37 Orang Tewas Dalam Serangan Taliban di Kandahar

Adhitya Himawan

Kamis, 10 Desember 2015 | 05:50 WIB
37 Orang Tewas Dalam Serangan Taliban di Kandahar
Seorang ibu menangisi anaknya yang tewas dalam serangan Taliban di Peshawar, Pakistan, (17/12). (Reuters/Zohra Bensemra)

Suara.com - Puluhan orang telah tewas dalam serangan Taliban di lapangan terbang sipil dan militer yang dijaga ketat di kota Kandahar, Afghanistan selatan.

Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan setidaknya 37 orang, termasuk banyak anak-anak, tewas dalam bentrokan. "Selain itu, setidaknya sembilan militan Taliban juga tewas," kata Kementerian Pertahanan.

Sejumlah sandera yang lain berhasil diselamatkan dalam serangan yang memakan waktu 26 jam tersebut. Kini pemerintah menegaskan bahwa tentara Afghanistan sekarang telah kembali memegang kontrol di lapangan terbang.

Pemerintah mengatakan serangan ini merupakan yang terbaru dalri serangkaian penggerebekan ambisius oleh pejuang Taliban. Taliban secara singkat  berhasil merebut kota utara Kunduz pada bulan September. Kelompok ini digambarkan sebagai pejuang "pencari syahid" yang telah diluncurkan yang melancarkan perang bagi penduduk sipil maupun tentara.

Serangan itu berlanjut sampai satu pria bersenjata yang telah keluar sendiri selama beberapa jam tewas pada Rabu (9/12/2015).

Menurut salah satu stasiun tv lokal, yakniTolo Berita TV mengatakan pemberontak yang mengenakan seragam militer dan dilengkapi dengan cahaya dan persenjataan berat.

Mereka melanggar gerbang pertama dan kemudian memasuki sebuah gedung sekolah tua, pemadam kebaran dengan pasukan keamanan.

Saksi melaporkan bahwa beberapa militan mengambil keluarga sandera dan menggunakan mereka sebagai tameng manusia. Mereka mengatakan mereka bisa mendengar tentara Afghanistan menyerukan para pejuang untuk membiarkan perempuan dan anak pergi.

Direktur Bandara Kandahar Ahmadullah Faizi mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa beberapa penumpang yang menunggu untuk naik pesawat komersial untuk India telah terperangkap di dalam terminal sipil bandara, agak jauh dari pertempuran, selama serangan itu.

US Army Kolonel Michael Lawhorn mengatakan para pejuang Taliban "tidak pernah secara fisik memasuki lapangan terbang". Tidak ada korban koalisi.

Para wartawan mengatakan serangan itu adalah kegagalan keamanan besar karena penyerang mampu untuk menyelundupkan senjata ke daerah seharusnya telah dibuat aman oleh Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF).

Komandan militer Kandahar Sher Shah mengatakan kepada wartawan bahwa penyadapan radio telah menemukan bahwa beberapa militan berbicara dalam bahasa Urdu - bahasa yang lebih umum di negara tetangga Pakistan. Para pejabat Afghanistan sering menyalahkan Pakistan untuk kerusuhan.

Pihak kelompok Taliban sendiri mengklaim bahwa mereka telah membunuh hingga 80 tentara. Namun angka ini tidak dapat diverifikasi. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:49 WIB

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:04 WIB

Review Film 13 Days, 13 Nights: Ketegangan Evakuasi di Tengah Badai Taliban

Review Film 13 Days, 13 Nights: Ketegangan Evakuasi di Tengah Badai Taliban

Your Say | Minggu, 14 Desember 2025 | 18:40 WIB

Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban

Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:45 WIB

Peluru Taliban yang Menyalakan Perjuangan Malala untuk Pendidikan

Peluru Taliban yang Menyalakan Perjuangan Malala untuk Pendidikan

Your Say | Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:59 WIB

Taliban Promosikan Pariwisata Afghanistan dengan Parodi 'Nyentrik': Berani Coba?

Taliban Promosikan Pariwisata Afghanistan dengan Parodi 'Nyentrik': Berani Coba?

Video | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:40 WIB

Taliban Abaikan Separuh Populasi: UNICEF Desak Anak Perempuan Afghanistan Boleh Sekolah Lagi

Taliban Abaikan Separuh Populasi: UNICEF Desak Anak Perempuan Afghanistan Boleh Sekolah Lagi

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 21:23 WIB

Donald Trump Akan Larang Perjalanan dari Afghanistan dan Pakistan ke AS

Donald Trump Akan Larang Perjalanan dari Afghanistan dan Pakistan ke AS

News | Kamis, 06 Maret 2025 | 08:29 WIB

CCTV Taliban: Jaminan Keamanan atau Ancaman Baru bagi Perempuan Afghanistan?

CCTV Taliban: Jaminan Keamanan atau Ancaman Baru bagi Perempuan Afghanistan?

Video | Selasa, 04 Maret 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:32 WIB

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 15:31 WIB

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

5 Oven Mini Murah yang Hemat Listrik dan Praktis untuk Berbagai Kebutuhan

5 Oven Mini Murah yang Hemat Listrik dan Praktis untuk Berbagai Kebutuhan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:28 WIB

Detik-Detik 3 ASNDitembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

Detik-Detik 3 ASNDitembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:27 WIB

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

×