Kota Ini Tetapkan Pantai dan Taman Umum Jadi Kawasan Bebas Rokok

Esti Utami | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 23 Juli 2015 | 10:55 WIB
Kota Ini Tetapkan Pantai dan Taman Umum Jadi Kawasan Bebas Rokok
Reklame Rokok di Indonesia. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Brighton bakal menjadi kota pertama di Inggris Kebijakan ini sedang dibahas saat ini. Jika Dewan Kota Brighton dan Hove menyetujui untuk memperpanjang larangan merokok yang telah ada, tentunya merokok di salah satu pantai paling populer di Inggris dan taman umum akan menjadi ilegal.

Sementara badan amal kesehatan memperjuangkan usulan pantai bebas asap rokok di Brighton, mereka pun telah bertemu dengan oposisi dari kelompok perokok.

Dewan kota akan menggelar pertemuan pekan ini dan memutuskan apakah mereka memerlukan konsultasi pada publik. Jika setuju, masa konsultasi selama 12 minggu akan dimulai besok. Proposal ini telah membuat marah para perokok.

"Perokok haruslah merokok dengan bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan orang lain di sekitar mereka. Tapi memperpanjang larangan merokok di ruang terbuka itu tidak perlu, tidak adil dan ini merupakan suatu serangan pada kebebasan individu," ujar Simon Clark direktur Forest Group, kelompok para perokok.

"Tidak ada bukti bahwa merokok di udara terbuka memicu risiko kesehatan bagi orang lain yang tidak merokok," tambahnya.

Ia menegaskan, tembakau adalah produk dan para perokok membayar 10 miliar poundsterling per tahun untuk pajak tembakau. Ini adalah jumlah yang melebihi biaya untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan merokok.

"Serangan terus-menerus pada gaya hidup masyarakat dan keresahan tidak berdasar tentang risiko bagi orang lain ini harus dihentikan," ujarnya.

Sejak Juli 2007 larangan merokok nasional telah membuat peraturan ilegal untuk mereka yang merokok di tempat kerja dan tempat umum yang tertutup. Larangan itu akan diperluas lebih jauh pada bulan Oktober, di mana merokok di mobil yang membawa anak-anak juga akan dilarang.

Merokok disebut sebagai penyebab utama kematian dini dan penyakit yang dapat dicegah di Inggris. Rokok juga dikaitkan dengan lebih dari 80.000 kematian per tahun. Deborah Arnott, chief executive dari ASH (Action on Smoking and Health), mengatakan langkah tersebut bisa menjadi baik untuk lingkungan serta kesehatan.

"Saat ini semakin banyak pemerintah daerah dan organisasi lain yang mencari cara untuk menyediakan lebih banyak tempat umum bebas asap rokok dalam menanggapi permintaan masyarakat," ujarnya.

Lapangan sepakbola dan stasiun kereta api sudah bebas asap rokok, dan kini area bermain anak-anak juga akan bebas asap rokok.

"Pantai yang bebas asap rokok juga bisa menyediakan lingkungan yang aman dan menyenangkan, terutama untuk anak-anak, begitupun bagi orang dewasa yang ingin menghindari paparan asap serta mengurangi jumlah sampah rokok di pantai yang tidak terurai cepat dan berbahaya bagi satwa liar," ujarnya. (dailymail.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan

Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:58 WIB

Survei IYCTC: Warga Jakarta Sepakat Wujudkan Kota Bebas Rokok, Termasuk Perokok Aktif

Survei IYCTC: Warga Jakarta Sepakat Wujudkan Kota Bebas Rokok, Termasuk Perokok Aktif

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 20:37 WIB

Kereta Api Bebas Rokok: Menjaga Kesehatan atau Mengurangi Kebebasan?

Kereta Api Bebas Rokok: Menjaga Kesehatan atau Mengurangi Kebebasan?

Your Say | Kamis, 28 Agustus 2025 | 09:37 WIB

Tanda-tanda Fisik Perokok Aktif yang Mudah Dikenali, Gigi Hitam dan Berisiko Kanker Mulut?

Tanda-tanda Fisik Perokok Aktif yang Mudah Dikenali, Gigi Hitam dan Berisiko Kanker Mulut?

Health | Senin, 03 Februari 2025 | 18:58 WIB

Indonesia Darurat Rokok, Bisakah Tobacco Harm Reduction Jadi Solusi?

Indonesia Darurat Rokok, Bisakah Tobacco Harm Reduction Jadi Solusi?

Lifestyle | Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:51 WIB

Bahaya! Pestisida dan Rokok Sama-sama Berisiko Tinggi Picu Kanker hingga Leukemia, Ini Faktanya

Bahaya! Pestisida dan Rokok Sama-sama Berisiko Tinggi Picu Kanker hingga Leukemia, Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2024 | 05:15 WIB

Pemerintah Diminta Larang Penjualan Rokok Eceran Di Warung: Anak-anak Kini Jadi Incaran Industri

Pemerintah Diminta Larang Penjualan Rokok Eceran Di Warung: Anak-anak Kini Jadi Incaran Industri

News | Senin, 22 Juli 2024 | 22:35 WIB

Gampang Dibeli, Murid SMP-SMA Bisa Habiskan Duit Jajan Rp 200 Ribu Seminggu Untuk Beli Rokok

Gampang Dibeli, Murid SMP-SMA Bisa Habiskan Duit Jajan Rp 200 Ribu Seminggu Untuk Beli Rokok

News | Senin, 22 Juli 2024 | 20:41 WIB

Kapok Vape! Permesta Dhyaz Kena Radang Paru-paru, Ini 6 Bahaya Rokok Elektrik

Kapok Vape! Permesta Dhyaz Kena Radang Paru-paru, Ini 6 Bahaya Rokok Elektrik

Health | Kamis, 07 Maret 2024 | 10:04 WIB

4 Bahaya Rokok Herbal Seperti Bisnis Ustad Solmed, Bikin Alergi Hingga Karsinogenik

4 Bahaya Rokok Herbal Seperti Bisnis Ustad Solmed, Bikin Alergi Hingga Karsinogenik

Health | Kamis, 01 Februari 2024 | 12:26 WIB

Terkini

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:28 WIB

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:26 WIB

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:20 WIB

Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan

Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:51 WIB

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:39 WIB

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:38 WIB

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:37 WIB

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:31 WIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:29 WIB