Kisah Seorang Pelajar yang Selamat dari Amukan Taliban

Doddy Rosadi

Kamis, 18 Desember 2014 | 12:33 WIB
Kisah Seorang Pelajar yang Selamat dari Amukan Taliban
Seorang ibu menangisi anaknya yang tewas dalam serangan Taliban di Peshawar, Pakistan, (17/12). (Reuters/Zohra Bensemra)

Suara.com - Shahnawaz Khan (14 tahun) merupakan salah satu pelajar di Army Public School, Peshawar, Pakistan yang selamat dari aksi serangan enam anggota Taliban. Khan terkena peluru di bahunya dan kini tengah dirawat di rumah sakit.

Dia masih bisa menceritakan bagaimana para anggota Taliban itu dengan sadis membunuh rekan sekelasnya.

“Saya tengah belajar bahasa Inggris ketika mendengar suara tembakan. Namun, guru bahasa Inggris mengatakan  bahwa suara itu berasal dari kelas P3 dan suara itu itu mungkin berasal dari sebuah uji coba,” jelas Khan.

Namun, suara tembakan itu semakin lama semakin dekat dan Khan juga mendengar suara teriakan pelajar lainnya.

“Guru kami membuka pintu dan tiba-tiba kembali ke ruangan dan menyuruh kami berlindung di bawah meja. Dia berusaha mengunci pintu ketika seseorang mendorong pintu dari luar yang membuatnya terjatuh,” ujarnya.

Khan menjelaskan, ada dua laki-laki yang memakai baju tentara dan menenteng senjata AK-47 dan masuk ke ruangan. Mereka meminta siswa yang ada di kelas untuk tidak berisik.

Menurut dia, salah satu lelaki itu meminta delapan orang yang ingin dibebaskan untuk angkat tangan dan hampir semua siswa mengangkat tangannya.

“Mereka kemudian menunjuk delapan siswa pilihannya dan memaksa mereka untuk berdiri di depan dengan muka menghadap ke dinding. Mereka meminta kami untuk melihat,” ungkapnya. Mereka kemudian berbicara kepada guru kami,” Saksikan orang yang kalian cintai meninggal. Orang yang kami cintai juga tewas dengan cara yang sama.”

Lelaki yang memegang senjata kemudian melepaskan tembakan kepada delapan siswa tersebut. Beberapa langsung meninggal dan ada juga yang masih mengerang kesakitan.

“Laki-laki yang berdiri di dekat pintu kemudian meminta 8 orang lagi yang ingin mati terlebih dulu. Tidak ada yang angkat tangan dan mereka akhirnya menyeret dengan paksa,” ujarnya.

Ketika itulah, salah satu laki-laki itu mengatakan bahwa mereka harus segera meninggalkan ruangan karena ada tentara yang datang. Dua laki-laki bersenjata itu kemudian melepaskan tembakan dengan acak ke arah murid-murid di kelas itu.

“Saya terkena dua peluru di bahu. Saya mengambil tali sepatu dan berusaha menghentikan pendarahan tetapi saya justru pingsan dan terbangun sudah di rumah sakit,” jelasnya.

Cerita Khan tersebut dibenarkan oleh guru bahasa Inggris yang juga selamat dari serangan Taliban.

“Saya ingin membantu tetapi tidak ada yang bisa saya lakukan,” katanya.

Serangan bersenjata yang dilakukan kelompok Taliban menewaskan lebih dari 140 orang di mana sebagian besar adalah pelajar. (Emirates24/7).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Foto Guru yang Dibakar Taliban Demi Selamatkan Muridnya

Ini Foto Guru yang Dibakar Taliban Demi Selamatkan Muridnya

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 08:17 WIB

Taliban Afghanistan: Membunuh Anak-anak Bertentangan dengan Islam

Taliban Afghanistan: Membunuh Anak-anak Bertentangan dengan Islam

News | Rabu, 17 Desember 2014 | 15:33 WIB

Terkini

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel

Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:11 WIB

4 Pelembap Anti-Aging Bebas Pewangi agar Wajah Tetap Kencang Tanpa Iritasi

4 Pelembap Anti-Aging Bebas Pewangi agar Wajah Tetap Kencang Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Advokat Jordan Sitepu Nilai Tuntutan Mati Terhadap YH Tidak Didukung Bukti yang Cukup

Advokat Jordan Sitepu Nilai Tuntutan Mati Terhadap YH Tidak Didukung Bukti yang Cukup

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:57 WIB

5 Kebiasaan Tidur yang Bisa Bikin Wajah Awet Muda di Usia 50-an

5 Kebiasaan Tidur yang Bisa Bikin Wajah Awet Muda di Usia 50-an

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Merasa Difitnah Soal Video Call, Ruben Onsu Buat Dua Laporan ke Polda Metro

Merasa Difitnah Soal Video Call, Ruben Onsu Buat Dua Laporan ke Polda Metro

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Arti Mimpi Melihat Diri Sendiri, Benarkah Pertanda Punya Khodam Pendamping?

Arti Mimpi Melihat Diri Sendiri, Benarkah Pertanda Punya Khodam Pendamping?

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:50 WIB

OTT KPK di BNPB Jadi Operasi Tangkap Tangan ke-22 Sepanjang 2026

OTT KPK di BNPB Jadi Operasi Tangkap Tangan ke-22 Sepanjang 2026

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:48 WIB

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:44 WIB

×