Lagi, Presiden Jokowi Disarankan Merombak Tim Ekonomi

Arsito Hidayatullah

Minggu, 28 Juni 2015 | 05:53 WIB
Lagi, Presiden Jokowi Disarankan Merombak Tim Ekonomi
Presiden Jokowi saat bicara tentang target pertumbuhan ekonomi Indonesia, akhir 2014 lalu. [Antara]

Suara.com - Pengamat ekonomi Didik J Rachbini mengharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera merombak Tim Ekonomi dalam Kabinet Kerja, guna menggenjot pertumbuhan ekonomi di negeri ini.

"Perombakan (Tim Kerja Ekonomi) sudah sangat mendesak untuk menggairahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya, saat menjadi pembicara dalam panel diskusi yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nusa Tenggara Timur (NTT), di Kupang, Sabtu (27/6/2015).

Menurut Didik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada level 4,7 persen hingga posisi Juni 2015, merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan negara lain seperti Cina, Thailand dan India.

"Ini sebuah ancaman serius yang tidak bisa dipandang enteng, karena diproyeksikan akan terus menurun," katanya, sembari menambahkan bahwa hal yang sama juga terjadi pada kinerja ekspor dan impor Indonesia.

Didik mengatakan, nilai ekspor Indonesia dalam tahun 2015 diperkirakan berada pada titik -0,5 persen, atau turun dari tahun sebelumnya yang berada pada level -0,8 persen.

Sementara untuk nilai impor, diperkirakan berada pada posisi -2,2 persen dalam tahun 2015. Sedangkan tahun sebelumnya berada pada posisi -0,6 persen.

Dalam konteks nilai tukar rupiah dan posisi cadangan devisa yang dimiliki, kata Didik lagi, memang masih dalam batas toleransi, di mana cadangan devisa masih sangat tersedia untuk menutup nilai tukar rupiah yang terus anjlok hingga pada posisi Rp12.500 per dolar AS.

Mencermati kondisi tersebut, Presiden Jokowi dinilai perlu segera melakukan pembenahan dan evaluasi total terhadap maju-mundurnya kinerja perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di negara ini. Dalam hal ini, Didik mengimbau Presiden Jokowi segera memperbaiki visi ekonomi bangsa yang diperankan oleh Tim Ekonomi dalam Kabinet Kerja.

"Menurut saya, tidak ada jalan lain bagi Presiden Jokowi, kecuali sesegera mungkin merombak Tim Ekonominya dalam Kabinet Kerja, untuk menggairahkan pasar," katanya menegaskan.

Secara makro, ujar Didik, semua data pertumbuhan ekonomi tersebut bukan merupakan sebuah musibah besar. Namun menurutnya, ancaman ke arah itu sudah ada, sehingga perlu ada perbaikan.

"Angka pengangguran di Indonesia saja saat ini mencapai tujuh juta orang. Ini harus bisa segera diatasi, agar tidak mengganggu pertumbuhan sektor lainnya," katanya.

Didik menilai, para menteri bidang ekonomi Kabinet Kerja belum mampu menaikkan perjuangan bangsa dan negara untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya dengan wujud memajukan pertumbuhan ekonomi nasional. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa

Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:14 WIB

Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik

Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik

Video | Kamis, 09 April 2026 | 10:02 WIB

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:03 WIB

Menkeu Purbaya Pamer Topi '8%' Sambil Lempar Bola Panas: Target Presiden, Bukan Saya!

Menkeu Purbaya Pamer Topi '8%' Sambil Lempar Bola Panas: Target Presiden, Bukan Saya!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:19 WIB

Meski Ada Menkeu Purbaya, Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Tetap Gelap

Meski Ada Menkeu Purbaya, Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Tetap Gelap

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:43 WIB

Rapor Merah Tim Ekonomi Prabowo: 6 Menteri Ini Dinilai Layak Di-reshuffle, Siapa Saja?

Rapor Merah Tim Ekonomi Prabowo: 6 Menteri Ini Dinilai Layak Di-reshuffle, Siapa Saja?

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 17:29 WIB

Sri Mulyani Tetapkan Target Ambisius: Ekonomi RI Dibidik Tumbuh 5,4% di 2026, Langkah Awal Menuju 8%

Sri Mulyani Tetapkan Target Ambisius: Ekonomi RI Dibidik Tumbuh 5,4% di 2026, Langkah Awal Menuju 8%

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 14:21 WIB

Rekam Jejak Abraham Samad, Kini Terjerat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rekam Jejak Abraham Samad, Kini Terjerat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Video | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Jokowi Bilang SBY Negarawan, Demokrat Anggap Polemik 'Partai Biru' Selesai

Jokowi Bilang SBY Negarawan, Demokrat Anggap Polemik 'Partai Biru' Selesai

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:54 WIB

Kecam Pengadu Domba, Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi

Kecam Pengadu Domba, Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi

Video | Kamis, 31 Juli 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:49 WIB

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:42 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:05 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

×