Hungaria Klaim Tangkap Satu Teroris di Antara Para Pengungsi

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 17 September 2015 | 12:55 WIB
Hungaria Klaim Tangkap Satu Teroris di Antara Para Pengungsi
Polisi Hungaria menahan beberapa imigran asal Afghanistan di Desa Asttohatolom, Hungaria. (Reuters/Dado Ruvic)

Suara.com - Pihak berwajib Hungaria, hari Rabu (16/9/2015) menahan 29 orang pengungsi yang mencoba menyeberangi perbatasan masuk Hungaria dari Serbia. Pemerintah menyebut, salah satu diantara 29 yang ditangkap adalah teroris.

"Polisi juga menangkap seorang yang teridentifikasi sebagai teroris," kata penasihat keamanan Perdana Menteri Hungaria, Gyorgy Bakondi kepada televisi nasional M1.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh seorang juru bicara pemerintahan. Menurut si juru bicara, orang yang diduga teroris tercatat dalam data badan keamanan Hungaria.

Seperti diberitakan sebelumnya, suasana di penyeberangan perbatasan Hungaria-Serbia menjadi kacau setelah otoritas Hungaria menutup gerbang dan melarang para pengungsi masuk wilayah Hungaria. Bentrokan antara pengungsi dan petugas keamanan pun tak terelakkan. Polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan water cannon ke arah para pengungsi yang tak berdaya.

"Situasinya amat buruk di sana," kata Ahmad, (58) salah satu pengungsi asal Baghdad yang mencoba menyeberang ke Hungaria namun gagal.

Kini, dirinya berharap bisa punya peluang masuk negara-negara Uni Eropa dengan cara menyeberang lewat perbatasan Serbia-Kroasia.

"Begitu kami mendengar tentang rute ke Kroasia kami tidak menunggu lebih lama lagi. Saya ingin pergi ke Swedia untuk menemui keluarga saya. Saya berharap diperlakukan lebih baik di Kroasia," lanjut Ahmad.

Tindakan tegas pemerintah Hungaria dinilai brutal oleh Perdana Menteri Serbia, Aleksandar Vucic. Ia mendesak Uni Eropa segera campur tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

"Saya menyerukan kepada Uni Eropa untuk bergerak, agar anggotanya bertindak sesuai dengan nilai-nilai Eropa," kata Aleksandar Vucic.

"Jika Uni Eropa tidak segera bertindak, kami akan mencari cara untuk melindungi perbatasan kami dan norma-norma Eropa," sambungnya.

Pemerintah Serbia mengatakan akan menggandakan pasukan di perbatasan untuk membuat jarak antara pengungsi dengan pagar. Tujuannya tak lain untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan dengan polisi Hungaria. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran

Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 14:36 WIB

Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak

Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 19:40 WIB

Kasatgas Tito: Pengungsi Berkurang Signifikan dan Roda Ekonomi Kembali Berputar

Kasatgas Tito: Pengungsi Berkurang Signifikan dan Roda Ekonomi Kembali Berputar

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:16 WIB

Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang

Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 21:09 WIB

Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Menurun

Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Menurun

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:33 WIB

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Kasatgas Tito Makan Bareng Pengungsi di Dusun Seulemak

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Kasatgas Tito Makan Bareng Pengungsi di Dusun Seulemak

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:42 WIB

Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi

Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:46 WIB

Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra

Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:24 WIB

Terkini

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB