Cara Cegah Risiko Pernikahan Dini dan Kesehatan Mental, Peran Keluarga Paling Penting!

Riki Chandra

Rabu, 28 Agustus 2024 | 06:15 WIB
Cara Cegah Risiko Pernikahan Dini dan Kesehatan Mental, Peran Keluarga Paling Penting!
Ilustrasi pernikahan dini. [Solopos.com]

Suara.com - Pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi cepat, namun sebenarnya menyimpan banyak risiko, terutama bagi kesehatan mental dan fisik perempuan.

Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Kasandra A. Putranto, menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah pernikahan pada usia dini dan dampak-dampak negatif yang mungkin timbul.

Kasandra menjelaskan, pernikahan dini dapat diikuti dengan kehamilan pada usia muda, yang berpotensi menimbulkan risiko serius seperti masalah kesehatan reproduksi, konflik pernikahan yang bisa berujung pada perceraian, serta masalah psikologis yang dapat mempengaruhi pola asuh orang tua terhadap anak.

Kasandra menyoroti bahwa anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang positif cenderung memiliki wawasan lebih luas mengenai persiapan pernikahan.

"Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang positif cenderung memiliki pandangan yang lebih baik tentang pentingnya kesiapan fisik, mental, dan finansial dalam menjamin kualitas pernikahan," ujarnya, Selasa (27/8/2024).

Menurut Kasandra, keluarga memiliki peran krusial dalam menyediakan lingkungan yang sehat serta mengajarkan prinsip dan norma pernikahan kepada anak-anak sejak usia remaja. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, anak-anak akan mampu mengambil keputusan bijak terkait pernikahan di kemudian hari.

"Penting bagi orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya pendidikan untuk masa depan yang lebih baik, termasuk pendidikan akademik dan pendidikan seksual," tambah Kasandra. Pendidikan yang tepat akan membantu anak memahami reproduksi, hubungan, dan konsekuensi dari pernikahan pada usia dini.

Kasandra juga mengungkapkan bahwa perempuan yang menikah di usia muda lebih rentan mengalami masalah serius seperti keguguran, komplikasi saat melahirkan, hingga kematian karena organ tubuh yang belum siap untuk hamil dan melahirkan.

Selain itu, pernikahan dini dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan gangguan suasana hati, karena perempuan yang menikah muda sering merasa kehilangan masa remajanya.

"Pernikahan dini sering kali mengakibatkan hilangnya hak-hak anak, seperti hak mendapatkan pendidikan, hidup bebas dari kekerasan, dan perlindungan dari eksploitasi. Anak-anak yang menikah dini sering terpaksa menghadapi tanggung jawab yang tidak seharusnya mereka tanggung," ujar Kasandra.

Kasandra juga menekankan pentingnya keluarga untuk mengajarkan nilai-nilai tanggung jawab, komitmen, dan etika dalam hubungan. Dengan pendidikan yang tepat dan dukungan finansial dari keluarga, anak-anak dapat menyelesaikan pendidikan dan menjalani karier dengan baik sebelum memikirkan pernikahan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:06 WIB

Tuai Pro Kontra, Film Na Willa Dinilai Normalisasi Pernikahan Dini

Tuai Pro Kontra, Film Na Willa Dinilai Normalisasi Pernikahan Dini

Entertainment | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:00 WIB

Masih 16 Tahun, Adegan Ranjang Richelle Skornicki dengan Aliando di Pernikahan Dini Gen Z Dikecam

Masih 16 Tahun, Adegan Ranjang Richelle Skornicki dengan Aliando di Pernikahan Dini Gen Z Dikecam

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:34 WIB

Ulasan Novel Pengantin Remaja: Membuka Tabir Realita Pernikahan Dini

Ulasan Novel Pengantin Remaja: Membuka Tabir Realita Pernikahan Dini

Your Say | Senin, 12 Januari 2026 | 14:00 WIB

Novel With You: Tentang Pernikahan Dini dan Ujian Kesetiaan

Novel With You: Tentang Pernikahan Dini dan Ujian Kesetiaan

Your Say | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:05 WIB

Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan

Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan

News | Senin, 05 Januari 2026 | 11:36 WIB

Rahasia di Balik Adegan Dewasa Serial Pernikahan Dini Gen Z

Rahasia di Balik Adegan Dewasa Serial Pernikahan Dini Gen Z

Entertainment | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:45 WIB

Richelle Skornicki dan Adegan Dewasa di Pernikahan Dini Gen Z: Antara Akting dan Perlindungan Anak

Richelle Skornicki dan Adegan Dewasa di Pernikahan Dini Gen Z: Antara Akting dan Perlindungan Anak

Your Say | Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:42 WIB

Netflix Tayangkan Pernikahan Dini Gen Z, Pergeseran ke Format Sinetron karena Selera Pasar?

Netflix Tayangkan Pernikahan Dini Gen Z, Pergeseran ke Format Sinetron karena Selera Pasar?

Entertainment | Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×