Ribuan Demonstran Duduki Pusat Pemerintahan Taiwan

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 24 Maret 2014 | 02:18 WIB
Ribuan Demonstran Duduki Pusat Pemerintahan Taiwan
Demonstrasi menentang pemerintah di Taiwan (Reuters/Cheng Ko).

Suara.com - Ribuan demonstran menduduki pusat pemerintahan Taiwan, Minggu malam (23/3/2014). Mereka menggelar aksi menolak perjanjian dagang yang disepakati Taiwan dengna Cina, yang dinilai kontroversial.

Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou mengatakan perjanjian dengan Cina daratan sangat penting bagi kemakmuran negara kepulauan itu. Akan tetapi partai oposisi mengatakan bahwa perjanjian itu bisa merugikan perusahaan-perusahaan kecil dan sebagian penentang mengatakan perjanjian itu akan memberi ruang bagi Cina untuk memperluas pengaruhnya atas Taiwan.

Alih-alih menganggap Taiwan sebagai negara merdeka, Cina masih menganggap negara pulau itu sebagai salah satu provinsinya yang membangkang.

Tayangan televisi-televisi lokal menunjukkan para demonstran dan polisi berdesak-desakan, setelah beberapa orang memaksa masuk ke dalam gedung-gedung itu.

Laporan-laporan itu menyebutkan bahwa para demonstran membentengi pintu dan jendela di bangunan-bangunan itu dengan meja dan kursi. Mereka juga merampas komputer milik pimpinan kabinet. Setidaknya 13 orang terluka dalam kerusuhan itu.

Sementara sejak Selasa (18/3/2014) pekan lalu para demonstran telah berhasil menerobos masuk ke kompleks parlemen dan sejak itu mereka terus menduduki jalan-jalan di sekitar kompleks tersebut.

Jika parlemen menyetujui kesepakatan dagang itu pada 8 April mendatang, maka Cina akan diizinkan masuk ke 80 sektor usaha jasa di Taiwan, dan perusahaan-perusahaan Taiwan diizinkan masuk ke 64 sektor usaha di Cina.

"Ini sungguh demi masa depan perekonomian Taiwan," kata Ma, yang sejak 2008 telah menandatanganni sejumlah kesepakatan dagang dengan Cina.

Taiwan berubah dari pemerintahan diktator ke sistem demokrasi pada akhir 1980a dan kini menjadi salah satu negara paling demokratis di Asia.

Taiwan dan Cina berpisah sejak komunis mengambil alih kekuasaan di Cina pada 1949. Hubungan kedua negara membaik sejak Ma berkuasa pada 2008 dan terpilih kembali pada 2012. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI