Politisi PDIP Tanya Dasar Tim Independen Beri Masukan Jokowi

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 29 Januari 2015 | 12:13 WIB
Politisi PDIP Tanya Dasar Tim Independen Beri Masukan Jokowi
Pramono Anung (jaket hitam) [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung meminta Presiden Joko Widodo lebih mempercayai lembaga resmi negara dibandingkan Tim Konsultatif Independen untuk menyelesaikan kemelut KPK dan Polri.
 
"Saya sampaikan, ini pandangan Pramono, lebih baik mempercayai lembaga negara untuk menyelesaikan masalah," kata Pramono di DPR, Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Lembaga negara yang dimaksud Pramono ialah Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, DPR, dan DPD. 

Pramono menilai rekomendasi Tim Konsultatif Independen yang dibentuk Presiden Jokowi itu tidak obyektif.

"Kalau kita lihat statement (tim independen) sebelumnya itu sudah berpihak, tidak independen," kata Pramono.

Pramono juga mempertanyakan dasar hukum tim independen dalam memberikan rekomendasi kepada Kepala Negara.

"Saya menanyakan apa yang jadi dasar mereka menyampaikan rekomendasi. Mereka belum punya Keppres, atas dasar apa mereka bekerja? Ini urusan negara bukan urusan perseorangan," kata Pramono.

Sebelumnya, pengamat politik dari lembaga riset Populi Center, Usep S Achyar, menilai partai pendukung pemerintah yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat dan Presiden Jokowi berbeda pandangan dan kepentingan. Hal ini terlihat dari proses penunjukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi calon Kapolri.

"Selama ini antara partai dan Jokowi, punya pandangan yang beda. Jokowi sebenarnya tidak menyukai BG karena memang beliau (Jokowi) tahu bahwa BG sedang bermasalah," kata Usep kepada suara.com, Kamis (29/1/2015).

Perbedaan tersebut, kata Usep, ditegaskan lagi oleh pernyataan Ketua Tim Konsultatif Independen Buya Syafii Maarif di Istana Negara Jakarta, Rabu (28/1/2015). Buya mengatakan pengajuan Budi Gunawan sesungguhnya bukan inisiatif Presiden.

"Tanda (perbedaan) itu juga kelihatan dengan Jokowi membentuk Tim Konsultatif Independen. Jokowi ingin membangun kekuatan lain yang merepresentasikan kepentingan rakyat. Menurut saya itu bisa dibaca bahwa Jokowi membangun kekuatan baru di luar kekuatan partai (pendukungnya)," kata Usep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP: Jokowi yang Putuskan Budi Gunawan Jadi Kapolri, Bukan Mega

PDIP: Jokowi yang Putuskan Budi Gunawan Jadi Kapolri, Bukan Mega

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 12:08 WIB

Siang Ini, Jokowi dan Prabowo akan Bertemu

Siang Ini, Jokowi dan Prabowo akan Bertemu

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 11:56 WIB

Ini Alasan TNI Ditarik dari Area Pencarian Korban AirAsia

Ini Alasan TNI Ditarik dari Area Pencarian Korban AirAsia

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 11:45 WIB

PKS: Tim Independen Lapornya ke Presiden Saja, Jangan ke Publik

PKS: Tim Independen Lapornya ke Presiden Saja, Jangan ke Publik

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 11:31 WIB

Jokowi dan Partai Pendukung Berbeda Kepentingan

Jokowi dan Partai Pendukung Berbeda Kepentingan

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 11:16 WIB

Terkini

Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah melalui Kemudahan Regulasi bagi MBR

Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah melalui Kemudahan Regulasi bagi MBR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Beda Watak Scorpio Oktober vs November, Pengaruh Planet Bikin Sifatnya Kontras Banget!

Beda Watak Scorpio Oktober vs November, Pengaruh Planet Bikin Sifatnya Kontras Banget!

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Urutan Skincare Sariayu Putih Langsat yang Benar untuk Kulit Cerah Maksimal

Urutan Skincare Sariayu Putih Langsat yang Benar untuk Kulit Cerah Maksimal

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi

Prabowo Bakal Bangun Pacuan Kuda Berstandar Internasional di Sulawesi

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan

Ini Strategi Awal Appi Sebagai Ketua Partai Demokrat Sulawesi Selatan

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Langsung Panas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya

Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Langsung Panas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

×