Tolak Islam di AS, Donald Trump Kena 'Bogem Mentah' Muhammad Ali

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 11 Desember 2015 | 10:20 WIB
Tolak Islam di AS, Donald Trump Kena 'Bogem Mentah' Muhammad Ali
Mantan juara dunia tinju Muhammad Ali. (Reuters)

Suara.com - Legenda tinju Muhammad Ali menanggapi pernyataan Donald Trump, pengusaha yang mencalonkan diri menjadi presiden Amerika Serikat (AS), soal larangan bagi umat Islam masuk ke AS. Lewat sebuah surat pernyataan yang diberi judul "Kandidat Presiden Mengusulkan Pelarangan Imigrasi warga Muslim ke Amerika Serikat, pemegang tiga juara dunia kelas berat itu menegaskan bahwa para politisi seharusnya memahami bahwa Islam bukanlah agama yang mengajarkan kekerasan.

Pasalnya, seperti diketahui belakangan terjadi serentetan insiden penyerangan di negara-negara Barat yang menelan banyak korban. Setelah insiden Paris yang menewaskan 130 orang, giliran Amerika Serikat yang kehilangan nyawa 14 warganya dalam sebuah penembakan di San Bernardino, California. Adalah ISIS, kelompok yang mengatasnamakan Islam, yang mengklaim sebagai dalang di balik aksi-aksi tersebut.

"Saya adalah seorang Muslim dan saya ingin mengatakan bahwa pembunuhan orang tak bersalah di Paris, di San Bernardino, atau di manapun di belahan bumi ini, bukanlah pekerjaan Islam. Muslim sejati tahu benar bahwa kekerasan dengan dalih jihad amat bertentangan dengan prinsip agama kami.

Sebagai Muslim, kami harus bangkit menentang mereka yang menggunakan Islam untuk kepentingan pribadi mereka. Mereka telah menyesatkan banyak orang dari ajaran Islam yang sesungguhnya. Muslim sejati tahu dan harus tahu bahwa Islam tidak mengajarkan pemaksaan kehendak kepada siapapun untuk memeluk agama tertentu.

Tanpa berniat menyinggung siapapun, saya yakin bahwa para pemimpin politik kita sadar untuk menggunakan posisi mereka untuk menyebarkan pemahaman mengenai agama Islam dan mengklarifikasi bahwa para pembunuh sesat ini (pelaku pembantaian di Paris dan San Bernardino) telah menyesatkan pandangan masyarakat dari Islam yang sesungguhnya".

 Ali, yang menjadi mualaf pada tahun 1975, memang tidak menyebut nama Donald Trump secara lugas dalam pernyataan tersebut. Namun, bisa disimpulkan bahwa surat tersebut memang diarahkan untuk menentang sudut pandang Trump yang dinilai menyinggung Islam.

Pengusaha Amerika Serikat yang mencalonkan diri menjadi presiden, Donald Trump, belakangan menjadi buah bibir setelah melontarkan pernyataan sensitif terkait umat Muslim. Trump menyerukan pelarangan terhadap warga Muslim untuk memasuki AS. (Independent)

BACA JUGA:

Indonesia Sudah Perpanjang Izin Operasi Freeport Sejak Oktober

Aneh, Tak Seorangpun Bisa Menerbangkan Pesawat Baru PM Italia

Sebut Orang Minang Dajjal, Rizal Chalid Dilaporkan ke Bareskrim

Artis NM Bugil saat Digerebek

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Apa itu Demo "No Kings" di Amerika? Gerakan Massal Warga Turunkan Donald Trump

Apa itu Demo "No Kings" di Amerika? Gerakan Massal Warga Turunkan Donald Trump

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:32 WIB

Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:12 WIB

Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'

Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:45 WIB

Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran

Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:18 WIB

Jejak Hitam Ghalibaf, Ketua DPR Iran yang Disebut Jadi Jagoan Trump

Jejak Hitam Ghalibaf, Ketua DPR Iran yang Disebut Jadi Jagoan Trump

Video | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:30 WIB

Robert De Niro Bakar Semangat Jutaan Warga AS di Jalan: Tidak Ada Raja Trump!

Robert De Niro Bakar Semangat Jutaan Warga AS di Jalan: Tidak Ada Raja Trump!

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:22 WIB

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Video | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Terkini

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:39 WIB

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:31 WIB

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor

Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:27 WIB

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:24 WIB

WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah

WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:11 WIB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:46 WIB

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB

DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!

DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:37 WIB

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB