Cara Unik Jepang Cegah KDRT karena Pengaruh Bir

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 14 Mei 2015 | 06:15 WIB
Cara Unik Jepang Cegah KDRT karena Pengaruh Bir
Tatakan bir anti kekerasan dalam rumah tangga (Yaocho Bar Group)

Suara.com - Sebuah komunitas kreatif di Tokyo, Yaocho Bar Group membuat inovasi unik soal kampanye anti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang disebab kan kepada pengaruh minuman keras atau bir. Kampanye itu dilakukan justru di dalam sebuah bar.

Yaocho mendesain beer coasters atau tatakan gelas bir yang bergambar seorang perempuan bermuka penuh luka. Luka lebam dimata dan mulut itu diakibatkan pukulan.

Tatakan bir itu diberi nama 'The Violence Coasters'. Isi pesannya, si pelanggan bar harus bertanggungjawab atas apa yang mereka minum.

Dalam beer coasters itu dituliskan pesan "Jangan biarkan minum berlebihan berakhir dalam kekerasan dalam rumah tangga".

Kampanye itu juga dilakan dalam sebuah video yang diunggah di Youtube. Dalam video itu menggambarkan orang-orang yang muntah, dan mabuk berlebihan setelah menenggak minuman keras.

Daily Mail melansir, banyak orang di belahan dunia mengimpikan untuk tinggal di Jepang. Jepang dianggap negara yang aman. Namun nyatanya tidak. Di kehidupan sosial, banyak penduduk Jepang di Tokyo berbuat sesuka hati saat mabuk. Mereka bahkan memukul, bahkan tidur di jalanan. (Daily Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bir Dilarang di Minimarket, Sofyan: Biar Orang Indonesia Bermoral

Bir Dilarang di Minimarket, Sofyan: Biar Orang Indonesia Bermoral

Bisnis | Senin, 20 April 2015 | 14:34 WIB

Kemendag: Daerah Wisata Diperbolehkan Jual Bir, Asalkan...

Kemendag: Daerah Wisata Diperbolehkan Jual Bir, Asalkan...

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 19:05 WIB

Ahok akan Bangun Toko Khusus Bir di Jakarta

Ahok akan Bangun Toko Khusus Bir di Jakarta

News | Kamis, 16 April 2015 | 18:29 WIB

Miras di Indonesia Lebih Murah Ketimbang Singapura dan Malaysia

Miras di Indonesia Lebih Murah Ketimbang Singapura dan Malaysia

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 17:32 WIB

PKS Dukung Ahok Bangun Toko Bir Khusus

PKS Dukung Ahok Bangun Toko Bir Khusus

News | Kamis, 16 April 2015 | 16:53 WIB

Ini Cerita Pengalaman Ahok dan Djarot Minum Bir

Ini Cerita Pengalaman Ahok dan Djarot Minum Bir

News | Kamis, 16 April 2015 | 22:24 WIB

PKS: Kalau Bir Dilarang, Buat Tempat Penjualan Khusus

PKS: Kalau Bir Dilarang, Buat Tempat Penjualan Khusus

News | Sabtu, 11 April 2015 | 06:15 WIB

Taufik: Kasih Tahu Ahok, Bir Itu Haram

Taufik: Kasih Tahu Ahok, Bir Itu Haram

News | Sabtu, 11 April 2015 | 01:32 WIB

Polemik Bir, PKS: Emang Ahok Majelis Ulama?

Polemik Bir, PKS: Emang Ahok Majelis Ulama?

News | Jum'at, 10 April 2015 | 17:40 WIB

Ingin Berat Badan Turun Cepat? Berhentilah Minum Bir

Ingin Berat Badan Turun Cepat? Berhentilah Minum Bir

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2015 | 17:04 WIB

Terkini

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:49 WIB

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:27 WIB

Vonis Banding, Kerry Adrianto Kena Tambahan Uang Pengganti Rp 10,5 Triliun

Vonis Banding, Kerry Adrianto Kena Tambahan Uang Pengganti Rp 10,5 Triliun

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:25 WIB

Namanya Terseret Kasus BGN, Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah!

Namanya Terseret Kasus BGN, Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:14 WIB