Aset DKI Hilang, Ahok Telisik Ada PNS BPKAD 'Bermain'

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2015 | 12:21 WIB
Aset DKI Hilang, Ahok Telisik Ada PNS BPKAD 'Bermain'
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama luncurkan Transjakarta baru. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menemukan banyak aset DKI Jakarta yang hilang. Itu lantaran aset disewakan, ataupun dipakai swasta tanpa izin.

Ahok menganalisa ini terjadi lantaran ada pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI yang memainkan kepemilikan aset DKI untuk diberikan ke pihak ketiga atau swasta.

Hal itu dikatakan Ahok ketika menanggapi temuan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Prasetio melakukan sidak ke PT. Korea World Center Indonesia di jalan Kayu Putih Raya No.1, Pulo Mas, Jakarta Timur, yang dilakukan pada Senin (13/7/2015) kemarin.

Ketika sidak, Prasetio menemukan aset berupa lahan pemprov yang disewa perusahaan swasta dan telah disalahgunakan. Pasalnya perusahaan itu menjalin kerjasama dengan badan usaha milik daerah (BUMD) PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk dibangun gedung pusat kebudayaan Korea. Namun, kenyataan di lapangan lahan 2,1 hektare didirikan bangunan-bangunan komersil. Seperti, swalayan, kafe, dan musik room.

"Itu mah nggak heran di Jakarta, makanya sekarang bisa menang nggak (jika digugat ke pengadilan)?" ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/7/2015).

"Itu yang saya curigain, ada oknum di BPKAD main juga, ini kan kayak mafia. Kamu bayangkan, di DKI kamu nggak ada surat cuma berani gugat DKI. Di pengadilan DKI nggak bisa tunjukan yang asli. Terus hakim putuskan kamu yang menang. Berati ada persengkokolan," tuding Ahok.

Dikatakan Ahok, banyak aset milik DKI yang surat-suratnya tidak jelas. Untuk itu Pemprov DKI membutuhkan kajian jika ingin menggugat aset yang kini telah jatuh pada pihak ketiga.

Kata Ahok banyak aset DKI hilang sebelum kepemimpinan Sutiyoso di akhir tahun 90-an. Dia mengatakan Pemprov sering kalah jika menggugat ke pengadilan lantaran ada mafia peradilan yang bersekongkol dengan oknum PNS DKI Jakarta.

"Sebuah lahan fotocopy (surat-suratnya) DKI ada. Tapi nggak diakui hakim. Makanya itu yang saya bilang mafia pengadilan, makanya kita mau coba menguasakan. Memang aset hilang dari jaman saya? Itu dari jaman sebelum Sutiyoso. Kita tahu nih aset yang bermasalah, tapi bisa menang nggak di pengadilan, itu yang jadi masalah," jelas Ahok.

Terkait temuan ketika sidak ketua DPRD, Prasetio mengaku akan segera memproses pengusaha Direktur Utama PT. Korea World Center Indonesia Gi Man Song tersebut maupun dari PT. Jakpro terkait aset DKI yang disalahgunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Ahok: Bawalah Anggota Keluarga Sebanyak-banyaknya ke DKI

Pesan Ahok: Bawalah Anggota Keluarga Sebanyak-banyaknya ke DKI

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 11:31 WIB

Tindaklanjuti Audit BPK Soal RS Kanker, DPRD DKI Bentuk Panja

Tindaklanjuti Audit BPK Soal RS Kanker, DPRD DKI Bentuk Panja

News | Selasa, 14 Juli 2015 | 09:57 WIB

Jumpa Jokowi Bahas Kereta Cepat, Ahok: Kita Tak Terlalu Pusing

Jumpa Jokowi Bahas Kereta Cepat, Ahok: Kita Tak Terlalu Pusing

News | Senin, 13 Juli 2015 | 20:33 WIB

Canda Pilkada DKI, Ahok: Nasdem Tak Cukup, Apalagi Partai Idaman

Canda Pilkada DKI, Ahok: Nasdem Tak Cukup, Apalagi Partai Idaman

News | Senin, 13 Juli 2015 | 17:33 WIB

Usai Libur Lebaran, Ahok Akan Rampingkan PNS di Kepulauan Seribu

Usai Libur Lebaran, Ahok Akan Rampingkan PNS di Kepulauan Seribu

News | Senin, 13 Juli 2015 | 10:51 WIB

Ikut Mudik, Ini yang Dirindukan Ahok di Kampung Halaman

Ikut Mudik, Ini yang Dirindukan Ahok di Kampung Halaman

News | Senin, 13 Juli 2015 | 08:49 WIB

Soal Audit BPK, Ahok Semprot Sekretaris DPRD

Soal Audit BPK, Ahok Semprot Sekretaris DPRD

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 19:05 WIB

Ahok: BPK Bukan Badan Pencari Kesalahan Lho

Ahok: BPK Bukan Badan Pencari Kesalahan Lho

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 17:16 WIB

Ahok Lawan BPK, Djarot: Aku Nggak Ngerti Kasusnya Apa

Ahok Lawan BPK, Djarot: Aku Nggak Ngerti Kasusnya Apa

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 16:04 WIB

Tak Terima Hasil Audit, Ahok Minta BPK Carikan Tanah Harga Murah

Tak Terima Hasil Audit, Ahok Minta BPK Carikan Tanah Harga Murah

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 13:06 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB