PKS Belum Mau Ikutan Revisi UU KPK

Tomi Tresnady

Minggu, 11 Oktober 2015 | 04:30 WIB
PKS Belum Mau Ikutan Revisi UU KPK
Gerakan Anti Korupsi (GAK) bersama mahasiswa perguruan tinggi berunjuk rasa di halaman Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/10/2015). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk sementara memilih menjadi penonton dalam usulan rancangan perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami melihat saja dulu sambil mempelajari hal-hal yang menjadi tuntutan untuk diubah," kata Pengurus Wilayah Dakwah Kalimantan PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi di Balikpapan, Sabtu malam (10/10/2015).

Al Habsyi hadir di Balikpapan sebagai perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS dalam Musyawarah Wilayah DPW PKS Kalimantan Timur di Hotel Platinum, Km 5 Jalan Soekarno-Hatta. Musyawarah berlangsung hingga Minggu 11/10.

Menurut Al Habsyi yang juga anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, keamanan, dan hak asasi manusia tersebut, sejatinya memang tidak ada yang begitu sakral sehingga UU KPK tidak boleh direvisi.

"Tapi untuk saat ini PKS masih pelajari semuanya. Termasuk juga aspirasi rakyat maunya apa," tegas Al Habsyi.

Perubahan atau revisi UU Nomor 30/2002 tentang KPK diusulkan para anggota DPR dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Hanura, PPP, dan PKB.

Pengusul dari PDIP adalah Masinton Pasaribu, Ichan Soelistio, Arteria Dahlan, Niarus Gea, Abidin Fikri, N Falah Amru, Junimart Girsang, Ihsan Yunus, Adistya Sulistyo, Darmadi, Risa Mariskan, Irne Yusiana, Charleh Honoris, Imam Suroso, dan Donny M Pengusul dari Golkar tercatat Tantowi Yahya, Adies Kadir, Dodi Acep, Bambang Wiyogo, Daniel Muttaqien, Kahar Muzakkir, Dito Ganindito, Hamka B Kad, M Misbakhun. Dari PKB adalah H Irmawan dari dan Hj Rohani.

PPP menyertakan nama Mz Amirul T, Elvinaro, M Arwani Thomafi, dan Donny AM; Nasdem diwakili oleh Taufiqulhadi, Amelia Anggraeni, Choirul Muna, Ali Mahir, Donny I Priambodo, H Hasan Amirudin, Tri Murni, Yanyuk Sri R. Sedangkan dari Hanura yaitu Djoni Rolindrawan Fauzi H Amro Fraksi Partai Hanura.

Yang diusulkan untuk direvisi mulai dari hal-hal teknis seperti kewenangan penyadapan, masa kerja dan keberadaan KPK dibatasi cukup 12 tahun dari sekarang, dan nilai kerugian negara yang harus ditangani.

Diusulkan KPK hanya mengusut kasus korupsi dengan nilai kerugian negara sekurangnya Rp50 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Survei: KPK, TNI dan Presiden Dipercaya Sebagai Motor Perubahan

Survei: KPK, TNI dan Presiden Dipercaya Sebagai Motor Perubahan

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 09:35 WIB

Tolak RUU KPK

Tolak RUU KPK

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:14 WIB

Wakil Ketua DPR: Usia KPK Bisa Dibatasi atau Malah Dipermanenkan

Wakil Ketua DPR: Usia KPK Bisa Dibatasi atau Malah Dipermanenkan

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:00 WIB

PPP Klaim Belum Bersikap soal Revisi UU KPK

PPP Klaim Belum Bersikap soal Revisi UU KPK

| Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:00 WIB

Pencegahan Kerugian Negara

Pencegahan Kerugian Negara

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 14:38 WIB

Ahok Dukung Usul Pengampunan Koruptor, Tapi Ada Syaratnya

Ahok Dukung Usul Pengampunan Koruptor, Tapi Ada Syaratnya

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 13:56 WIB

Soal Revisi UU KPK, Fraksi PAN Menolak Diadu Domba

Soal Revisi UU KPK, Fraksi PAN Menolak Diadu Domba

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 11:24 WIB

Ribuan Orang Dukung Petisi "Jangan Bunuh KPK" di Change.org

Ribuan Orang Dukung Petisi "Jangan Bunuh KPK" di Change.org

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 08:37 WIB

Bulat Dukung Revisi UU KPK, Ini Alasan Fraksi PDIP

Bulat Dukung Revisi UU KPK, Ini Alasan Fraksi PDIP

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 07:11 WIB

Anggota PPP Ini Menyesal Ikut Tanda Tangan Dukung Revisi UU KPK

Anggota PPP Ini Menyesal Ikut Tanda Tangan Dukung Revisi UU KPK

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 06:31 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB