Mubarok Akui Ada Uang Transportasi Buat DPC yang Pilih Anas

Laban Laisila | Suara.com

Senin, 14 Juli 2014 | 15:52 WIB
Mubarok Akui Ada Uang Transportasi Buat DPC yang Pilih Anas
Hakim Pengadilan Tipikor tolak eksepsi Anas Urbaningrum [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengungkapkan ada sejumlah uang yang disebar pada setiap pertemuan dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat, saat mencari dukungan buat memenangkan Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum Demokrat.

Dalam kesaksian di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibacakan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (14/7/2014), Mubarok yang juga bekas ketua tim pemenangan Anas mengatakan, uang transportasi sebesar Rp1 sampai 5 juta itu diberikan sebelum deklarasi pencalonan Anas.

Ada tiga pertemuan, yakni dua kali saat sebelum acara deklarasi pencalonan Anas sebagai Ketua Umum dan pada saat acara deklarasi Anas April 2010 di Hotel Sultan.

Namun Mubarok mengaku tidak mengetahui darimana asal muasal dana tersebut.

“Karena setelah rapat dan tahu programnya apa saja, dan dibutuhkan biaya. Maka setiap relawan dengan antusias berbicara untuk menghandel setiap bidangnya. Yang 1 saya, 2,3 dan seterusnya. Namun, dalam pelaksaannya saya tidak tahu, uang tersebut berasal darimana," ungkap Muabrok.

Kendati demikian Mubarok sendiri sempat meralat BAP dengan menyebut jumlah uang transportasi yang disebar hanya jumlah kisaran.

"Yang Mulia saya hanya mau memperbaiki sedkit, dimana Uang transportasi yang bisa ditolerir menurut pernyataan SBY itu sebelum Konggres dilaksanakan, dan kami menafsirnya bahwa itu sekitar 1-5 Juta,” ujar Mubarok.

Dalam dakwaan Anas, jaksa memaparkan adanya penerimaan duit Rp 84,515 miliar dan US$ 36,070 yang digunakan untuk persiapan pencalonan Anas sebagai Ketum Demokrat pada tahun 2010.

Menurut jaksa duit yang diterima digunakan antara lain untuk biaya posko tim relawan pemenangan Anas di Apartemen Senayan City Residence dan Posko II di Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, biaya deklarasi, iklan dan duit untuk para ketua DPC yang menjadi pendukung Anas.

Anas menjadi pesakitan setelah dituding terlibat dalam kasus proyek Hambalang, Bogor, dengan tudingan pencucian uang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mubarok Bantah Ritz Carlton dan Senci Residence Jadi Posko Timses Anas

Mubarok Bantah Ritz Carlton dan Senci Residence Jadi Posko Timses Anas

News | Senin, 14 Juli 2014 | 15:18 WIB

Anas Tak Pernah Bicara Biaya Kongres Demokrat

Anas Tak Pernah Bicara Biaya Kongres Demokrat

News | Senin, 14 Juli 2014 | 13:26 WIB

Bendum PDIP Bantah Terima Suap Proyek Hambalang

Bendum PDIP Bantah Terima Suap Proyek Hambalang

News | Jum'at, 11 Juli 2014 | 20:00 WIB

Divonis 4,5 Tahun, Teuku Bagus Berharap Jaksa Tak Banding

Divonis 4,5 Tahun, Teuku Bagus Berharap Jaksa Tak Banding

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 14:18 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB