Heboh Orang Dayak Medsos Protes Soal Pembangunan IKN, Ini 3 Tradisi Suku Dayak Kalimantan Paling Sakral

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 30 Oktober 2022 | 08:38 WIB
Heboh Orang Dayak Medsos Protes Soal Pembangunan IKN, Ini 3 Tradisi Suku Dayak Kalimantan Paling Sakral
Suku Dayak dari Kalimantan (pixabay)

Suara.com - Heboh di Twitter cuitan tentang suku Dayak disebut terbagi dua yakni suku Dayak asli dan suku Dayak medsos (media sosial).

Fenomena ini berasal dari cuitan Pegiat Medsos, Helmi Felis yang menuliskan adanya suku Dayak medsos yang selalu mendukung Presiden Jokowi memindahkan ibu kota Indonesia.

Ditambah Helmi menyematkan kabar, adanya suku Dayak yang tidak setuju pemindahan ibu kota, yang membuat sebanyak warganet mencuit suku Dayak lebih dari 15,4 ribu kali.

"Ada Dayak asli ada Dayak medsos, Dayak asli peduli lingkungannya, kalau Dayak medsos apapun keputusan Jokowi pasti setuju, yang kemarin setuju IKN itu Dayak medsos," ungkap @HelmiFelis_ dikutip suara.com, Jumat (28/10/2022).

Polemik ini membuat banyak netizen mencari tahu tentang suku Dayak, salah satunya tradisi adat suku Dayak yang menarik untuk disimak dan diketahui.

Berikut ini 3 tradisi suku Dayak, mengutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud):

1. Naik Dango atau Gawai Dayak

Gawai Dayak adalah upacara adat masyarakat kalimantan Barat atau Dayak Kanayatn yang dilakukan dari daerah Kabupaten Landak, Kabupaten Pontianak, hingga Kabupaten Sanggau untuk mensyukuri hasil panen padi yang melimpah.

Upacara ditandai dengan menyimpan seikat padi yang baru selesai di panen di dalam dango (lumbung padi) oleh setiap kepala keluarga masyarakat Dayak yang bertani atau berladang.

baca juga

Padi yang disimpan di dalam Dango nantinya akan dijadikan bibit padi untuk ditanam bersama-sama dan sisanya menjadi cadangan pangan untuk masa-masa paceklik. Selanjutnya, menimang padi dan diikuti dengan pemberkatan padi oleh ketua adat.

2. Tradisi Mamat atau Upacara Kemenangan

Tradisi ini dilakukan Suku Dayak Kenyah, Malinau, Kalimantan Utara, jadi upacara paling sakral karena merayakan kejayaan dan keberanian prajurit lelaki dalam menolak roh jahat.

Upacara ini dilakukan di bawah tugu Belawing. Tugu Belawing biasanya berukir, di pucuknya dibuat patung burung enggang yang sedang mengibaskan sayapnya sebagai lambing kedamaian dan kemenangan dalam peperangan.

Acara ini dilaksanakan apabila salah satu suku Kenyah menang dalam perang dan membawa beberapa kepala musuh, sehingga upacara ini juga sebagai penghormatan pada prajurit sebagai pilar pertahanan garis depan (Panyit nyipe).

3. Kancet Hudoq atau Tari Topeng

Dilakukan Suku Dayak Kenyah, Malinau, Kalimantan Utara berupa tari topeng yang dimainkan perempuan yang sudah berumur rerata di atas 50 tahun.

Setiap penari memakai topeng atau hudoq yang terbuat dari manic, diiringi musik jatung. Tujuannya tari ini adalah untuk menolak bala yang mungkin terjadi di desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Prabowo Instruksikan Karhutla Tidak Meluas ke Zona Inti IKN

Prabowo Instruksikan Karhutla Tidak Meluas ke Zona Inti IKN

Video | Selasa, 08 September 2026 | 15:45 WIB

Bukit Soeharto Kebakaran, Prabowo: Jangan sampai ke Zona Inti IKN

Bukit Soeharto Kebakaran, Prabowo: Jangan sampai ke Zona Inti IKN

News | Senin, 07 September 2026 | 15:39 WIB

Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan

Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 12:09 WIB

Tato Bukan Lagi Penghalang, Mengapa TNI Kini 'Buka Pintu' Lebar untuk Suku Dayak?

Tato Bukan Lagi Penghalang, Mengapa TNI Kini 'Buka Pintu' Lebar untuk Suku Dayak?

News | Kamis, 03 September 2026 | 18:49 WIB

Belajar Menjaga Hutan dari Pengetahuan Leluhur Dayak Iban Sungai Utik

Belajar Menjaga Hutan dari Pengetahuan Leluhur Dayak Iban Sungai Utik

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 17:24 WIB

Prabowo Minta Suku Dayak Diberi Akses Luas Masuk TNI, Menhan Siapkan Hak Istimewa

Prabowo Minta Suku Dayak Diberi Akses Luas Masuk TNI, Menhan Siapkan Hak Istimewa

Video | Selasa, 01 September 2026 | 20:15 WIB

MADN Keluarkan Imbauan Keras, Warga Dayak Diminta Hentikan Pembakaran di Tengah Ancaman Karhutla

MADN Keluarkan Imbauan Keras, Warga Dayak Diminta Hentikan Pembakaran di Tengah Ancaman Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Terkini

Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem

Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!

Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Mutasi Besar-besaran Pasca Jenderal Suyudi Jadi Kapolri, Kapolda Riau Diganti

Mutasi Besar-besaran Pasca Jenderal Suyudi Jadi Kapolri, Kapolda Riau Diganti

Riau | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain

Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

The Lost Horizon

The Lost Horizon

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:09 WIB

×