Beda Versi, Ini Cerita Ketua RW Saat Tangkap Pencabul Bocah

Kamis, 10 September 2015 | 18:38 WIB
Beda Versi, Ini Cerita Ketua RW Saat Tangkap Pencabul Bocah
Ketua RW 04,Bahrudin Alwi, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jalan Pejuang IV, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Bahrudin Alwi, Ketua RW 04, Kelurahan kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengungkap cerita yang sedikit berbeda dengan penuturan warga terkait penangkapan IW, tersangka pelaku tindak pencabulan terhadap anak-anak. Menurut warga, IW ditangkap setelah terlebih dahulu dipancing oleh Bahrudin, namun menurut sang Ketua RW, ceritanya agak sedikit berbeda.

"Bukan seperti itu, Bendahara saya yang datang panggil dia," kata Bahrudin saat ditemui di rumahnya di Kelapa Gading, Kamis (10/9/2015).

Penangkapan itu, kata Bahrudin, berawal dari laporan seorang ibu yang melihat si pelaku sedang memegangi alat kelamin seorang bocah laki-laki di dekat musala. Setelah menegur IW, si ibu melaporkan kejadian yang baru saja ia saksikan kepada Bahrudin sekitar pukul 19.00 WIB.

Karena khawatir IW kabur dan demi mencegah si pelaku jadi sasaran kemarahan warga, Bahrudin memilih memanggil IW lewat Bendahara RW. Bahrudin mengutus bendaharanya untuk menemui IW yang kebetulan juga dikenal oleh si bendahara.

"Sebenarnya, saya panggil dia itu, karena saya takut saja warga emosi dan main hakim sendiri, makanya saya bawa ke rumah. Kalau di kantor kan bisa saja, dipukul oleh mereka. Wajar kan kalau saya memanggil warga saya," kata Bahrudin kepada Suara.com.

Beruntung, bendaharanya itu tak butuh waktu lama untuk menemukan IW. Saat melihat yang bersangkutan di lorong Jalan Pejuang 4, si bendahara langsung memanggilnya.

"Wan, mau kemana? Mau sholat di Mushola kata IW. Kata Pak RW ke rumah dulu. Dan dia ke sini (rumah)," kata Bahrudin menceritakan percakapan IW dengan si bendahara.

Menurut warga, pelaku awalnya tidak mau mengakui perbuatannya. Tapi, menurut Bahrudin, IW langsung mengakui perbuatan bejatnya setelah ditanya olehnya.

"Sampai di rumah saya tanya, Wan benar nggak kami ngelakuin itu, dia jawab iya sambil mengangguk. Astafirullahazim, kata saya kamu tega sekali melakukan itu Wan," katanya.

Bahrudin mengatakan, pada saat IW ditanyai, sudah ada keluarga korban yang berkumpul di rumahnya. Mereka pun mencemooh IW. Bahkan, ada yang menyiramnya dengan air.

"Iya, keluarga korban banyak di rumah saya, ada yang bilang Ustad bejat, apalah yang lainnya. Tapi diam saja," lanjutnya.

IW pun, kata Bahrudin, tidak menaruh curiga saat diundang ke rumahnya. Kemudian, sekitar pukul 22.00 WIB, polisi datang dan mengamankan IW.

"Dia tidak curiga. kejadiannya jam empat, dilaporkan kepada saya jam tujuh malam. saya langsung panggil dia, ini kan kasus besar ya, jam sembilan saya telepon polisi, dan jam sepuluhan dibawa ke Polsek, saat keluar dari rumah ada warga yang sempat memukulnya," tutup Bahrudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI