bulan.

Ari juga menekankan bahwa masyarakat Bali tidak cukup hanya merayakan budaya literasi, tetapi harus dilanjutkan dengan Sastra Paraga, membadankan sastra dalam pikiran, kata-kata, dan tindakan.

Dari Sastra Paraga inilah kemudian lahir Sastra Dresta. Sastra Dresta adalah sastra yang telah dijadikan cara pandang dan tindakan kolektif untuk memecahkan berbagai persoalan kalut dan kemelut hidup.

Hadir memberikan apresiasi atas peluncuran buku ini, tiga tokoh yang sangat intens mengamati perkembangan budaya Bali yaitu, Jean Couteau, Profesor Adrian Vickers dari Universitas Sydney dan Dr Graeme Macrae, lecturer dari Massey University.

Ketiga tokoh tersebut memberikan apresiasi atas upaya-upaya yang telah ditempuh Yayasan Puri Kauhan Ubud, dalam membangkitkan kecintaan masyarakat pada sastra dan aksara Bali. Sebuah upaya, yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Bali lainnya, untuk melakukan upaya bersama yang lebih konkrit dan efektif.

Acara yang diselenggarakan secara hybrid tersebut, juga menghadirkan dongeng mulat sarira yang dibawakan oleh Rukardi Rinakit dan Ayu Lakmi, serta ditutup dengan Pemutaran Teater Seni Sekala Niskala, karya sutradara muda berbakat Kamila Andiri dan koreografer Ida Ayu Wayan Arya Satyani.

Teater ini telah dipentaskan di Esplanade Theater Singapura pada tahun 2019 dan Asia Topa Melbourne di tahun 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun

Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:10 WIB

Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila

Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:29 WIB

Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan

Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 16:22 WIB

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB

Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD

Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:59 WIB

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:25 WIB

Ada Sentuhan Jeruk Bali di Menu yang Disantap Presiden Prabowo Bersama Putin

Ada Sentuhan Jeruk Bali di Menu yang Disantap Presiden Prabowo Bersama Putin

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 18:05 WIB

Prajurit Hadir di Miss Transgender Dunia Pakai Seragam Dinas, Mabes TNI Bakal Periksa dan Evaluasi

Prajurit Hadir di Miss Transgender Dunia Pakai Seragam Dinas, Mabes TNI Bakal Periksa dan Evaluasi

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:46 WIB

Terkini

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

×